Pengertian Konflik Politik dan Contohnya

Diposting pada

Konflik Politik Adalah

Politik pada dasarnya adalah sistem sosial yang dipergunakan untuk memecahkan masalah sosial dengan membuat keputusan dan menyelesaikan konflik dalam masyarakat atau komunitas tertentu. Alasan mengapa politik sebagai pemecahan masalah, lantaran tampak nyata dalam pengalaman di kehidupan sehari-hari dengan kecenderungan unsur budaya untuk fokus pada solusi yang didasarkan pada siapa yang memegang kekuasaan berbasis kekuatan (power based) atau siapa yang benar di mata hukum berbasis hak (rights based). Akan tetapi, terkadang politik juga bisa memicu terjadinya konflik yang bisa disebut sebagai konflik politik.

Konflik politik ini menjadi salah satu jenis konflik yang kerapkali terjadi di masyarakat, apalagi untuk karakteristik negeara berkembang seperti Indonesia terjadinya konflik politik mudah ditemukan. Padahal kesetabilan politik sejatinya menunjang dalam pembangunan serta menciptakan keteraturan sosial di masyarakat.

Konflik Politik

Konflik perpolitikan dalam kajian sosiologi politik biasanya terjadinya dalam diantara para elit politik dalam tipe lembaga sosial pemerintahan. Latar belakang terjadinya konflik dalam bidang politik ini bisa didasari pada isu yang tidak baik, ataupun bisa disebabkan oleh rasa kebencian terhadap prasangka lawan konflik tujuannya ialah menjatuhkan serta mengambil kekuasaan yang dimilkinya.

Pengertian Konflik Politik

Konflik politik adalah terjadinya perbedaan pendapat yang memicu adanya persaingan dan pertentangan di antara individu dan kelompok ataupun organisasi sosial perpolitikan dalam upaya memperoleh maupun mempertahankan sumber-sumber dari keputusan atas kekuasaan yang dibuat dan dilaksanakan oleh pemerintah yang berkuasa.

Pengertian Konflik Politik Menurut Para Ahli

Adapun definisi konflik politik menurut para ahli, antara lain;

  1. Rauf (2001), Pengertuan konflik politik adalah pertikaian dalam perpolitikan yang mempunyai keterkaitan hubungan dengan negara, pemerintah, pejabat, dan kebijakan yang diciptakan.
  2. Slamet Santosa (1999), Konflik politik adalah terjadinya proses sosial dan interaksi sosial diantara para elit akibat benturan paham sehingga menyebabkan ketidaksetabilan dalam menjalankan sistem pemerintahan.

Faktor Peyebab Terjadinya Konflik Politik

Terjadinya konflik dalam politik biasanya disebabkan karena beberapa faktor, antara lain;

  1. Terdapatnya perbedaan latar belakang sosial, politik, ekonomi, dan budaya oleh individu maupun kelompok yang memperbutkan kekuasaan
  2. Terdapatnya proses pemikiran yang tidak sama sehingga menimbulkan problematika antara yang
    satu pihak dengan yang lain.
  3. Hadirnya rasa ketidakpusan terhadap organisasi politik yang kalah sehingga memicu sikap frustasi serta rasa tidak senangan pada pihak yang memperoleh kemenangan.

Tujuan Konflik Politik

konflik politik bertujuan untuk memperoleh
tujuan konflik politik

Konflik politik yang sering terjadi di masyarakat baik di tingkat elit maupun massa bisanya bertujuan untuk;

  1. Menentang dan melawan pihak lawan
  2. Memperoleh maupun memrebut kekuasaan
  3. Mendapatkan status sosial dan peran sosial yang tinggi di masyarakat

Contoh Konflik Politik

Adapun untuk contoh konflik sosial politik yang pernah terjadi di Indonesia. Antara lain;

  1. Pemberontakan PKI di Madiun (Peristiwa Madiun)

Contoh Konflik Politik

Pemberontakan PKI di Madiun merupakan konflik sosial politik yang berlangsung pada bulan September hingga Desember tahun 1948 di Jawa Timur. Konflik tersebut terjadi antara pemberontak komunis PKI dengan TNI.

Konflik dipicu oleh diproklamasikannya Negara Republik Soviet Indonesia oleh Muso. Ia adalah seorang tokoh Partai Komunis Indonesia dan saat itu ia mendapatkan dukungan dari Menteri Pertahanan kala itu, Amir Sjarifoeddin.

  1. Pemberontakan G30S/PKI

Gerakan 30 September atau disingkat G30S/PKI merupakan suatu gerakan yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 30 September 1965. Pada peistiwa ini, ada 6 orang pejabat tinggi Militer Indonesia serta beberapa tokoh lainnya yang dibunuh secara kejam sebagai salah satu upaya percobaan Kudeta yang dituduhkan kepada Anggota PKI.

  1. Konflik Reformasi

Pada bulan Mei tahun 1998 terjadi konflik politik besar yang melibatkan mahasiswa demonstran dengan pihak apparat, akibatnya beberapa mahasiswa tewas.

Konflik politik yang terjadi pada tahun 1998 itu biasanya disebut sebagai Tragedi Trisakti dan Tragedi Semanggi. Konflik tersebut berujung pada mundurnya presiden Soeharto setelah 32 tahun menjabat dan dimulainya era Reformasi.

  1. Konflik penolakan revisi UU KPK dan KUHP

Pada tahun 2019 lalu, terjadi demonstrasi secara besar-besaran yang dilakukan oleh mahasiswa dan masyarakat untuk menolak revisi UU KPK dan KUHP. Hal itu disebabkan karena revisi undang-undang tersebut isinya melemahkan lembaga KPK dan terlalu mencampuri urusan personal.

  1. Konflik kecurangan pemilu

Selain konflik penolakan revisi UU KPK dan KUHP, pada tahun 2019 juga terjadi konflik antara para demonstran yang merasa tidak puas dengan hasil pemilu 2019 dengan aparat kepolisian. Pada awalnya demo berjalan damai, tapi ketika malam hari muncul demonstran lain yang melakukan tindakan lebih anarkis. Hal itu mengakibatkan tewasnya beberapa orang dari pihak demonstran.

  1. Konflik dengan GAM di Aceh

Gerakan Aceh Merdeka atau yang biasanya kita kenal dengan GAM merupakan kelompok separatis yang ingin memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Konflik tersebut berlangsung sejak lama dan menimbulkan banyak kerugian. Konflik mulai mereda sejak tahun 2006.

Adapun untuk upaya penyelesaian konflik GAM yang dilakukan pemerintah Indonesia dengan menjadikan Provinsi Aceh sebagai Otonomi Khusus yang bisa menjalankan syariat Islam secara penuh, bahkan masyarakat Aceh sendiri berhak untuk membuar partai sebagai salah satu organisasi politik di Indonesia.

  1. Konflik dengan KKB di Papua

contoh konflik politik di indonesia dan cara penyelesaiannya

Konflik yang terjadi di Papua telah berlangsung dari tahun ke tahun, yang melibatkan pihak Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB yang ingin memerdekakan Papua dari Indonesia. Konflik tersebut menyebabkan seringnya terjadi insiden penembakan atau pembunuhan dari pihak KKB, terutama kepada karyawan PT Freeport yang ada di Papua.

Sebagai salah satu contoh konflik politik di Indonesia dan cara penyelesaiannya dilakukan dengan mengedepankan pendekatan dalam arti persuasif oleh pemerintah, dengan membangun berbagai fasilitas umum bagi masyarakat di Papua bahwa secara nyata pemerintah juga memberikan beasiswa serta peluang menjadi PNS (Pegawai Negari Sipil) khusus untuk masyarakat Papua.

Cara mengatasi konflik politik yang dilakukan pemerintah Indonesia dianggap sebagai konsep yang nyata, lantaran dengan demikianlah masyarakat Papua benar-benar merasa bagian dari wilayah Indonesia.

Disamping kasus politik yang pernah terjadi di Indonesia tersebut. Kadangkala konflik politik dalam kehidupan sehari-hari juga mudah ditemukan. Misalnya saja

  1. Di sekolah adanya pemilihan ketua OSIS yang dilakukan antar calon dari kelas IPS dan Kelas IPA
  2. Pemelihan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang dilakukan oleh universitas dengan diikuti kandidat dari PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) dan HMI (Himpunan Mahasiswa Islam).
  3. Prihal lain misalnya saja konflik politik yang terjadi di lingkungan sosial masyarakat. Seperti saat pemilihan ketua RT dari Suku Jawa dan Suku Sunda

Itulah saja artikel yang bisa dibagikan pada semua pembaca berkenaan dengan pengertian konflik politik menurut para ahli, faktor penyebab, tujuan, dan contohnya yang pernah terjadi di Indonesia. Semoga saja memberikan edukasi bagi kalian.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *