Dampak Negatif Perubahan Sosial dan Contohnya Lengkap

Diposting pada

Dampak Negatif Perubahan Sosial Budaya dan Contohnya

Perubahan sosial pada hakekatnya menjadi salah satu unsur yang selalu ada dalam setiap kehidupan manusia. Perubahan sosial ini bahkan ada yang memiliki dampak kurang baik yang lebih dikenal dengan dampak negatif perubahan sosial. Baik, dalam segi arti budaya, ekonomi, sosial, dan politik.

Meski di luar daripada efek negatif dalam perubahan sosial juga memiliki peranan penting dalam membawa proses sosial dan interaksi sosial untuk lebih berkembang sesuai dengan keadaan zaman.

Perubahan Sosial

Perubahan sosial yang dilakukan kajian studi sosiologi lumrahanya memang akan terjadi dalam kehidupan bermasyarakat. Karakteristik ini diambil dari masyarakat yang senantiasa berkembang secara dinamis (terus menerus bergerak).

Baik gerakannya memberikan efek negatif ataupun memberikan dampak postif bagi keberlangsungkan hidup masyarakat di lingkungan sosialnya.

Dampak Negatif Perubahan Sosial

Adapun dampak negatif perubahan sosial sebagai berikut;

  1. Terjadi Disintegrasi Sosial

Revolusi merupakan salah satu faktor pemicu disintegrasi sosial dalam masyarakat. Revolusi yang disertai tindak kekerasan dapat mendorong perpecahan dalam masyarakat. Masyarakat menjadi terpecah belah karena mendukung kepentingan-kepentingan kelompok atau golongan.

Selain revolusi, kesenjangan sosial antar suku bangsa dapat mengakibatkan disintegrasi sosial. Disintegrasi yang terjadi akibat contoh kesenjangan sosial merupakan salah satu dampak tidak berfungsinya lembaga-lembaga sosial dalam masyarakat.

  1. Peningkatan Kenakalan Remaja

Kenakalan remaja sejatinya juga dapat dipengaruhi oleh adanya perubahan sosial. Nilai-nilai kebebasan budaya Barat diadopsi tanpa menyesuaikan kondisi kebudayaan kita sendiri. Contoh kenakalan remaja yang menjadi dampak negatif adalah tawuran, pemerasan, adanya geng motor, seks bebas, penggunaan obat-obatan terlarang, serta pornografi.

  1. Terjadi Kerusakan Lingkungan

Perubahan sosial sering dlikuti peningkatan kegiatan produksi dan konsumsi dalam masyarakat. Kegiatan tersebut dapat mengancam keberlangsungan ekosistem alam. Intensitas kegiatan ekonomi masyarakat yang melampaui batas menyebabkan bahaya laten dan kegiatan tersebut.

Sejumlah pakar atau para ahli dalam sosiologi banyak menyebutkan penipisan sumber daya alam dan kerusakan lingkungan terjadi akibat perubahan sosial. Banjir, tanah longsor, dan pembakaran hutan dapat terjadi akibat eksploitasi berlebihan terhadap alam.

  1. Eksistensi Adat Istiadat Berkurang

Nilai sosial dalam arti adat istiadat semakin ditinggalkan oleh masyarakat karena dianggap tidak sesuai dengan perkembangan zaman. Nilai-nilai tradisi mulai ditinggalkan dan kemudian digantikan dengan nilai-nilai kebudayaan modern.

Kondisi tersebut pada dasarnya secara cepat atau lambat sekalipun akan dapat menghilangkan jati diri bangsa yang memang selalu tak terpisahkan dengan berbagai contoh norma adat istiadat atau budaya yang ada dalam kehidupan bermasyarakat.

  1. Tidak Berfungsinya Lembaga Sosial Secara Optimal

Lembaga sosial yang tidak berfungsi secara optimal berkaitan dengan pola kepemimpinan anggota masyarakat yang menyalahgunakan kedudukan dan wewenang. Tindakan itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.

Salah satu contoh tidak berfungsinya lembaga hukum secara optimal adalah lembaga hukum yang tidak melaksanakan peradilan secara baik karena praktik suap. Oknum peradilan yang melakukan tindakan tersebut bertujuan agar dapat memperbaiki standar atau taraf hidup. Cara memperoleh uang secara tidak jujur disebut korupsi.

Kondisi seperti itu menimbulkan opini publik bahwa hukum yang kemudian banyak yang meragukan keberadaan bahkan dalam istilah lain menyebbabakn adanya perkataan bahwa hukum dapat dapat dibeli.

  1. Terjadi Cultural Shock

Cultural shock merupakan keadaan masyarakat yang merasa kebingungan terhadap kebudayaannya. Keadaan mi dapat dipahami karena perubahan dalam waktu singkat akan membingungkan masyarakat jika masyarakat tidak dapat segera beradaptasi.

  1. Terjadi Kesenjangan Budaya (Cultural Lag)

Cultural lag terjadi ketika budaya materiel berubah lebih cepat dari pada budaya non material sehingga menciptakan kesenjangan antara dua komponen budaya. Kesenjangan budaya dalam masyarakat dapat menyebabkan terjadinya permasalahan sosial.

Sebagai contoh terjadinya kesenjangan budaya adalah adanya internet yang kemudian disalahgunakan untuk melakukan tindak kejahatan dan melanggar hukum yang ada.

  1. Terjadi Anomi

Anomi adalah istilah yang diperkenalkan oleh Emile Durkheim untuk menggambarkan keadaan kacau, tanpa peraturan. Keadaan tanpa peraturan tersebut dapat disebabkan oleh perubahan sosial.

Sebagai contoh, perang menyebabkan nilai sosial dan norma sosial masyarakat memudar karena lembaga sosial tidak berfungsi optimal. Sementara itu, masyarakat belum mampu menciptakan nilai dan norma baru yang berfungsi sebagai pedoman berperilaku.

  1. Muncul Paham Duniawi

Perubahan sosial dapat mengakibatkan munculnya paham-paham yang bersifat duniawi. Adapun paham yang sering muncul sebagai berikut.

  1. Konsumerisme, yaitu paham atau ideologi yang menjadikan seseorang mengonsumsi atau memakai barang-barang secara berlebihan.
  2. Sekularisasi, yaitu paham yang memisahkan urusan dunia dengan urusan keagamaan.
  3. Hedonisme, yaitu paham yang menganggap hidup bertujuan untuk mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan menghindari perasaan-perasaan yang menyakitkan.

Contoh Dampak Negatif Perubahan Sosial

Sebagai contoh perubahan sosial yang dapat diberikan dengan adanya dampak negatif misalnya saja;

  1. Masyarakat Modern

Dalam kehidupan masyarakat modern, seringkali terjadi hubungan sosial yang di dasari pada kepentingan. Meskipun di dalamnya sudah diatur atau disatukan dalam organisasi dan lembaga masyarakat hubungan tersebut tetap saja tidak memiliki ikatan sosial yang erat.

Banyak orang yang hidup di zaman modern seperti saat ini lebih berorientasi untuk lebih menutupdiri dalam privasinya hal tersebut dilakukan untuk melindungi hak-hak yang ada dalam pribadinya.

  1. Budaya

Dampak negatif adanya perubahan sosial budaya ini terlihat dari masuknya unsur kebudayaan asing, khususnya budaya barat yang kurang relevan dengan kondisi masyarakat Indonesia. Misalnya saja di lingkungan mahasiswa yang melakukan seks bebas karena terpengaruh dengan budaya barat yang serba bebas.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan dapatlah dikatakan bahwa dampak negatif adanya perubahan sosial menunjukkan kerugian yang dialami oleh masyarakat. Kerugian tersebut baik bersifat materiel dan non material. Akibat in tentusajaperlu diperhatikan secara lebih lanjut dan perlu dievaluasi agar dapat mengubah kondisi menjadi lebih baik.

Oleh karena itulah perubahan sosial sejatinya dapat berdampak positif dan negatif bagi masyarakat. Sehingga dalam perkembangannya diperlukan sikap bijak dalam menghadapi perubahan sosial.

Disisi lainnya untuk menghadapi perubahan sosial diperlukan sikap inovatif. Sikap inovatif yang dimiliki masyarakat dapat dikembangkan dengan berpikir dan bertindak untuk melakukan perubahan sosial demi menuju kehidupan yang lebih baik. Sikap inovatif ini misalnya dilakukan dengan cara berikut ini;

  1. Berpikir agar menghasilkan hal-hal baru yang berguna bagi masyarakat.
  2. Bersikap kritis terhadap kondisi sosial yang dialami oleh masyarakat di lingkungan sekitar.
  3. Berorientasi pada kehidupan masa depan yang lebih baik.

Demikianlah tulisan mengenai dampak negatif perubahan sosial dan contohnya di masyarakat yang diulas dan dijelaskan secara lengkap. Semoga dengan adanya pengulasan ini dapat memberikan wawasan dan juga pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian.

Rating: 4.2/5. From 5 votes.
Please wait...

2 thoughts on “Dampak Negatif Perubahan Sosial dan Contohnya Lengkap

  1. cukup membantu untuk belajar kelompok…
    thanks ?

    Rating: 1.0/5. From 2 votes.
    Please wait...
    1. Trimakasih kak, telah berkunjung dalam artikel ini. Semoga bermanfaat ya, sukses selalu untuk tugas-tugasnya. 🙂

      Rating: 2.8/5. From 4 votes.
      Please wait...

Tinggalkan Balasan ke DosenSosiologi.Com Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *