6 Jenis Konsolidasi dan Contohnya

Diposting pada

Jenis Konsolidasi

Peristihalan tentang konsolidasi memanglah kadang sulit dibedakan dengan akuisisi, lantaran terlihat sama. Namun yang setidaknya perlu diperhatikan konsolidasi biasa dalam kegiatan ekonomi terjadi pada perusahaan yang telah memasuki bursa efek. Nama perusahaan tersebut telah terdaftar dan banyak perusahaan yang menginginkannya dengan segala kelebihan yang dimiliki.

Disisi lainnya, konsolidasi juga dapat diterapkan diberbagai aspek yaitu konsolidasi perbankan, konsolidasi tanah, konsolidasi perusahaan, konsolidasi dalam objek kajian sosiologi, dan lain-lain.

Konsolidasi

Konsolidasi pada hakekatnya berasal dari istilah Bahasa Inggris consolidation yang artinya melebur dalam beragam bentuk tindakan sosial maupun perbuatan yang dilakukan oleh element yang berbeda, baik dahulu bertentangan ataupun dalam objek yang sama.

Namun yang pasti, tujuan untuk dilakukan konsolidasi ialah memperbaiki keadaan yang ada. Perbaikan ini diharapkan dapat mempertahankan eksistensi dengan bentuk baru serta disertai dengan visi, misi, dan tujuan yang baru pula. Sehingga pada akhirnya setelah melakukan konsolidasi diharapkan dapat memperbaiki keadaan yang ada.

Jenis Perusahaan Konsolidasi

Bentuk perusahaan konsolidasi beserta contohnya yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Antara lain;

  1. Binis

Bidang bisnis konsolidasi banyak dilakukan dengan menggabungkan dua perusahaan dan membentuk perusahaan yang baru. Tujuan konsolidasi untuk ialah menyelamatkan perusahaan dari keadaan yang penuh risiko. Kadangkala perusahaan yang melakukan konsolidasi karena sudah tidak mampu bertahan di industri primer, sekunder, dan tersier yang dijalaninya.

Contoh Konsolidasi Bidang Bisnis

Contoh adanya bisnis yang menerakan konsolidasi misalnya saja keberadaan OVO sebagai layanan keuangan digital di Indonesia menjalankan sistem pembayaran dengan bekerjasama perusahaan lainnya. Dalam hal ini misalnya saja Tokopedia, Shopee, Alfamart, Indomart, dan Grab.

  1. Akuntansi

Konsolidasi dalam sistem akuntansi ialah penggabungan segala jenis aset, kewajiban, modal, dan lain-lain antara perusahaan induk dengan perusahaan cabang. Dimana untuk penggabungan yang dilakukan juga berkaitan dengan laporan keuangan yang dimiliki perusahaan. Hal ini tentusaja diharapkan dapat dinamakan sebagai manajemen keuangan terpusat.

  1. Sosiologi

Keragaman akan adanya unsur budaya yang ada di masyarakat mengharuskan masyarakat meningkatkan toleransi terhadap sesama. Toleransi ini membutuhkan konsolidasi prihal kajian sosiologi, tujuannya tentusaja untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di lingkungan sosialnya. Toleransi dalam hal ini meliputi agama, suku, budaya, dan keberagaman lainnya.

Contoh Konsolidasi Bidang Sosiologi

Prihal ini contoh adanya konsolidasi sosial misalnya saja ketika kita merupakan salah satu junior di sebuah perusahaan terkemuka. Pada era sekarang ini, setiap perusahaan yang ada mengharuskan merubah sistem kerja menggunakan IT mulai dari pengiriman surat, komunikasi dengan pihak lain untuk bekerjasama dan kreativitas lainnya yang dapat dijalankan dengan IT.

Kita mendapati bahwa senior di kantor yang sama dengan kita masih tetap menggunakan non IT, padahal perusahaan telah memberikan instruksi untuk pmenggunakan IT dalam aktivitas perusahaan. Melihar penggambaran atas realitas sosial inilah jiwa interseksi dan konsolidasi diperlukan dengan membantu senior dalam bekerja yang mengharuskan penggunaan IT.

  1. Perusahaan

Konsolidasi dalam perusahaan ialah pembentukan perusahaan baru dengan mengambil segala jenis aset yang dimiliki kedua belah pihak kemudian membentuk perusahaan baru dengan tujuan yang berbeda. Jenis konsolidasi ini banyak terjadi pada perusahaan besar di Indonesia.

Contoh Konsolidasi Bidang Perusahaan

Contoh adanya perusahaan yang melakukan konsolidasi dalam bisnis misalnya saja berdirinya Bank Mandiri di tahun 1998 yang dalam sejarahnya menjadi hasil peleburan dari 4 bank di Indonesia pada saat itu. Bank tersebut antara lain Bank Bumi Daya, Bank BDN, Bank Ekspor Impor, dan Bank Bapindo.

Dimana untuk keempat bank yang melakukan konsolidasi dalam bisnis ini juga tidak mengalami likuidasi seperti status perusahaan yang dimergerkan.

  1. Politik

Politik Indonesia memiliki dua kubu yang kuat, dimana pada setiap pemilu memiliki koalisis partai politik untuk mengusung salah satu calon presiden dari partai politik yang mencalonkan. Sehingga prihal konsolidasi politik ini lebih pada bentuk kerjasama untuk membentuk koalisi partai pengusung presiden. Koalisi ini akan mendapatkan jaminan politik ketika memenangkan pemilihan umum.

Contoh Konsolidasi Bidang Politik

Adanya pemilihan presiden di Indonesia pada Tahun 2019. Dimana terdapat dua kandidat yang hadir, yaitu Jokowidodo dan K. H. Ma’ruf Amin beserta Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Keduanya bisa mencalonkan diri lantaran terdapat konsolidasi pertai yang berani mengusungnya.

Prihal ini misalnya saja pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno diusung oleh Partai Gerindra, PKS (Partai Keadilan Sejahtera), dan PAN.

  1. Tanah

Persengketaan kepemilikan atas sebuah tanah kadang menimbulkan konflik yang berkepanjangan sehingga membutuhkan proses konsolidasi untuk menyelesaikan masalah tersebut. Konsolidasi dalam hal ini lebih pada penyelesaian masalah atas sengketa lahan.

Penyelesaian masalah dengan konsolidasi banyak dipilih agar tidak merugikan salah satu pihak atas sengketa yang terjadi.

Nah, itulah saja artikel yang bisa dibagikan pada semua kalangan berkenaan dengan macam-macam konsolidasi dan contohnya di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Semoga saja mampu memberi wawasan beserta edukasi yang mendalam.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *