7 Cara Menjaga Kerukunan di Masyarakat dan Contohnya

Diposting pada

Cara Menjaga Kerukunan di Masyarakat

Menjaga kerukunan di masyarakat hakekatnya adalah perwujutan atas pengamalan ideologi Pancasila khususnya sila ke-3 yang berisi persatuan Indonesia. Prihal ini tentusaja memberikan alasan bahwa manfaat kerukunan akan membuat seseorang dapat saling mengerti sekaligus memahami kebutuhan dan kepentingan masing-masing individu.

Disisi lainnya, kedamaian dan kerukunan merupakan prasyarat mendasar dari kehidupan kita dan jalan yang ideal untuk diikuti. Sehingga nantinya akan banyak ide berkontribusi pada logika perdamaian dan kerukunan seperti menangani perselisihan, tetap tenang dan fokus, menyelesaikan konflik, beradaptasi, netralisasi, mengikuti prinsip ‘jalan tengah‘, dan lain-lain.

Kerukunan di Masyarakat

Masyarakat adalah sekelompok orang yang terlibat satu sama lain melalui hubungan sosial yang terus-menerus atau bentuk kelompok sosial besar yang berbagi wilayah geografis atau sosial yang sama, biasanya tunduk pada otoritas politik yang sama dan harapan budaya yang dominasi. Atau bisa pula dikatakan bahwa masyarakat dicirikan oleh pola hubungan sosial antar individu yang memiliki budaya dan institusi yang khas.

Dalam objek kajian sosiologi masyarakat yang lebih besar sering menunjukkan stratifikasi atau pola dominasi dalam subkelompok. Suatu masyarakat juga dapat terdiri dari orang-orang yang berpikiran sama yang diatur oleh norma sosial dan nilai sosial mereka sendiri. Keberadaannya tentusaja agar setiap masyarakat nantinya mampu untuk menjaga arti kerukunan antar sesamanya.

Cara Menjaga Kerukunan di Masyarakat

Adapun untuk cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kerukunan di lingkungan sosial bermasyarakat, antara lain:

  1. Ikut serta bekerja bakti mebersihkan lingkungan

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kerukunan di lingkungan masyarakat adalah melelui kerja bakti untuk membersihkan lingkungan.

Prihal ini misalnya membersihkan sistem pembuangan air yang berguna untuk keperluan semua anggota masyarakat secara bersama-sama. Hal itu bukan hanya dapat menjaga kerukunan, tapi sekaligus berdampak positif pada kondisi lingkungan yang bersih dan sehat.

  1. Menjenguk tetangga yang sakit

Menjenguk tetangga yang sakit juga dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga kerukunan di lingkungan masyarakat, karena melalui bentuk tindakan sosial tersebut menunjukkan adanya perwujutan rasa simpati antar sesama ketika seseorang tertimpa suatu musibah atau permasalahan.

  1. Melayat ke anggota masyarakat lain ketika ada yang meninggal dunia

Melayat ke anggota masyarakat yang meninggal dunia juga dapat menjaga kerukunan di lingkungan masyarakat karena hal itu menunjukkan adanya bentuk sikap empati dengan belasungkawa antar anggota masyarakat, terutama bagi anggota keluarga yang ditinggalkan oleh almarhum/almarhumah.

  1. Mengikuti tugas ronda atau siskampling

Mengikuti tugas ronda atau siskamling (sistem sosial keamanan lingkungan) juga merupakan cara untuk menjaga kerukunan sekaligus keamanan di lingkungan masyarakat, karena tugas tersebut dilakukan secara bersama-sama sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

  1. Saling bertegur sapa antar masyarakat

Saling bertegur sapa baik dengan saudara, tentangga, ataupun yang lainnya dalam lingkungan masyarakat menunjukkan sikap ramah dan tidak sombong yang pada akhirnya juga dapat mendukung terwujudnya kerukunan. Bertegur sapa ketika sedang berjalan misalnya dapat dilakukan dengan menganggukkan kepala, sedangkan ketika sedang mengedari motor atau mobil dapat dilakukan dengan membuyikan klakson.

Contoh Sikap Menjaga Kerukunan di Masyarakat

Untuk prihal contoh sikap kerukunan di lingkungan masyarakat. Misalnya saja;

  1. Peduli

Untuk menjaga kerukunan di masyarakat dibutuhkan sikap perduli. Prihal ini contohnya ketika tanpa diduga-duga, sebagian wilayah dari suatu desa dilanda banjir. Masyarakat lain yang tidak terkena banjir melaporkan hal tersebut ke kelurahan.

Nah, pada saat itulah kita sebagai salah satu staf kelurahan yang perlu dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Maka, prihal ini dalam menjaga kerukunan setidaknya sebagai staf kelurahan perlu mengambil keputusan yang cepat dan tepat dalam mengatasi permasalahan.

Keputusan yang tepat dalam menghadapi masalah di atas adalah memberitahu kepada masyarakat untuk menyelamatkan diri terlebih dahulu kemudian sesegera mungkin mencari tahu penyebab terjadinya banjir dan apabila dimungkinkan meminimalisir penyebabnya sehingga tidak semakin parah.

  1. Hubungan di Masyarakat

Untuk perujutan dalam menjaga hubungan kerukunan di masyarakat. Misalnya saja ketika kita sebagai pamong baru di salah satu kelurahan. Seseorang meminta surat rekomendasi dan anda sudah membuatkannya. Namun terjadi kendala dikarenakan diperlukan tanda tangan kepala desa, namun kepala desa saat itu tidak ada di tempat.

Oleh karena itulah dengan tidak memberikan rasa kekecewan kita perlu adanya kebijakan untuk menentukan siapa pengganti pejabat yang berhak tanda tangan agar pelayanan publik tidak lamban. Salah satu cara cepat dan tepat adalah menggunakan tanda tangan stempel.

Nah, itulah tadi artikel yang bisa dibagikan pada semua kalangan berkenaan dengan cara menjaga kerukunan dan perdamaian di masyarakat beserta dengan contoh sikapnya. Semoga saja mampu memberikan pemahaman bagi kalian semuanya.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *