Pengertian Sosiologi, Objek, dan Tujuannya Lengkap

Diposting pada

Pengertian Sosiologi

DosenSosiologi.Com– Sosiologi adalah ilmu pengetahuan sosial, yang berasal dari Bahasa Latin “socius“ dan Yunani “logos“. Makna socius berarti kawan atau teman, dan logos berarti pengetahuan. Sebagai penjelasan lebih lanjut, dalam tulisan ini akan memberikan pengulasan mengenai pengertian, objek, dan tujuan sosiologi.

Pengertian Sosiologi

Pengertian sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang perkawanan atau pertemanan. Pengertian pertemanan ini pada akhirnya bisa diberi perluasan arti, yaitu menjadi sekelompok masyarakat yang melakukan syarat interkasi sosial dan hubungan sosial satu sama lainnya.

Dengan adanya gambaran tersebut, definisi sosiologi ialah studi mengenai hidup untuk bermasyarakat. Hal ini di dasarkan pada asal kata kata socius dibentuk dari kata “sosial” yang bermakna serba berjiwa kawan, terbuka pada masyarakat lain, bisa memberi dan juga bisa untuk menerima, meskipun pada hekekatnya hal ini berbanding balik (antonim) pada pandangan masyarakat yang serba tertutup.

Akhirnya, demikinalah pengertian mengenai sosiologi secara umum, yang dianggap dapat menghimpun dari banyaknya definisi atau arti sosiologi yang sudah ada. Sementara itu untuk himpunan pengertian di atas, dilakukan dan berasal beberapa ahli mengemukakan pendapatnya tentang arti sosiologi.

Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli

Definisi para ahli luar negri dan dalam negri, mengenai pengertian sosiologi antara lain adalah sebagai berikut;

Pitirim A. Sorokin

Menurutnya, pengertian sosiologi adalah studi yang empiris dan mampu memberikan pengulasan mengenai hubungan sosial, interkasi sosial dalam masyarakat dan pengaruh timbal balik yang dihasilkan dari gejala dalam hubungan masyarakat tersebut.

Hubungan sosial dalam masyarakat dan pengaruh timbal balik ini kemudian Pitirim A. Sorokin menambahkan akan terjadi diantara gejala sosial dan gejala non-sosial (gejala geografis, biologis) menjadi ciri-ciri umum semua jenis gejala-gejala sosial lainnya dalam masyarakat. BacaPengertian Gejala Sosial, Faktor, Jenis, dan Dampaknya

Roucek dan Warren

Definisi dosisologi, menurutnya adalah studi pengetahuan yang memberikan penjelasan mengenai hubungan antarmanusia dalam kelompok-kelompok sosial dalam lingkungannya. Kelompok sosial ini menyakut tengang dinamika kelompok sosial, interkasi sosial, dan integrasi sosial. Baca; Pengertian Integrasi Sosial, Proses, Bentuk, Faktor, dan Contohnya

William F. Oghburn dan Mayer F. Nimkoff

Ahli sosiologi lainnya, memberikan penjasan bahwa sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang di dasari pada metode penelitian sosial terhadap berbagai kajian interaksi sosial dan hasilnya, yaitu berupa organisasi sosial dalam masyarakat.

Max Weber

Tokoh sosiologi lain, Max Weber memberikan penjelasan bahwa pengertian sosiologi adalah studi pengetahuan sosial yang berupaya untuk memberikan pemahaman mengenai tindakan-tindakan sosial individu yang dilakukan kepada masyarakat secara luas.

Emile Durkheim

Menurutnya, pengertian sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang fakta-fakta sosial, yaitu fakta yang berisikan cara bertindak manusia, berpikir, dan berperasaannya di luar individu. Baca; Pengertian Fakta Sosial, Bentuk, Sifat, dan Contohnya

Fakta-fakta sosial tersebut, Emile Durkheim menambahkan bahwa akan memiliki kekuatan untuk mengendalikan individu. Kekuatan ini di hasilkan dari peradigma fakta sosial yang telah ada sebagai telaaah sosiologi.

Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi

Pengertian sosiologi menurut kedua tokoh dari Indonesia ini adalah ilmu sosial yang menjelaskan tentang masyarakat, dimulai dari struktur sosial dan proses-proses sosial, termasuk perubahan sosial yang selalu ada dalam kehidupan masyarakat. Baca; “Perubahan Sosial” Pengertian, Proses, Teori, Bentuk, Faktor, dan Dampaknya

Soerjono Soekanto

Teori sosiologi dan tokohnya dari Indonesia ini memberikan penjelasan bahwa pengertian sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang memusatkan perhatian masyaraat pada segi-segi kegiatan umumnya dan berusaha untuk mendapatkan pola-pola umum kehidupan yang ada ditenga-tengah masyarakat. Baca; 14 Teori Sosiologi dan Tokohnya

Dari pengertian sosiologi menurut para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa ilmu sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang memberikan penjelasan mengenai kehidupan masyarakat dan dampak dari kegiatan masyarakat. Definisi ini secara lengkap menggambarkan bahwa sosiologi berbeda dengan ilmu pengetahuan lain, dimana ilmu sosial lain seperti psikologi menjelaskan tentang pribadi manusia, antropologi kemudian, dan sosiologi adalah kemanusiaanya.

Objek Kajian Sosiologi

Sebagai ilmu sosial, objek sosiologi ialah masyarakat, yang secara utuh dapat dilihat dari hubungan manusia pada manusia lain dan juga adanya proses yang timbul dari akibat hubungan antar manusia tersebut. Dari penjelasan singkatnya , secara umum objek sosiologi terbagi atas dua kategori, yaitu objek material dan objek formal.

Objek Material Sosiologi

Objek material dalam ilmu sosiologi adalah kehidupan sosial manusia dan gejala serta proses hubungan antarmanusia yang dapat memberikan pengaruh pada hubungan-hubungan sosial dalam kesatuan hidup manusia di dalam masyarakat.

Objek Formal Sosiologi

Sedangkan yang dimaksud dengan objek formalnya sosiologi, antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Pengertian tentang sikap dan tindakan manusia terhadap lingkungan hidup manusia dalam kehidupan sosialnya melalui penjelasan-penjelasan ilmiah. Penjelasan ini di dapatkan dari instrumen penelitian sosial yang dilakukan.
  2. Meningkatkan keharmonisan dalam hidup setiap bermasyarakat di suatu wilayah tertentu.
  3. Meningkatkan hubungan dan kerja sama antarmanusia di dalam masyarakat.

Tujuan Sosiologi

Dilihat dari objek sosiologi di atas, jelaslah bahwa fungsi dan manfaat sosiologi secara umum bertujuan untuk meberikan peningkatkan kemampuan pada setiap manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya. Jadi, objek formalnya tersebut berfungsi sebagai penuntun adaptasi setiap individu di dalam kehidupan masyarakat.

Selain itu juga tujuan sosiologi adalah untuk mengembangkan pengetahuan yang objektif mengenai segala bentuk gejala-gejala kemasyarakatan yang dapat di manfaatkan secara efektif untuk memecahkan masalah-masalah sosial (problem solving).

Artikel Terkait;

  1. Sejarah Sosiologi Awal dan Akhir
  2. 4 Ciri-Ciri Sosiologi Sebagai Ilmu Beserta Contohnya

Contoh Penerapan Sosiologi dalam Kehidupan

Contoh mengenai kajian sosiologi dan pentingnya sosiologi sebagai ilmu pengetahuan. Misalnya saja jika seseorang ingin menjalin hubungan dengan masyarakat lain yang berbeda kebudayaan, adat, ataupun tradisi. Selayaknya seseorang tersebut harus mempelajari dahulu sifat dan karakter masyarakat yang ingin di tinggali.

Dengan mempelajari dan memahami masyarakat yang ingin di tinggali, pada akhirnya dapat seseorang dapat dengan mudah untuk mengetahui sifat dan karakter kebudayaan lain. Terutama dengan pemahaman tersebut seseorang biasana sangat mudah juga untuk melakukan sosialisasi sosial, interaksi sosial pada kelompok-kelompok masyarakat lainnya.

Maka dari contoh impemenetasi dari ilmu sosiologi di atas, dapat dipahami bahwasanya sosiologi di ibaratkan seseorang yang melakukan memancing ikan di sungai. Mulai dari ikan, alat memancing, mengenal lingkungan memancing, serta cara-cara memancing lainnya sudah dipahami sebelumnya maka setiap individu akan mudah mendapatkan hasil yang diinginkan.

Begitu juga dengan ilmu sosiologi yang memberikan pemahaman bagi orang memancing, dengan pemahaman tesrebut ia dapat mudah untuk menerapkan nilai-nilai aturan yang sudah ada, demi terciptanya keteraturan sosial dalam masyarakat.

Cabang Ilmu Sosiologi

Berkembanganya dan berkahirnya sejarah sosiologi sebagai ilmu pengetahuan, hingga kini sosiologi memiliki berbagai cabang, cabang ilmu sosiologi tersebut adalah sebagai berikut;

Demikianlah penjelasan dan pembahasan mengenai pengertian sosiologi, objek, dan tujuannya yang lengkap. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa memberikan wawasan dan juga pengetahuan pembaca yang sedang membutuhkan refrensi mengenai “Materi Sosiologi”. Trimakasih,

5 (100%) 7 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *