Faktor Terjadinya Identifikasi dan Contohnya di Masyarakat

Diposting pada

Faktor Identifikasi dan Contohnya

Langkah seseorang mengenali suatu keadaan atas realitas sosial yang terjadi dapat dilakukan dengan banyak cara. Salah satu cara yang digunakan dalam objek kajian sosiologi menggunakan identifikasi. Identifikasi ini menjadi cara yang banyak dipergunakan untuk mengetahui keadaan masyarakat.

Dimana, dalam kajiannya identifikasi sosial masih relevan digunakan hingga saat ini dalam mengidentifikasi berbagai contoh permasalahan sosial berdasarkan pada faktor-faktor yang mempengaruhinya.

Identifikasi

Arti identifikasi akan senantisa berkaitan dengan permasalahan yang ada di lingkungan sosial. Dimana, identifikasi ini dapat dikatakan sebagai identifikasi masalah sosial. Identifikasi masalah sosial adalah salah satu cara yang digunakan untu mengetahui adanya ketidaksesuaian antar unsur tertentu khususnya sifat kebudayaan yang berkaitan dengan banyak orang, apabila tidak di atasi dikhawatrikan akan mempengaruhi keteraturan sosial di dalamnya.

Faktor Identifikasi di Masyarakat

Adapun untuk beragam faktor yang menjadi penyebab adanya identifikasi di masyarakat. Antara lain;

  1. Politik

Isu politik akan cepat bergulir dimanapun kita berada. Isu ini sangat menarik untuk terus diulik dan digali. Pengetahuan ini sangat penting untuk seseorang yang memiliki kepedulian dengan politik. Rasa ingin tahu ini mendorong seseorang untuk melakukan identifikasi.

Identifikasi dapat dilakukan dengan berbagai cara tergantung pada individu. Berdasarkan ilmu sosiologi identifikasi harus menggunakan tahap-tahap yang telah ditentukan. Penggunaan tahapan ini akan membuat sebuah identifikasi lebih terarah. Kejelasan arah ini membuat seseorang akan lebih jelas dalam memperoleh informasi.

  1. Gejala Sosial

Keadaan sosial tidak selalu stabil kadang dalam kondisi baik, kadang penuh dengan konflik, dan lain-lain. Ketika terjadi arti gejala sosial yang akan mengancam keamanan banyak orang maka perlu diadakan identifikasi.

Identifikasi sosial akan menyelidiki keadaan tersebut. Keadaan ini diharapkan akan segera teratasi dengan cara yang tepat. Cara yang tepat tidak akan menimbulkan banyak dampak pada kondisi masyarakat. Semakin cepat penanganan maka semakin baik proses penyelesaiannya.

  1. Ekonomi

Identifikasi sosial dalam masyarakat dipengaruhi oleh faktor ekonomi. Salah satu faktor yang memiliki hubungan dengan berbagai bidang. Hubungan ini pasti ada kerena memang manusia tidak akan terlepas dari segala hal yang berhubungan dengan masalah ekonomi modern dan klasik.

Salah satu faktor utama yang berkaitan dengan bidang ekonomi dalam sebuah identifikasi ekonomi berkaitan dengan kondisi keuangan, pekerjaan yang dilakukan, kebutuhan masing-masing individu, dan lain-lain. Kondisi yang kadang membuat orang merasa terdapat sesuatu yang tidak wajar maka dilakukan identifikasi sosial.

Hal ini dilakukan agar sesuatu yang tidak sesuai dengan hal-hal yang dianggap wajar dapat segera diatasi. Cara mengatasinya dengan tahapan yang telah ditentukan berdasarkan ilmu sosiologi.

  1. Biologis

Kondisi fisik sosial juga menjadi sorotan tersendiri bagi pengamat sosial. Faktor biologis dengan berbagai bentuk yang berkaitan dengan keadaan masyarakat. Apabila terjadi ketidaksesuaian di bagian biologis akan terlihat jelas.

Hal ini biasa dapat dilihat dari keadaan masyarakat. Bentuk interaksi atau sejenisnya yang dapat dilihat secara langsung. Kadang ada konflik dan sangat sulit untuk diatasi secara langsung, maka diperlukan identifikasi terlebih dahulu. Pihak mana saja yang terlibat dalam permasalahan ini.

  1. Agama

Agama menjadi hal yang paling penting bagi masyarakat Indonesia. Mengingat agama merupakan prinsip utama masyarakat Indonesia, hal ini akan berbeda dengan masyarakat luar negeri.

Isu agama banyak menjadi alasan seseorang menjauhi individu satu dengan yang lain. Bahkan banyak permusuhan karena faktor agama. Hal ini akan berbeda dengan negara yang tidak mengedepankan agama.

Permasalahan ini bukan hal yang mudah untuk diselesaikan sehingga membutuhkan banyak waktu dan cara yang tepat agar semua dapat berjalan dengan lancar dan menemui titik temu yang jelas. Permasalahan ini dapat diselesaikan dengan cara melakukan identifikasi dan melibatkan pihak-pihak yang paling berpengaruh dibidang agama untuk meredam permasalahan sebelum mendapatkan solusi.

  1. Psikologis

Kondisi psikologis masyarakat yang berbeda-beda kadang seseorang kurang mampu memahami apa yang sedang terjadi. Pemahaman yang kurang kadang membuat seseorang merasa tersinggung dan menimbulkan sebuah konflik sosial.

Konflik ini apabila terjadi di masyarakat yang mudah diajak kerjasama akan cecpat selesai, hal ini akan berbeda ketika menghadapi masyarakat yang kurang bisa diajak komunikasi. Hal ini menjadi sesuatu yang penting untuk melakukan identifikasi atas hal-hal yang telah terjadi agar tidak saling menyalahkan satu sama lain.

  1. Budaya

Permasalahan yang berkaitan dengan faktor adanya arti budaya juga banyak muncul disekitar kita bahkan menjadi isu yang sensitif. Budaya merupakan hal yang sangat penting di masyarakat dan menjadi identitas kelompok masyarakat.

Ketika suatu budaya diakui oleh kelompok lain maka akan memicu kecurigaan. Kecuriagaan ini apabila dibiarkan berlarut larut maka akan menimbulkan masalah yang besar, untuk mengantisipasi hal tersebut maka seseorang melakukan identifikasi sosial untuk mengetahui munculnya sebuah permasalahan.

Permasalah yang mungkin diselesiakan dengan cara ini harus melalui tahapan yang telah ditetapkan. Apalagi permasalahan yang berkaitan dengan pihak luar negeri maka harus dilakukan secara hati-hati. Contoh identifikasi kasus yang pernah kita temui yaitu Reog Ponorogo dan Batik yang diakui oleh Negara Malaysia.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa faktor-faktor terjadinya identifikasi tak terlepas daripada kadaan yang disekitar kita, yang terkadang tidak dapat dipahami secara langsung. Sehingga hal ini membutuhkan cara tertentu untuk memahami suatu keadaan. Salah satu cara yang digunakan ialah identifikasi sosial. Hal yang dilakukan ini terdapat beberapa tahap.

Dimana, khususnya setiap daerah apabila terjadi sebuah permasalahan penanganannya akan berbeda. Perbedaan ini disebabkan norma dan nilai yang mungkin berbeda antara daerah satu dengan yang lain. Kita tidak dapat mengendalikan perbedaan namun kita dapat mencari cara yang berbeda pula dalam mengatasi sebuah permasalahan.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *