Contoh Disfungsi Sosial di Masyarakat dalam Keseharian

Diposting pada

Contoh Disfungsi Sosial di Masyarakat

Diakui ataupun tidak seperangkat nilai-nilai sosial dan norma sosial yang berlaku dalam lingkungan masyarakat memang erat kaitannya dengan pengendalian sosial. Hal ini karena setiap anggota masyarakat sangat memerlukan norma dan arti nilai sosial yang dianggap sebagai alat pengendali atau pedoman dalam berperilaku. Akan tetapi terkadang berjalannya nilai dan norma tidak sesuai dengan fungsianya, istilah ini lebih dikenal dalam objek kajian sosiologi sebagai disfungsi sosial.

Disfungsi sosial sendiri telah merabah dalam sebuah bidang kehidupan, baik keluarga, pergaulan di masyarakat, politik, ekonomi, sampai dengan lainnya. Sehingga kasus-kasusnya juga mudah untuk ditemukan.

Disfungsi Sosial

Disfungsi sosial bisa dikatakan sebagai realitas sosial yang menggambarkan tentang adanya keadaan tanpa pegangan untuk menilai kondisi dan perubahan yang sedang terjadi dalam kehidupan. Sehingga situasi ini mencerminkan dimana arti masyarakat mulai melepaskan ikatan sosial, hingga akhirnya menyebabkan adanya pergeseran tatanan hidup yang lebih baru.

Contoh Disfungsi Sosial

Adapun untuk berbagai contoh adanya disfungsi sosial dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saja seperti;

  1. Keluarga Tidak Harmonis

Keluarga yang terjadi disfungsi bisa dikatakan sebagai sistem sosial paling kecil dalam kehidupan masyarakat, dimana seluruh anggota dalam arti keluarga gagal menjalankan fungsi-fungsinya seperti halnya dengan memberikan afeksi (kasih sayang).

Hingga dalam tahapan ini seorang anak kemudian menjadi membangkang pada perintah kedua orangtuanya. Yang lebih parah lagi anak tidak ingin hidup bersama kedua orangtuanya.

  1. Mempergunakan Teknologi untuk Hal-Hal yang Melanggar Hukum

Adanya kemajuan teknologi tentusaja dapat membawa perubahan sosial yang lebih cepat. Sehingga dalam hal teknologi yang awal mulnya bisa dimanfaatkan dengan lebih baik malah dijalankan dengan melanggar hukum, misalnya saja dengan melakukan hecker pada situs-situs pemerintahan, menyebarkan link pinishing (penipuan) pada seseorang, dan lain sebagainya.

  1. Perbedaan Dianggap Sebagai Perlawanan

Setiap manusia satu dengan lainnya dilahirkan dengan ciri khas berbeda. Fakta sosial tersebut sejatinya menunjukan bahwa setiap orang harus menyadarinya.

Akan tetapi proses kesadaran kadang tidak berjalan sebagai mestinya hingga terjadi perusakan pada fasilitas umum akibat bentrok dan tawuran beberapa kelompok sosial lainnya. Cerminan ini juga bisa dikatakan bagian daripada contoh tindakan fanatisme yang menyimpang dan berpotensi menyebabkan kerugian. Sehingga dalam masyarakat, sikap fanatisme membuat seseorang jauh dari rasa peduli terhadap orang lain, hubungan sosial yang terganggu, proses interaksi yang terbatas, serta dapat menimbulkan keresahan bagi masyarakat sekitar.

  1. Pendidikan yang Mahal

Memperoleh pendidikan adalah hak bagi setiap masyarakat, akan tetapi kadangkala biaya pendidikan terlalu tinggi menyebabkan sebagai kecil masyarakat miskin tidak memperolehnya sehingga fungsi-fungsi pendidikan yang mampu menghilangkan kebodohan tidak berjalan dengan baik, alasannya karena tekanan ekonomi.

Meski disisi lain arti pendidikan juga dianggap sebagai contoh pengendalian sosial yang dilakukan untuk memberikan arahan sekaligus membina setiap orang agar tercipta pembentukan sikap atau karakter yang jauh lebih baik lagi.

Oleh karena itulah pendidikan yang telah diberikan kepada masing-masing individu juga dapat mengantarkan mereka ke arah yang semakin baik karena mereka dapat mengetahui tindakan-tindakan buruk yang perlu dihindarinya.

  1. Membangun Industri dan Perusahaan Akan Tetapi Tidak Merekrut Pekerja di Lingkungan Sosial

Disfungsi dalam bidang ekonomi juga terlihat manakala ada pembangunan industri yang dilakukan dengan tujuan dan fungsi menyerab tenaga kerja lebih banyak serta mengurangi pengangguran akan tetapi malah tidak memperdulikannya.

Padahal pembangunan industri yang diartikan sebagai perusahaan melakukan berbagai kegiatan ekonomi khususnya mengenai pemenuhan kebutuhan manusia termasuk pada sektor sekunder. Tentusaja fakta ini berkesebalikan dengan kenyataannya.

Oleh karena itulah diperlukan penjabaran bahwa industri adalah suatu bentuk usaha atau upaya yang dilakukan untuk mengubah proses atau kegiatan perekonomian yang awalnya dari struktur pertanian ke dalam struktur industri agar semakin berkembang.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan yang dikemukakan dapatlah ditarik kesimpulan bahwasanya disfungsi sosial pastinya akan terjadi dengan pergeseran hidup yang akan selalu berubaha setiap masanya. Akan tetapi hadirnya disfungsi sosial akhirnya menyebabkan keteraturan sosial tidak berjalan sebagai mestinya.

Nah, itulah saja artikel yang bisa diberikan pada semua pembaca berkenaan dengan beragam contoh kasus yang mencerminkan disfungsi sosial di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *