8 Contoh Setengah Menganggur dan Faktor Penyebabnya

Diposting pada

Contoh Setengah Menganggur

Kondisi seseorang yang tergolong dalam jenis pengangguran khususnya setengah menganggur bisa disebabkan karena adanya kesukarelaan dirinya hanya bekerja part time, lantaran memiliki kesibukan lainnya. Namun ada juga yang disebabkan lantaran memiliki produktivitas yang rendah sehingga perusahaan dalam hal ini membatasi kegiatannya.

Namun yang pasti, fenomena sosial yang tergolong dalam kondisi setengah menggaur ini sangatlah mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saja seorang desainer yang bekerja jikalau ada pesanan saja atau seorang buruh bangunan akan berhenti jikalau kontraknya atau bangunannya sudah jadi.

Setengah Menganggur

Pengangguran setengah menganggur bisa dikatakan sebagai penggambaran atas realitas sosial yang terjadi pada seseorang yang bekerja dalam kurun waktu tertentu, dimana jumlah bekerja lebih sedikit dibanding dengan jumlah jam tidak bekerja. Oleh karena itulah, jenis pengangguran jenis ini memang nampak seperti orang menganggur walaupun memiliki pekerjaan.

Contoh Setengah Menganggur

Adapun untuk contoh adanya kasus yang tergolong dalam pengangguran setengah menganggur. Misalnya saja;

  1. Buruh Bangunan yang Sukarela

Penggambaran atas kondisi buruh bangunan bisa dikatakan sebagai bagian daripada setengah mengggur. Prihal ini ia haruslah cerdas dalam mengelola finansialnya agar selama masa tunggu tersebut ia bisa memenuhi arti kebutuhan hidupnya.

Tak jarang jikalau tidak memiliki kreativitas dalam memanfaatkan peluang ia akan menjadi bagian daripada pengangguran sukarela yang bekerja apapun.

  1. Pelatih Olahraga

Bagian lain yang bisa menjadi contoh kasus seseorang individu dan kelompok dalam kategori setengah menganggur misalnya saja saat sedang diadakan kejuaraan futsal antar perusahaan, kemudian perusahaan tersebut membentuk sebuah tim futsal.

Proses pembentukan tim futsal diperlukan pelatih yang dianggap paham dengan mekanisme pertandingan. Maka pada saat itulah seorang pelatih olahraga mendapatkan pekerjaannya namun jikalau kontraknya sudah habis atau mengalami permasalahan ia akan dipecat dan menunggu pekerjaannya kembali.

  1. Pembuat Suvenir Pernikahan

Pembuatan suvenir pernikahan dalam hal ini sebagai pekerja bukan pemilik usahanya bisa dikatakan bagian daripada kondisi setengah menganggur yang tidak ketara. Misalnya saja saat ada resepsi pernikahan permintaan dari bos membuat banyak barang namun saat sepi permintaan ia akan diliburkan, sehingga menjadi pengangguran setengah menganggur.

Faktor Penyebab Setengah Menganggur

Penyebab adanya tingkatan golongan setengah menganggur ini. Antara lain;

  1. Hanya bekerja paruh waktu

Orang yang sebenarnya bekerja namun hanya paruh waktu. Orang yang setengah menganggur ini biasanya hanya bekerja kurang dari 35 jam perhari. Maka masih banyak waktu luang yang tidak digunakan untuk bekerja, perbandingan waktu yang digunakan untuk bekerja lebih sedikit.

  1. Memiliki kesibukkan lain

Orang yang menjadi ibu rumah tangga namun ingin tetap bekerja maka ia termasuk setengah menganggur. Orang ini merasa masih kurang kegiatan terkait dengan segala yang telah ia lakukan sebagai ibu rumah tangga, meskipun demikian ia bisa dikatakan sukarela dalam menunggu pekerjaan yang membutuhkan jasanya.

  1. Lapangan pekerjaan yang kurang

Lapangan pekerjaan yang terbatas kadang membuat seseorang memberlakukan kerja paruh waktu. Hal ini membuat orang yang memiliki jam kerja sedikit seperti pengangguran. Seseorang kadang merasa kurang mampu melakukan pekerjaan yang telah dibuka.

  1. Tingkat produktivitas rendah

Orang yang bekerja namun barang yang dihasilkan hanya sedikit. Terlalu banyak pekerja yang bekerja dalam ruangan yang sama. Jumlah barang yang diproduksi juga tergantung pada pesanan yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Perusahaan dapat melihat tingkat produktivitasnya sebagai pertimbangan penetapan jumlah pegawai yang dibutuhkan.

  1. Kualitas pekerjaan

Hasil atau output dari sebuah pekerjaan menggambarkan kualitas dari sebuah pekerjaan. Semakin baik kualitasnya maka dapat dikatakan produktif. Ketika menghasilkan barang dengan kualitas yang buruk maka pasar tidak akan menerima dan perusahan akan menanggung kerugian.

Nah, demikinalah saja artikel yang bisa dibagikan pada semua kalangan berkenaan dengan contoh kasus adanya kondisi setengah menganggur di masyarakat dan faktor yang menjadi penyebabnya. Semoga saja mampu memberi wawasan bagi kalian.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.