Faktor Pendorong dan Penghambat Integrasi Sosial di Masyarakat

Diposting pada

Faktor Penghambat dan Pendorong Integrasi Sosial

Integrasi sosial merupakan suatu proses penyesuaian dantara unsur-unsur yang berbeda dalam pengertian masyarakat sehingga menghasilkan pola yang memiliki fungsi kompabilitas. Integrasi sosial dalam masyarakat terjadi kibat beberapa faktor pendorong maupun penghambat. Pembahasan lebih lanjut pada artikel ini faktor pendorong dan penghambat integrasi sosial di masyarakat.

Integrasi sosial

Integrasi sosial adalah proses penyesuaian yang didapatkan antara unsur-unsur yang berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memiliki keserasian fungsi, tujuan, serta keselarasan dengan kedamaian.

Pengertian Integrasi Sosial

Definisi integrasi sosial adalah suatu struktur sosial yang di dalamnya terdapat penyesuaian unsur-unsur yang dilakukan pada masyarakat, sehingga kondisi ini dapat meminimalisir adanya konflik ataupun bentuk perpecahan dalam kehidupannya.

Pengertian Intergrasi Sosial Menurut Para Ahli

Adapun pengertian integrasi sosial menurut para ahli adalah sebagai berikut:

  1. Banton, Integrasi sosial merupakan pola hubungan yang dimana mengakui adanya suatu perbedaan ras dalam masyarakat, akan tetapi tidak memberikan suatu fungsi penting dalam perbedaan ras tersebut.
  2. Soerjono Soekanto, Integrasi sosial merupakan sebuah proses sosial individu maupun kelompok untuk berusaha memenuhi tujuan melawan yang disertai dengan kekerasan maupun suatu ancaman.
  3. Idianto Muin, Integrasi sosial menurut Idianto Muin adalah proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda di dalam kehidupan masyarakat.
  4. Kun Maryati dan Juju Suryawati, Integrasi sosial merupakan proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda hingga menjadi satu kesatuan yang utuh. Unsur-unsur tersebut meliputi ras, budaya, suku, bahasa, sistem nilai dan norma.
  5. Abu Ahmadi, Integrasi sosial adalah sikap saling kerja sama yang dimulai dari tingkatan individu, keluarga, lembaga dan masyarakat hingga menghasilkan kesepakatan nilai yang bersama-sama dapat dijunjung tinggi.
  6. Gillin, Intergrasi sosial menurut Gillin adalah proses sosial yang terjadi akibat perbedaan fisik, emosional, budaya, serta perilaku dalam masyarakat.
  7. William F. Ogburn, Integrasi sosial akan terbentuk apabila sebagian besar anggota masyarakat membentuk suatu kesepakatan mengenai struktur masyarakat yang dapat saling mengisi kebutuhan-kebutuhan dalam masyarakat serta dapat menjalankan nilai yang telah disepakati secara konsisten.

Bentuk Integrasi Sosial

Adapun bentuk-bentuk integrasi sosial di dalam masyarakat adalah sebagai berikut:

  1. Integrasi fungsional, Integrasi fungsional terjadi sebagai akibat dari adanya fungsi-fungsi yang berlaku di dalam masyarakat.
  2. Integrasi koersif, Integrasi koersif terbentuk berdasarkan pada kekuasaan yang sedang berlangsung. Dalam hal ini, penguasa menggunaka cara yang bersifat koersif.
  3. Integrasi normatif, Integrasi normatif merupakan integrasi yang terbentuk sebagai akibat dari berlakunya norma-norma yang berlaku di dalam masyarakat.

Proses Integrasi Sosial

Berikut merupakan proses dalam contoh integrasi sosial di masyarakat, antara lain;

  1. Proses interaksi, Proses interaksi adalah langkah awal untuk membangun kerjasama yang ditandai dengan adanya kecenderungan positif untuk menjalankan aktifitas bersama.
  2. Proses identifikasi, Setelah terjadinya interaksi, proses selanjutnya adalah proses identifikasi yang berlangsung ke setiap individu yang dapat menerima secara terbuka akan keberadaan individu lain secara utuh.
  3. Kerjasama, Kerjasama dapat terjadi bila masing-masing pihak menyadari bahwa diantara mereka terdapat kepentingan yang sama.
  4. Akomodasi, Akomodasi merupakan langkah awal untuk menyelesaikan pertentangan tanpa harus menghancurkan pihak lainnya. Dalam proses ini, setiap pihak mencapai kata sepakat dalam mencapai tujuan dengan tidak merugikan orang lain.
  5. Akulturasi, Pengertian akulturasi merupakan proses dimana sebuah kelompok sosial dan kebudayaan dihadapkan dengan kebudayaan yang baru. Sehingga, kebudayaan baru yang hadir di tengah masyarakat dapat di terima dan diolah dalam kebudayaan yang telah dimiliki sebelumnya tanpa harus menghilangkan sifat asli dari kebudayaan tersebut.
  6. Asimilasi, Pengertian asimilasi merupakan proses bertemunya dua kebudayaan yang berbeda yang saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya. Sehingga, dari adanya pertermuan tersebut memunculkan kebudayaan baru dengan tidak menghilangkan sifat asli dari kebudayaan tersebut.

Faktor Pendorong dan Penghambat Integrasi Sosial

Berikut ini merupakan faktor-fator yang mendorong dan menghambat terjadinya integrasi sosial di dalam masyarakat:

Faktor pendorong

Adapun untuk faktor yang menjadi pendorong daripada integrasi sosial, antara lain sebagai berikut;

  1. Perkembangan jaman
  2. Terbukanya kesempatan dalam kehidupan pluralis
  3. Adanya kesamaan dalam mencapai tujuan
  4. Adanya sikap toleransi
  5. Adanya tantangan dari luar
  6. Kesadaran diri sebagai mahluk sosial
  7. Semangat bergotong royong
  8. Adanya tuntutan untuk memenuhi kebutuhan
  9. Terbukanya pola pikir masyarakat
  10. Adanya sikap saling menghargai satu sama lain
  11. Adanya musuh bersama
  12. Kesempatan yang sama dalam bidang ekonomi
  13. Keterbukaan terhadap pemerintah yang berkuasa
  14. Adanya perkawinan campuran
  15. Persamaan dalam unsur kebudayaan

Faktor penghambat

Adapun untuk faktor yang menjadi penhambat daripada integrasi sosial, antara lain sebagai berikut;

  1. Adanya tekad yang keras untuk mempertahankan adat istiadat
  2. Sikap tidak mau terbuka dengan perkembangan zaman
  3. Adanya sikap egois
  4. Adanya ketidaksamaan dalam visi dan misi
  5. Tidak memiliki sikap toleransi
  6. Tidak puas dengan kinerja pemerintahan
  7. Tidak ada rasa saling menghargai terhadap perbedaan
  8. Adanya rasa tidak puas akibat adanya ketimpangan sosial dan pembangunan
  9. Memiliki sifat individualistis
  10. Acuh terhadap lingkungan sosial
  11. Adanya keinginan untuk memecah belaht kesatuan
  12. Tidak menerima ideologi yang menurutnya tidak sesuai dengan keinginannya
  13. Tidak menerima perkawinan campuran
  14. Adanya kecemburuan sosial
  15. Adanya persaingan tidak sehat.

Demikianlah penjelasan mengenai faktor pendorong dan penghambat integrasi sosial di masyarakat. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa menambah wawasan, juga menambah pengetahuan bagi segenap pembaca yang sedang mendalami serta mencari referensi mengenai ‘intergrasi sosial’. Terima kasih.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *