Pengertian Struktur Sosial, Bentuk, Fungsi, dan Prosesnya Lengkap

Diposting pada

Pengertian Struktur Sosial dan Bentuknya

DosenSosiologi.Com–  Struktur sosial menjadi salah satu bahasan pokok dalam ilmu sosial, khususnya di dalam mata pelajaran sosiologi. Struktur sosial secara tersendiri menjadi bagian objek kajian dalam sosiologi. Oleh karena itulah di dalam artikel iniakan memberikan penjelasan mengenai pengertian struktur sosial, bentuk, fungsi, dan prosesnya.

Struktur Sosial

Struktur di dalam arti sebenarnya berasal dari kata ’structum’ yang maknanya adalah menyusun atau susunan. Sedangkan sosial ialah hubungan yang terjadi dalam masyarakat. Kedua istilah ini jika digabungkan bermakna sebagai penyusunan sistematis yang terjadi dalam pola keteraturan di dalam masyarakat.

Pengertian Struktur Sosial

Pengertian struktur sosial adalah suatu tatanan dalam kehidupan sosial yang di dalamnya terdapat hubungan status dan peran sosial dengan batasan unsur sosial sehingga kemudian kondisi ini membentuk kelompok-kelompok sosial di dalam masyarakat. Strukur sosial sangat mudah kita lihat berbagai contohnya, misalnya dalam organisasi, dalam agama, keluarga, dan lain sebaginya.

Pengertian Struktur Sosial Menurut Para Ahli

Menurut definisi ahli, mengenai penjelasan struktur sosial antara lain adalah sebagai berikut;

Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi

Dalam pandangan teori sosiologi dan tokohya ini mengemukakan bahwa salah satu asepk penting struktur sosial adalah proses-proses yang terjadi dalam kehidupan sosial, termasuk di dalamnya menjelasakan atau membahas tentang perubahan sosial.

Soleman B. Taneko

Definisi struktur sosial adalah jalinan unsur-unsur kehidupan sosial yang pokok, dengan meliputi kaidah sosial, lembaga sosial, kelompok sosial, dan lapisan sosial yang ada di dalam masyarakat tertentu.

George C. Homan

Arti struktur sosial menurutnya adalah pook bahasan dalam sosiologi yang memiliki keterkaitan dengan kepribadian dasar setiap manusia dalam menjadilah kahidupan sehari-hari, sehingga sesuai dengan akomodasi peraturan yang telah dinetukan oleh masyarakat.

Coleman

Menurutnya, pengertian struktur sosial secara umum adalah suatu pola hubungan yang terjadi diantara kelompok manusia dengan manusia lainnya. Dengan susunan yang varitakal atau horizontal.

Kornblum

Dalam pandangannya, definisi struktur sosial adalah perilaku yang dilakukan oleh individu atau kelompok secaraberulang-ulang sehingga menimbulkan hubungan antarindividu dan kelompok dalam masyarakat menjadi sesuai dengan apa yang diinginkan atau dicita-citakan.

Dari penjelasan para ahli mengenai pengertian sturktur sosial di atas, dapat disimpukan bahwa struktur sosial adalah keseluruhan gabungan yang terjadi diantara unsur-unsur pokok kehidupan manusia, yaitu norma sosial, lembaga-lembaga sosial, kelompok sosial serta lapisan sosial yang kemudian diharapkan dapat menciptakan ketaruturan sosial.

Artikel Terkait;

  1. 4 “Keteraturan Sosial” Pengertian dan Bentuknya
  2. 7 Pengertian Lembaga Sosial Menurut Ahli, Contoh dan Proses Terbentuknya
  3. “Perubahan Sosial” Pengertian, Proses, Teori, Bentuk, Faktor, dan Dampaknya

Bentuk Struktur Sosial

Setiap unsur struktur sosial akan membentuk sistem atau pola yang menunjukkan terjadinya dinamika masyarakat. Bentuk-Bentuk Struktur Sosial inilah kemudian menjadi bahasan yang tidak bisa dipisahkan. Adapun bentuk struktur sosial menurut pandangan para ahli, antara lain adalah sebagai berikut;

Diferensiasi Sosial

Diferensiasi sosial merupakan perbedaan-perbedaan tindakan yang dilakukan oleh individu atau kelompok dalam struktur sosial, perbedaan ini meliputi sikap yang bersifat horizontal ataupun vartikal. Proses terjadinya struktur sosial dalam diferensiasi sosial ini meliputi tindakan yang dijalakan secara formal dan informal.

Contoh struktur sosial formal misalnya adalah Lembaga Pendidikan, Lembaga Agama, Lembaga Hukum. Sedangkan contoh tindakan struktur sosial yang informal adalah aturan mengenai adat dan istiadat, kebudayaan, dan lain sebaginya.

Stratifikasi Sosial

Stratifikasi sosial merupakan pembedaan masyarakat dalam kelas-kelas sosial secara bertingkat (hierarkis). Akibatnya, muncul kelas sosial atas, menengah, dan bawah. Perbedaan kelas sosial tersebut berkaitan dengan sesuatu yang dihargai oleh masyarakat itu sendiri.

Ukuran yang digunakan dalam sistem stratifikasi sosial antara lain kekayaan, kekuasaan, keturunan, kehormatan (prestise), dan jenjang pendidikan. Teori mengenai stratifikasi sosial yang menjadi pokok bahasan dalam jenis struktur sosial misalnya saja ialah mengenai teori Karl Mark yang membedakan masyarakat ke dalam 2 bentuk, yaitu masyarakat yang berada dalam kelas borjuis dan masyarakat yang berada di dalam kelas prolenter (buruh). Baca Juga; 3 Pengertian Proletar, Tokoh, dan Contohnya

Fungsi Struktur Sosial

Fungsi struktur sosial yang ada di dalam masyarakat, antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Membentuk Keteraturan Sosial, artinya dengan adanya struktur sosial yang jelas di dalam organisasi atau kehidupan masyarakat segala pola dan tindakan masyarakat akan diatur sesuai kesepakatan yang berlaku.
  2. Mempermudah Mencapai Tujuan, Struktur sosial yang ada di dalam msyarakat secara langsung dapat mempermudah tujuan yang diinginkan. Tujuan ini tentusaja tidak akan tercapai jikalau tidak ada komitmen bersama antara masyarakat.
  3. Mencipttakan Tatanan Kehidupan, fungsi trekahir dengan adanya struktur sosial yang ada di dalam masyarakat adalah menciptakan tatanan kehidupan. Tatanan kehidupan yang berjalan dengan baik akan menciptakan keharminisan dan ketentraman dalam kehidupan masyarakat.

Proses Terbentuknya Struktur Sosial

Tahap-tahap yang tejadi dalam perkembangan struktur sosial masyarakat Menurut Selo Soemardjan, dibagi menjadi tiga bentuk. Diantaranya adalah sebagai berikut;

Masyarakat Sederhana

Ciri-ciri struktur sosial masyarakat sederhana sebagai berikut.

  • Memiliki ikatan organisasi berdasarkan tradisi turun-temurun.
  • Memiliki ikatan kekeluargaan sangat kuat.
  • Mengedepankan sistem gotong royong.
  • Menerapkan sistem hukum tidak tertulis.
  • Masih memiliki kepercayaan pada kekuatan gaib.
  • Hasil produksi tidak untuk dijual, tetapi untuk dikonsumsi sendiri.

Masyarakat Madya

Ciri-ciri struktur sosial masyarakat madya sebagai berikut;

  • Intensitas ikatan kekeluargaan tidak seerat masyarakat sederhana.
  • Lebih terbuka terhadap pengaruh perubahan sosial.
  • Menerapkan sistem hukum tertulis dan tidak tertulis.
  • Mulai membentuk lembaga formal.
  • Mulal memiliki pemikiran rasional meskipun tetap memercayai kekuatan gaib.
  • Mulai mengenal sistem diferensiasi dan stratifikasi sosial.

Masyarakat Modern

Ciri-ciri struktur sosial masyarakat modern sebagai berikut;

  • Hubungan sosial berdasarkan kepentingan pribadi.
  • Membentuk hubungan sosial bersifat terbuka.
  • Mengembangkan pola pikir positivis.
  • Memiliki tingkat ilmu pengetahuan tinggi.
  • Memberlakukan sistem hukum formal tertulis.
  • Membentuk stratifikasi sosial berdasarkan keahlian.

Contoh Struktur Sosial Dalam Masyarakat

Contoh mengenai struktur sosial yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari misalnya saja adalah mengenai struktur sosial dalam organisasi kampung. Di dalam kehidupan perkampungan akan tersusun struktur sosial, antara Kepala Kampung, Sekteratiris Kampung, Bendara Kampung, Kepala Urusan (Kaur), RW, dan RT.

Pembentukan struktur sosial dalam kampung di atas memiliki fungsi dan peranan tersendiri dalam kehidupan masyarakat. Adapun fungsi utamanya dalam struktur sosial ini ialah memberikan pelayanan yang memusakan kepada anggota masyarakat.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian struktur sosial, bentuk, fungsi, dan prosesnya. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa memberikan pembahasan dan memberikan pengetahuan yang mendalam bagi segenap pembaca yang sedang mencari refrensi mengenai “Materi Struktur Sosial”. Trimakasih,

5 (100%) 3 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *