Macam Gerakan Sosial dan Contohnya di Masyarakat

Diposting pada

Jenis Gerakan Sosial

Usaha yang dilakukan oleh manusia secara individu dan kelompok untuk bertahan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satu cara yang dilakukan untuk melakukan bentuk perubahan sosial dengan mengakomidir sebuah gerakan sosial. Orang dapat memilih jenis gerakan sosial yang paling tepat untuk sebuah keadaan tertentu.

Disisi lain, gerakan sosial memiliki banyak jenis sesuai dengan kebutuhannya. Baik dalam wujud keagamaan, perlawanan, reformasi, dan lain sebagainya.

Gerakan Sosial

Gerakan sosial di Indonesia bisa dibilang cukup masif dan ada dimana-mana. Mulai yang dilakukan secara terang-terangan dan sembunyi-sembunyi. Gerakan yang dilakukan secara terang-terangan disampaikan oleh banyak pihak adalah arti feminisme.

Tetapi yang perlu dipahani, gerakan sosial dapat berjalan pasti karena ada pihak yang mendukung dan menjalankan gerakan sosial tersebut. Semakin banyak orang yang mengikuti gerakan sosial ini maka akan semakin luas peluang untuk menjadikan perubahan yang lebih besar. Dampaknya bukan hanya untuk individu tetapi untuk masyarakat luas.

Macam Gerakan Sosial

Adapun untuk berbagai jenis gerakan sosial di masyarakat dan contohnya. Antara lain;

  1. Gerakan perpindahan

Seseorang dalam menjalani kehidupan pasti mengingikan kondisi ekonomi yang mapan. Keinginan ini mendorong seseorang untuk melakukan gerakan sosial yang berguna bagi dirinya. banyak usaha yang dilakukan untuk mencapai target tertentu.

Perubahan ini lebih pada perpindahan status sosial yang diinginkan oleh seorang individu. Semakin banyak gerakan yang dilakukan maka akan semakin besar peluang terjadinya perubahan yang  dapat disebut mobilitas sosial.

Contoh Gerakan Sosial Perpindahan

Misalnya saja;

  1. Migrasi
  2. Emigrasi
  3. Transmigrasi
  4. Dan lain-lain
  1. Gerakan ekspresif

Sebuah perubahan muncul karena adanya keinginan. Perubahan ekspresif lebih pada bentuk tindakan nyata yang dilakukan oleh individu. Seseorang yang menginginkan perubahan akan memulai perubahan tersebut dari dirinya sendiri.

Perubahan ini akan membuat seseorang melakukan tindakan nyata untuk dirinya sendiri. Bentuk tindakan sosial ini diharapkan dapat mempengaruhi orang disekitarnya.

Contoh Gerakan Sosial Ekspresif

Misalnya saja;

  1. Menghidupkan unsur budaya yang telah mati
  2. Melakukan kebiasaan yang sudah lama ditinggalkan
  3. Dan lain-lain
  1. Gerakan utopia

Gerakan ini biasa disebut dengan gerakan komunal yang berarti melakukan perubahan dengan cara memberikan contoh secara langsung. Gerakan ini juga berawal dari gerakan individu. Contoh-contoh tindakan yang dianggap baik diharapkan dapat memberikan perubahan yang besar bagi lingkungannya.

Semakin banyak orang yang memberikan contoh maka akan semakin besar perubahan yang dirasakan oleh masyarakat lingkungan tersebut.

Contoh Gerakan Sosial Utopia

Misalnya saja;

  1. Membangun rumah susun. Orang yang tinggal di rumah susun tidak akan membedakan antara satu dengan yang lain.
  1. Gerakan reformasi

Gerakan yang dilakukan untuk merubah sebuah norma sosial atau memperbaiki. Perubahan ini erat kaitannya dengan norma hukum yang berlaku di sebuah negara. Perubahan yang terjadi memberikan dampak yang besar bagi lingkungannya.

Gerakan ini memiliki skala yang besar dan dengan rencana yang matang. Rencana ini akan dilakukan secara perlahan sehingga dapat mecapai tujuan yang diinginkan. Tujuan ini juga menyangkut kepentingan bersama dan berskala besar.

Contoh Gerakan Sosial Reformasi

Misalnya saja;

  1. Memberlakukan sistem otonomi daerah
  2. Membentuk lembaga KPK
  3. Dan lain-lain
  1. Gerakan revolusioner

Gerakan perubahan yang besifat darurat dan harus segela dilakukan biasanya termasuk dalam gerakan sosial revolusioner. Gerakan ini merupakan sebuah gerakan sosial yang dilakukan secara cepat dan memberikan dampak yang besar.

Gerakan revolusioner berskala besar maka akan membuat perubahan dalam sebuah tatanan sosial masyarakat. Gerakan ini akan membuat seseorang merasa dampak perubahan yang telah dilakukan.

Contoh Gerakan Sosial Revolusioner

Misalnya saja;

  1. Gerakan revolusi mental
  2. Mengubah sistem pemerintahan
  3. Dan lain-lain
  1. Gerakan regresif

Gerakan sosial untuk mengembalikan keadaan pada kondisi tertentu. Gerakan ini disebut juga gerakan reaksioner. Gerakan ini digunakan untuk mengembalikan norma-norma yang telah dilupakan oleh masyarakat. Pengembalian norma ini diharapkan dapat membuat kondisi lingkungan masyarakat kembali kondusif. Norma yang ingin dikembalikan biasanya berkaitan dengan suatu keadaan yang mendasar.

Contoh Gerakan Sosial Regresif

Misalnya saja;

  1. Gerakan penolakan seks bebas
  2. Gerakan menjaga budaya Indonesia
  3. Mendirikan sanggar budaya
  4. Dan lain-lain
  1. Gerakan perlawanan

Sebuah kebijakan yang akan ditetapkan oleh pemerintah kadang menimbulkan pro dan kontra. Bagi sebagian orang yang tidak menerima kebijakan tersebut dapat melakukan sebuah gerakan sosial. Gerakan yang dilakukan berupa perlawanan yaitu menyampaikan secara langsung akan sebuah keberatan dari kebijakan yang akan dibuat. Banyak jenis perlawanan yang dilakukan oleh kelompok masyarakat.

Contoh Gerakan Sosial Perlawanan

Misalnya saja;

  1. Demonstrasi
  2. Mengirim surat kepada pihak terkait
  3. Mogok
  4. Dan lain-lain
  1. Gerakan progresif

Sebuah gerakan yang terencana dan memiliki tujuan yang jelas dapat dikatakan sebagai gerakan progresif. Gerakan ini mengadakan perubahan dengan cara yang positif. Perubahan ini dilakukan pada lembaga tertentu yang menginginkan perubahan.

Perubahan yang dilakukan juga memiliki rincian yang mendetail. Detail perubahan ini lebih pada perencanaan dan cara yang akan ditempuh dalam kurun waktu tertentu. Perubahan dilakukan mulai dari hal yang paling penting.

Contoh Gerakan Sosial Progresif

Mislanya saja;

  1. Perencanaan yang matang
  2. Pembentukan organisasi sosial kemanusiaan
  3. Yayasan sosial
  4. Dan lain-lain
  1. Gerakan konservatif

Norma yang ada di masyarakat saat ini banyak yang mulai luntur karena adanya perubahan zaman. Perubahan ini membuat sebagian orang ingin menjaga segala sesuatu yang telah melekat di masyarakat.

Bermula dari keinginan ini seseorang dapat melakukan gerakan konservatif. Gerakan ini bertujuan untuk menjaga apa yang sudah ada. Gerakan ini akan mempertahankan segala hal yang telah dimiliki di lingkungan masyarakat yang memberikan dampak yang baik bagi lingkungan.

Contoh Gerakan Sosial Konservatif

Misalnya saja;

  1. Memfungsinkan kembali sistem ronda
  2. Bersih desa
  3. Kerja bakti
  4. Dan lain-lain
  1. Gerakan radikal

Gerakan rasdikal jelas sebuah gerakan yang ingin menghilangkan hal-hal yang dianggap tidak sesuai. Sebuah gerakan yang dilakukan untuk melakukan sebuah perubahan yang bersifat subtansi yang mendasar.

Gerakan ini tidak akan mengampuni siapapun yang menentangnya. Bagi kelompok masyarakat yang menetang maka akan mendapatkan ancaman yang berkaitan dengan nyawa, baik nyawa diri sendiri atau keluarga yang berkaitan dengan orang tersebut.

Contoh Gerakan Sosial Radikal

Misalnya saja;

  1. Gerakan ISIS
  2. Gerakan kelompok HTI yang sudah dibubarkan
  3. Dan lain-lain
  1. Gerakan inovasi

Sebuah inovasi memliki peran penting untuk tetap bertahan dalam kondisi yang serba moder. Tantangan tambahan yang membuat semakin berat melakukan perubahan ialah adanya pandemi Covid-19.

Kondisi ini memaksa seseorang melakukan perubahan untuk memperbaiki keadaan. Perubahan ini bersifat memperbarui segala keadaan yang ada di lingkungan. Melakukan hal-hal yang baru yang tentu tidak menyalahi norma. Bahkan keadaan ini dapat membentuk sebuah nilai-nilai baru yang harus diterapkan oleh masyarakat.

Contoh Gerakan Sosial Inovasi

Misalnya saja;

  1. Memperbarui kebiasaan masyarakat
  2. Sistem sosial kerja di masyarakat
  3. Adanya teknologi tepat guna yang membantu masyarakat
  4. Dan lain-lain
  1. Gerakan feminisme

Wanita merupakan orang yang dianggap lemah. Atas dasar anggapan ini membuat kelompok masyarakat ingin merubah keadaan tersebut. Kelompok masyarakat tertentu menginginkan persamaan hak antara laki-laki dan perempuan.

Hal tersebuat membuat munculnya gerakan feminimisme. Gerakan untuk memperjuangkan emansipasi atau persamaan hak sepenuhnya antar kaum wanita dan laki-laki.

Contoh Gerakan Sosial Feminimisme

Misalnya saja;

  1. Membentuk arti diskusi tentang feminisme
  2. Menyelenggarakan seminar
  3. Mengusulkan undang-undang
  4. Dan lain-lain
  1. Gerakan fokus individu

Perubahan yang diinginkan oleh seseorang sangat beragam. Kadang seseorang mengusahakan perubahan tidak dapat ditujukkan pada kelompook yang bersifat besar. cara yang digunakan ialah menentukan sasaran secara individu. Cara tersebut dapat disebut sebagai gerakan fokus individu.

Gerakan yang membidik secara individu untuk dijadikan sasaran akan sebuah perubahan. Perubahan ini dilakukan secara langsung pada orang yang telah dilakukan. Apabila berhasil akan berpindah pada orang yang memiliki ciri yang sama.

Contoh Gerakan Sosial Individu

Misalnya saja;

  1. Sebuah gerakan yang berkaitan dengan keagamaan, misalnya saja pendirian Muhamaddyah, NU, dan lainnya.
  2. Pembentukan kelompok orang yang sedang belajar agama
  3. Dan segala hal yang dilakukan secara privat untuk mewujudkan sebuah perubahan

Dari penjelasan tentang berbagai jenis gerakan sosial yang disebutkan, dapatlah dikatakan bahw agerakan sosial ini merupakan sebuah tindakan yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat untuk melakukan perubahan. Perubahana ini berkaitan dengan berbagai isu yang berada di lingkungan baik tentang politik, sosial, ekonomi, dan lain-lain. Gerakan ini dilakukan untuk menolak, menyangkal, atau melakukan tindakan lainnya.

Dimana untuk latar belakang seseorang melakukan gerakan sosial sangat beragam. Beberapa hal yang mungkin membuat kelompok masyarakat melakukan gerakan sosial ialah kegelisahan dari dalam diri, dianggap merugikan diri sendiri atau kelompok masyarakat tertentu, menginginkan keadaan yang lebih baik, dan alasan lain yang berkaitan dengan kepentingan kelompok.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *