3 Contoh Akuntabilitas Vertikal dan Horizontal di Masyarakat

Diposting pada

Contoh Akuntabilitas Vertikal dan Akuntabilitas Horizontal

Akuntabilitas vertikal dan akuntabilitas horizontal sejatinya merupakan pembagian akuntabilitas publik dalam proses sosial dan interaksi sosial untuk pelayanan kepada masyarakat. Dimana bagian penerapannya sendiri tentu saja dibutuhkan sebagai upaya untuk menciptakan aspek kehidupan sesuai dengan keteraturan sosial yang ada.

Disisi lainnya, untuk kegunaan akuntabel sendiri diperlukan guna mampu untuk menyediakan kontrol demokratis terhadap peran sosial dan status sosial individu terhadap hubungannya dengan sebuah negara. Oleh karena itulah, untuk memberikan penjelasan lebih mendalam berikut ini contohnya.

Pengertian Akuntabilitas Vertikal

Akuntabilitas vertikal yang juga dikenal dalam istilah asing dengan vertical accountability adalah bentuk pertanggungjawaban atas adanya pengelolaan dana kepada otoritas yang lebih tinggi dalam hiraki sistem sosial kepemerintahan yang ada.

Contoh Akuntabilitas Vertikal

Adapun untuk contoh adanya penerapan akuntabilitas vertikal di masyarakat, misalnya saja;

  1. Dinas kepada Kepala Daerah

Adanya bentuk pertanggungjawaban unit-unit kerja (dinas) kepada pemerintah daerah kabupaten ataupun kota, kemudian pemerintah daerah tersebut melaporkan kembali kepada pemerintah pusat, sehingga pemerintah pusat melanjutkannya kepada MPR.

  1. Pelaksanaan Pemilu

Proses pembentukan sekaligus pelaporan pemilihan umum yang ada dalam negara kita juga sejatinya menjadi penerapan daripada akuntabilitas vertikal, hal ini tentu bisa terjadi karena dalam implementasinya setiap hasil pemilihan umum yang dipilih langsung oleh masyarakat tersebut kemudian melanjutkan lagi dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, kemudian tingkat pusat. Dimana dalam hal ini adanya skematikan untuk melaporkan “ke bawah” kepada publik.

Pengertian Akuntabilitas Horizontal

Akuntabilitas horizontal (horizontal accountability)adalah bagian dari adanya bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat luas. Dimana penerapan bentuk tindakan sosial seperti ini membutuhkan pejabat pemerintah untuk melaporkan “ke samping” kepada para pejabat lainnya dan lembaga negara.

Contoh Akuntabilitas Horizontal

Sedangkan untuk contoh adanya penerapan akuntabilitas horizontal di masyarakat, misalnya saja;

  1. Komisi Pemberantasan Korupsi

KPK menjadi bagian daripada penerapan hukum di Indonesia, khususnya terkait dengan penyalah gunaan wewenang yang dilakukan oleh individu dan kelompok sekaligus merugikan keuangan negara. KPK ini sendiri sebagai tipe lembaga sosial dalam impelementasinya tentu hanya membutuhkan verifikasi atas pelaporannya kepada penengak hukum (Polisi) yang kemudian Polisi akan langsung membutuskannya.

Adanya KPK dan Polisi dalam proses pelaporannya tidak ada yang lebih tinggi, artinya semuanya setara hanya saja untuk wewenang KPK ini atas permasalahan yang ada bisa langsung menuju pada pelaku ataupun tersangka dari tingkat daerah dan nasional.

Nah, itulah saja informasi yang bisa dibagikan pada semua kalangan berkenaan dengan adanya contoh akuntabilitas vertikal dan akuntabilitas horizontal di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Semoga saja mampu untuk memberi wawasan bagi kalian.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.