Pengertian Globalisasi Teknologi, Bentuk, Dampak, dan 4 Contohnya

Diposting pada

Pengertian Globalisasi Teknologi

Globalisasi menggambarkan bagaimana perdagangan dan teknologi telah membuat dunia menjadi tempat yang saling terhubung dan bergantung. Secara spesifik istilah globalisasi teknologi adalah terjadinya transfer teknologi yang melintasi batas negara. Sehingga dampak terjadinya globalisasi teknologi bukan hanya berkontribusi pada peningkatan produktivitas domestik di negara maju dan karakteristik negara berkembang, tapi juga memfasilitasi pembentukan kembali sebagian lanskap inovasi.

Selain itu, pengenalan teknologi baru telah mengubah mesin pertumbuhan di banyak negara berkembang dan adanya perdagangan internasional semakin membuka peluang bagi semua negara di dunia untuk terlibat dalam percaturan ekonomi internasional. Terlebih lagi, globalisasi teknologi yang salah satunya contohnya adalah globalisasi media memungkinkan interaksi yang lebih mudah bagi siapapun, meskipun ada kemungkinan dampak buruk hilangnya budaya lokal suatu wilayah.

Globalisasi Teknologi

Globalisasi teknologi tentu saja menajdi salah satu jenis aspek globalisasi yang membantu kita menggambarkan seperti apa rupa dan nuansa globalisasi di abad ke-21. Globalisasi teknologi sebagian besar dipercepat oleh terjadinya difusi teknologi atau penyebaran teknologi lintas batas.

Dalam dua dekade terakhir, telah terjadi peningkatan pesat dalam penyebaran teknologi ke negara-negara periferal dan semi-periferal, dan laporan Bank Dunia pada tahun 2008 telah membahas manfaat sekaligus tantangan dari difusi teknologi yang terjadi.

Secara umum, laporan tersebut menemukan bahwa kemajuan teknologi dan tingkat pertumbuhan ekonomi saling terkait, dan bahwa peningkatan kemajuan teknologi telah membantu memperbaiki situasi banyak orang yang hidup dalam kemiskinan absolut.

Pengertian Globalisasi Teknologi

Globalisasi teknologi adalah bagian dari adanya meningkatnya kecepatan difusi teknologi di seluruh ekonomi global yang mampu untuk mendorong pada penyebaran teknologi di seluruh dunia, khususnya dari negara maju ke negara berkembang.

Arus global teknologi juga telah diteliti secara ekstensif oleh Arjun Appadurai yang menganggap globalisasi teknologi sebagai salah satu dari lima ‘bidang globalisasi’. Arjun Appadurai melabeli globalisasi teknologi sebagai ‘teknosfer’ dan menjelaskan bahwa itu adalah efek dan penyebab terjadinya globalisasi.

Efek dari globalisasi tersebut bisa kita lihat dari penyebaran teknologi yang lebih mudah karena terjadinya globalisasi politik (yaitu meningkatnya interkoneksi antarnegara) dan globalisasi ekonomi (yaitu bangkitnya ekonomi global yang difasilitasi oleh liberalisasi perdagangan).

Misalnya, perjanjian perdagangan bebas bisa memudahkan pemindahan teknologi melintasi batas negara; dan kegiatan manufaktur di negara berkembang bisa membuatnya lebih murah untuk memproduksi teknologi tersebut.

Akan tetapi, teknologi baru juga merupakan penyebab globalisasi, misalnya internet dan telepon seluler memudahkan untuk melakukan perdagangan dan interaksi lintas batas. Demikian pula, teknologi yang membuat penerbangan udara lebih efisien telah membantu meningkatkan arus orang di seluruh dunia.

Pengertian Globalisasi Teknologi Menurut Para Ahli

Adapun definisi globalisasi teknologi menurut para ahli, antara lain:

  1. IGI Global

Globalisasi teknologi menghilangkan batas-batas fisik di bidang-bidang seperti komunikasi, transportasi dan keamanan, sehingga meningkatkan interaksi timbal balik dan mengubah interaksi waktu, ruang, dan kekuasaan.

  1. Aqib Aslam dkk (2018)

Penyebaran pengetahuan dan teknologi lintas batas telah meningkat karena globalisasi. Di pasar negara berkembang, transfer teknologi telah membantu mendorong inovasi dan produktivitas bahkan dalam periode pertumbuhan produktivitas global yang melemah.

Bentuk Globalisasi Teknologi

Globalisasi teknologi mengacu pada penyebaran teknologi lintas batas yang terjadi di seluruh dunia. Bentuk globalisasi teknologi meliputi:

  1. Penyebaran pengetahuan teknologi (technological knowledge)

Penyebaran pengetahuan tentang teknologi mengacu pada penyebaran informasi tentang cara menciptakan teknologi. Menurut Koehler & Mishra (2009), pengetahuan teknologi adalah pengetahuan tentang cara berpikir tertentu, dan bekerja dengan teknologi, alat, atau sumber daya tertentu.

Pengetahuan teknologi tersebut termasuk memahami teknologi informasi secara cukup luas untuk diterapkan secara produktif di tempat kerja dan dalam kehidupan sehari-hari, mampu mengenali kapan teknologi informasi dapat membantu atau menghambat pencapaian suatu tujuan, dan mampu terus beradaptasi dengan perubahan teknologi informasi.

  1. Pergerakan literal teknologi di seluruh dunia

Pergerakan literal teknologi mengacu pada perdagangan barang-barang teknologi. Pergerakan tersebut memungkinkan barang-barang teknologi tersebar di seluruh dunia, sehingga memungkinkan orang-orang dari suatu negara memanfaatkan barang teknologi yang berasal dari negara lain yang berada di kawasan atau bahkan benua yang berbeda.

Dampak Globalisasi Teknologi

Dampak positif atau keunggulan terjadinya globalisasi teknologi, diantaranya:

  1. Perdagangan internasional lebih mudah

Dengan teknologi digital, kita dapat mempercepat bea cukai di perbatasan suatu negara, memindahkan uang dengan lebih efisien, dan bahkan memindahkan barang lebih cepat seiring dengan peningkatan inovasi penerbangan udara. Contoh yang jelas adalah munculnya aplikasi konversi mata uang internasional seperti TransferWise.

  1. Menciptakan ekonomi global yang lebih kohesif

Teknologi yang mengotomatisasi perdagangan dapat membantu menciptakan ekonomi global yang lebih kohesif. Hal tersebut akan mempercepat pengembangan efisiensi pasar dan skala ekonomi. Salah satu contohnya adalah jika satu negara memiliki keunggulan kompetitif dalam memproduksi barang tertentu, mereka dapat memproduksinya secara massal dan membuatnya tersedia dengan murah ke seluruh dunia.

  1. Mendorong pertumbuhan ekonomi

Bank Dunia menemukan bahwa globalisasi teknologi telah berkontribusi terhadap peningkatan tingkat produktivitas domestik di negara maju dan berkembang. Teknologi dapat membantu kita menghasilkan barang dengan lebih efisien dan dengan lebih sedikit tenaga kerja, yang pada gilirannya membuat barang tersebut lebih murah dan memungkinkan bisnis untuk berkembang lebih cepat.

  1. Mengurangi kemiskinan

Bank Dunia juga menemukan bahwa globalisasi teknologi secara keseluruhan telah mengurangi tingkat kemiskinan di seluruh dunia. Menurut Bank Dunia, kemajuan teknologi yang cepat di negara-negara berkembang telah menjadi pusat pengurangan kemiskinan dalam beberapa dekade terakhir.

  1. Inovasi teknologi lebih cepat

Penyebaran global teknologi juga memungkinkan para ilmuwan dan insinyur di seluruh dunia untuk terlibat dalam persaingan global. Setiap negara mengamati inovasi negara lain dan membangunnya, sehingga memungkinkan teknologi dikembangkan secara lebih cepat.

Selain dampak positif, terjadinya globalisasi teknologi juga memiliki beberapa dampak negatif atau kelemahan, diantaranya yaitu:

  1. Belum menutup kesenjangan digital

Kesenjangan digital adalah fenomena yang terjadi ketika orang kaya memiliki akses yang lebih baik ke teknologi daripada orang miskin. Ketimpangan dalam distribusi teknologi memberikan keunggulan komparatif bagi negara-negara maju yang lebih kaya. Sementara globalisasi teknologi telah memungkinkan teknologi untuk menyebar ke seluruh dunia dengan lebih cepat, kesenjangan digital masih ada di antara dan di dalam negara-negara di seluruh dunia.

  1. Penggantian tenaga kerja dengan mesin

Teknologi baru telah digunakan di pabrik-pabrik untuk menggantikan tenaga kerja dalam tugas-tugas kasar. Meskipun hal tersebut bagus untuk membuat barang yang lebih murah, tapi ada pula kekhawatiran bahwa itu akan menghancurkan seluruh industri dan membuat orang menganggur.

  1. Homogenisasi budaya

Ketika orang-orang di seluruh dunia mendapatkan akses ke teknologi media global, produsen media yang dominan (yaitu, Amerika Serikat dan khususnya Hollywood) menyebarkan budaya mereka ke seluruh dunia. Hal tersebut menyebabkan orang-orang menyalahkan globalisasi sebagai “Disneyfication of culture”, sedangkan budaya asli dan lokal menjadi terdilusi.

  1. Munculnya berita palsu (hoax)

Karena teknologi internet telah memungkinkan siapa pun untuk mengembangkan podcast, saluran YouTube, atau blog mereka sendiri, kendali atas penyebaran informasi telah berkurang. Ada kekhawatiran bahwa teknologi baru telah memungkinkan teori konspirasi dan organisasi ekstremis untuk menyebarkan pesan jahat mereka secara online.

Contoh Globalisasi Teknologi

Contoh atas terjadinya globalisasi teknologi, diantaranya yaitu:

  1. Pertumbuhan perusahaan teknologi multinasional

Terjadinya liberalisasi perdagangan dan globalisasi ekonomi telah memfasilitasi pertumbuhan perusahaan multinasional, misalnya Microsoft, Apple dan Sony. Ketika kita bepergian ke seluruh dunia, kemungkinan besar televisi di semua bandara berasal dari salah satu dari empat atau lima merek televisi utama. Begitu pula, di mana pun di dunia, kemungkinan besar ponsel akan dibuat oleh Samsung, Apple, atau perusahaan ponsel multinasional besar lainnya.

  1. Perbankan seluler

Adanya mobile banking dapat memudahkan orang untuk mengakses uang di rumah maupun di seluruh dunia dengan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Secara khusus, aplikasi perdagangan saham melalui smartphone memungkinkan kepemilikan modal didayagunakan di seluruh dunia lebih cepat dari sebelumnya, sehingga membantu mempercepat globalisasi dan menurunkan biaya modal awal untuk memfasilitasi pengembangan bisnis baru.

  1. Globalisasi media

Salah satu efek dari penyebaran teknologi dan pengetahuan teknologi (terutama dari negara maju ke negara berkembang) adalah mengglobalnya media yang disajikan pada teknologi seperti komputer dan telepon seluler. Seperti yang dicontohkan sebelumnya, misal Amerika Serikat telah menjadi pengekspor besar budaya media melalui film-film Hollywood.

  1. Berkembangnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan pembelajaran mesin (Machine Learning)

Kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin dapat digunakan untuk mengoptimalkan rute pengiriman perdagangan, mengelola lalu lintas kapal dan truk di pelabuhan, serta menerjemahkan kueri penelusuran e-niaga dari satu bahasa ke bahasa lain.

Lebih dari keuntungan efisiensi dan layanan konsumen yang lebih baik, kecerdasan buatan juga digunakan untuk membuat perdagangan global berkelanjutan.

Misalnya, Google meluncurkan Global Fishing Watch pada tahun 2016, yang merupakan alat real-time menggunakan pembelajaran mesin untuk memerangi penangkapan ikan ilegal dengan memberikan pandangan global tentang aktivitas penangkapan ikan komersial berdasarkan pergerakan kapal dan data satelit.

Itulah saja artikel yang bisa dibagikan pada semua kalangan berkenaan dengan pengertian globalisasi teknologi menurut para ahli, bentuk, dampak, dan contohnya di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Semoga saja memberikan wawasan.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.