Pengertian Efisiensi Pendidikan, Contoh Masalah, dan Solusinya

Diposting pada

Efisiensi Pendidikan Adalah

Kajian dalam sosiologi pendidikan tentusaja tidak terlepas daripada masalah-masalah sosial yang terjadi karena seringnya interaksi sosial dengan banyak orang.  Pada saat proses melakukan interaksi inilah setidaknya dilakukan dalam ranah pendidikan. Dimana dalam pendidikan sendiri pada dasarnya terdapat beragam masalah terkait efisiensi yang mengakibatkan tujuan pendidikan tidak bisa tercapai dengan baik.

Sehingga, atas dasar itulah penting bagi siapapun yang mengajarkan efisiensi dan efektivititas dalam pendidikan yang tetap membutuhkan manajemen yang baik agar keinginan bisa dicapai dengan sempurna.

Efisiensi Pendidikan

Efisiensi dalam pendidikan bisa dikatakan campuran dua istilah kata. Yakni “efisiensi” dan “pendidikan“. Arti efisiensi sendiri adalah segala hal yang memiliki daya guna yang baik, sehingga untuk proses yang dilakukan untuk mencapai suatu hasil tertentu dengan melakukan sebuah daya guna atau pengorbanan terlebih dahulu agar diperoleh hasil yang baik dan tidak terjadi pemborosan.

Sedangkan pengertian pendidikan adalah upaya meningkatkan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) melalui pengajaran membaca, menulis, dan berhitung dalam rangka menunjang kepentingan dirinya untuk memenuhi kebutuhan dalam keseharian.

Pengertian Efisiensi Pendidikan

Efisiensi pendidikan adalah bentuk usaha yang dijalankan oleh lembaga pendidikan dalam mendapatkan sebuah prestasi yang begitu besar dengan menghadapi berbagai kemungkinan-kemungkinan yang terjadi melalui ketersediaanya material, manusia, mesin untuk menjaga keseimbangan agar bisa tercapai suatu tujuan yang telah ditentukan melalui faktor pendukung berupa efektifitas waktu, tenaga, dan lain sebagainya.

Pengertian Efisiensi Pendidikan Menurut Para Ahli

Adapun definisi efesiensi pendidikan menurut para ahli, antara lain sebagai berikut;

  1. Harsono (2007), Efesiensi pendidikan adalah pendayagunaan serangkaian bentuk sumber daya seperti waktu, tenaga, dan biaya tyang lebih epat sasaran sesuai dengan ketetapan dalam peingkatkan produktifitas serta kualitas pendidikan.

Contoh Masalah Efisiensi Pendidikan dan Solusinya

Adapun untuk macam-macam masalah yang ada dalam efisiensi pendidikan dan solusi yang ditawarkan, antara lain sebagai berikut;

  1. Bantuan Tidak Tepat Sasaran

Bantuan yang diberikan oleh pemerintah, khususnya di Indonesia bisa dikatakan sangat banyak dalam menunjang pendidikan. Misalnya saja seperti bantuan siswa miskin, bantuan beasiswa kuliah, dan bantuan dalam bidang penunjangan karir melalui pelatihan.

Meskipun demikian, kadangkala banyak ditemukan kecurangan dalam proses seleksi yang dilakukan. Dalam hal ini misalnya saja dengan beasiswa bidikmisi bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan S1. Mahasiswa tersebut melakukan laporan ketidaksesuaian antara realita yang ada dengan laporan yang dibuat, yakni dengan meminta surat keterangan tidak mampu kepada kepala kampung padahal secara ekonomi meraka mampu.

Solusi

Tawaran penyelesaian dalam masalah efisiensi pendidikan terkait dengan ketidaktepatan pemberiaan beasiswa tersebut ialah dengan melakukan penyeleksian yang lebih ketat, yaitu dengan mencocokan data di kepala Kampung bahkan jika perlu ada lembaga tertentu yang memberikan proses verifikasi.

Tentusaja langkah ini akan berhasil jikalau setiap orang memiliki karaker untuk jujur, artinya menceritakan sesuai dengan fakta dan realitas yang ada.

  1. Pembangunan Infrastruktur yang Berbeda

Masalah lainnya dalam efisiensi pendidikan ialah proses pembangunan yang tidak merat kepada pemerintah pusat ke pemerintah daerah. Akibatnya, untuk hal ini terjadi ketidaksesuaian antara beberapa wilayah di Pulau Jawa dengan Papua.

Padahal jikalau mengikuti ujian semua siswa/i disamaratakan untuk nilai. Proses ini tidak efisiensi, lantaran hanya memengkan hasil akhir tanpa memberikan proses pembelajaran yang benar.

Solusi

Upaya penyelesainnya bisa dijalankan dengan memberikan kewenangan pemerintah daerah untuk memantau perkembangan setiap fasilitas pendidikan secara berkala, kemudian melaporkannya dan mengajukannya kepada pemerintah pusat. Disinilah, setidaknya pemerintah pusat terjuan langsung untuk memberikan perbaikan.

  1. Banyaknya Pelajaran yang Harus Dilalui

Menjadi pengakuan yang paling mencolok dalam proses efisiensi pendidikan yang ada di Indonesia ialah banyaknya mata pelajaran yang harus dipahami oleh setiap siswa/i di sekolah. Baik itu IPS, IPA, sampai Bahasa. Banyaknya pelajaran tersebut tentusaja mengakibatkan pelajar kurang bisa berfikir kreatif sesuai dengan hal yang diinginkan.

Solusi

Penawaran solusi yang bisa dilakukan ialah dengan memberikan kewenangan kepada setiap siswa untuk berkembang sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Sehingga dalam hal ini hasil pendidikan bisa didapatkan sesuai dengan keinginannya.

Itulah tadi artikel yang bisa kami tuliskan pada semua pembaca berkenaan dengan pengertian efisiensi pendidikan menurut para ahli, contoh permasalahan, dan solusi yang bisa ditawarkan. Semoga saja memberikan wawasan bagi semua pembaca yang membutuhkannya.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *