2 Contoh Faktor Penyebab Dinamika Kelompok dari Dalam dan Luar

Diposting pada

Faktor Penyebab Dinamika Kelompok dari Dalam dan Luar

Dimana kelompok sosial biasanya terjadi lantara adanya faktor penyebabnya. Dimana untuk faktor penyebabnya sendiri ada yang berasal dari dalam dan ada pula yang berasal dari luar kelompok, adapun yang berasal dari dalam contohnya saja perbedaan paham ketika terjadi arti diskusi.

Adapun untuk contoh yang berasal dari luar terjadinya bentuk perubahan sosial terkait dengan sistem kenegaraan yang awalnya bersifat presidensial kemudian jadi parlementer atau lain sebagainya.

Dinamika Kelompok Sosial

Dinamika kelompok sosial adalah bagian daripada proses sosial dan interaksi sosial yang terjadi di masyarakat lantaran setiap individu dan kelompok bersifat dinamis bukanlah statis. Oleh karena itulah kerapkali hubungan ini menciptakan perseteruan yang memunculkan pertentangan antar sesama.

Meskipun disisi lainnya, tak dapat dipungkiri ada masyarakat yang bisa menghambat terjadinya dinamika kelompok sosial ini, khususnya masyarakat yang terisolasi.

Contoh Faktor Dinamika Kelompok dari Dalam dan Luar

Adappun untuk contoh dinamika kelompok sosial dari dalam dan luar di masyarakat. Misalnya saja;

  1. Dinamika Kelompok dari Dalam

Faktor penyebab dinamika kelompok sosial yang berasal dari dalam contohnya saja melihat banyaknya Partai Politik di Indonesia yang mempunyai dualisme kepemimpinan. Kasusnya seperti PKB ada versi ketua Gus Dur adapula Cak Imin.

Atau yang baru-baru ini adalah kepemimpinan yang terjadi di Partai Demokrat antara Moeldoko dan Agus Harimukti Yudhoyono. Keduanya mengeklaim sebagai ketua umum yang sah. Namun di luar daripada itu semua biasanya penyebab terjadinya ialah ketiaksetujuan pada pola kepemimpinan sehingga ambisi untuk mengusai serta mengulingkan kepemimpinan yang sah bisa terjadi.

  1. Dinamika Kelompok dari Luar

Prihal ini misalnya saja adanya ideologi maupun pemahamanan yang menciptakan konflik sosial. Dimana konflik sendiri bisa dimaknai sebagai sebagai bentrokan antar individu yang timbul karena adanya perbedaan dalam proses berpikir, sikap, pemahaman, kepentingan, persyaratan, dan bahkan terkadang persepsi.

Sebuah konflik menghasilkan argumen yang memanas, kekerasan fisik dan pasti hilangnya kedamaian dan harmoni. Oleh karena itulah konflik dapat mengubah hubungan. Misalnya dari teman bisa menjadi musuh.

Disisi lainnya, konflik bukan hanya bisa terjadi antara satu individu dengan individu lainnya, tapi bisa juga terjadi antar kelompok, seperti kelompok partai politik, bahkan konflik bisa juga terjadi antarnegara. Konflik kecil yang tidak dikendalikan pada waktu yang tepat dapat menyebabkan perang besar dan perpecahan di antara negara-negara yang mengarah pada kerusuhan dan ketidakharmonisan besar.

Kasusnya seperti adanya perseteruan yang terjadi antara Negara Israel dan Negara Palestina yang menjadi bagian pengubah adanya struktur sosial di masyarakat. Alasannya karena secara ideologi khususnya agama keduanya berbeda sehingga akhirnya menciptakan dinamika kelompok sosial.

Nah, itulah saja artikel yang bisa dibagikan pada semua kalangan berkenaan dengan contoh adanya kasus yang menjadi faktor penyebab dinamika kelompok sosial dari dalam dan luar. Semoga saja bisa memberi wawasan bagi kalian semuanya.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.