5 Contoh Sosiologi Komunikasi di Masyarakat dalam Keseharian

Diposting pada

Contoh Sosiologi Komunikasi

Arti sosiologi pada dasarnya ialah studi tentang kehidupan sosial, bentuk perubahan sosial, serta faktor penyebab sosial dan konsekuensi dari perilaku manusia. Disinilah setidaknya para sosiolog menyelidiki struktur kelompok, organisasi dalam masyarakat, dan bagaimana orang berinteraksi sekaligus berkomunikasi dalam konteks tersebut.

Istilah komunikasi sendiri dalam kajian sosiologi memiliki peranan yang sangat penting. Alasannya karena komunikasi yang setidaknya bisa dalam bentuk komunikasi verbal, non verbal, komunikasi intrapresonal, dan komunikasi interpersonal memberikan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya ketika pola komunikasi yang cenderung negatif maka akan memberikan dampak pada tercipatanya konflik.

Sosiologi Komunikasi

Sosiologi komunikasi adalah studi multidisipliner yang melibatkan beberapa cabang ilmu, khususnya cabang ilmu komunikasi dan ilmu sosial. Hal tersebut bisa dilihat dari kajian komunikasi sosial yang setidaknya dalam bahasan secara umum adalah tentang keterkaitan antara proses komunikasi dan proses sosial yang terjadi dalam suatu sistem sosial di masyarakat.

Contoh Sosiologi Komunikasi    

Contoh kajian sosiologi komunikasi di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:

  1. Pengaruh status sosial dalam komunikasi

Salah satu contoh kajian sosiologi komunikasi misalnya perbedaan terkait status sosial soseorang dalam masyarakat. Semakin tinggi status sosial seseorang dalam masyarakat, biasanya semakin menghilang ataupun bahkan memudar pula komunikasinya dengan tentangga, orang tua, atau bahkan dengan saudara.

Hal tersebut dapat dipengaruhi rasa image dalam upaya menjaga status sosialnya sendiri agar tetap terhormat di bandingkan dengan individu dan kelompok lainnya.

  1. Proses dan interaksi sosial melalui komunikasi nonverbal

Komunikasi nonverbal adalah proses berkomunikasi dengan mengirim dan menerima pesan tanpa kata-kata. Jenis komunikasi ini meliputi gerak tubuh, sentuhan, bahasa tubuh, postur, ekspresi wajah, dan kontak mata.

Komunikasi nonverbal juga dapat mencakup pesan yang dikomunikasikan melalui item material. Misalnya, pakaian atau gaya rambut adalah bentuk komunikasi nonverbal yang mengkomunikasikan sesuatu tentang individu. Sebagai aturan umum, komunikasi nonverbal dapat dipelajari berdasarkan lokasi atau konteks komunikasi, karakteristik fisik lawan bicara, dan perilaku lawan bicara selama interaksi.

  1. Peran teknologi telematika

Telematika adalah teknologi yang digunakan untuk memantau berbagai informasi yang berkaitan dengan kendaraan individu atau seluruh armada. Sistem telematika mengumpulkan data termasuk lokasi kendaraan, perilaku pengemudi, diagnostik mesin, dan aktivitas kendaraan, serta memvisualisasikan data tersebut pada platform perangkat lunak yang membantu operator armada mengelola sumber daya mereka.

Telematika juga berperan penting dalam membantu industri dan masyarakat beradaptasi dengan tantangan berkelanjutan yang dihadapi kota-kota besar.

Tekanan yang meningkat pada infrastruktur perkotaan (khususnya transportasi) menuntut industri untuk mengambil langkah-langkah inovatif dan imajinatif; ini telah menyebabkan munculnya apa yang disebut ‘kota pintar atau smart city’.

  1. Pengaruh budaya kosmpolitan dalam sistem pendidikan

Budaya kosmopolitan menunjukkan keragaman unsur budaya bersama dengan sistem sosial politik yang identik. Penjelasan ini juga menekankan pertukaran budaya dan memberi orang-orang dari satu budaya kesempatan untuk belajar dari yang lain.

Dengan demikian, mendorong pendekatan pencampuran budaya ke masyarakat di mana orang-orang dari latar belakang yang berbeda dapat mendidik diri mereka sendiri tentang berbagai praktik budaya. Bersama dengan pendidikan, budaya kosmopolitan berkontribusi pada pemodelan masyarakat dengan merancang berbagai budaya dari beberapa ras yang berbeda dalam sistem pendidikan yang kompak.

  1. Efek media massa

Media massa termasuk televisi, radio, film, dan surat kabar, dapat menghasilkan perubahan dalam kognisi dan pemahaman. Kebanyakan orang menerima gagasan bahwa media dapat mempengaruhi orang. Tetapi tingkat pengaruh itu, serta siapa yang paling terpengaruh, kapan, bagaimana, dan mengapa, telah menjadi bahan perdebatan hebat di antara para sarjana komunikasi selama hampir satu abad.

Efek media mengacu pada bagaimana cara individu dan masyarakat dapat dipengaruhi oleh media massa melalui tayangan-tayangan seperti berita dan hiburan, termasuk film, televisi, radio, surat kabar, buku, majalah, situs web, video game, dan lain-lain.

Itulah saja artikel yang bisa dibagikan pada semua kalangan berkenaan dengan contoh kasus yang menjadi kajian sosiologi komunikasi di masyarakat dalam kesehidupan sehari-hari. Semoga saja mampu memberikan wawasan serta menambah pengetahuan.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *