7 Pengertian Sosiologi Hukum, Objek, Fungsi, dan Manfaatnya Lengkap

Diposting pada

pengertian sosiologi hukum menurut para ahli

DosenSosiologi.Com– Sosiologi hukum dalam bahasa inggris berasal dari istilah sociology of law merupakan salah satu kajian dalam ilmu sosiologi yang sangat penting diketahui oleh semua orang ,tertutama yang mendalami tentang disipilin ilmu sosial.  Sosiologi hukum ini menjadi persolan yang membahas tentang pandangan manusia terhadap hukum yang berlaku. Sebagai penjelasan lebih lanjut daam artikel ini akan mengemukakan tentang pengertian sosiologi hukum, objek, fungsi, dan manfaatnya.

Sosiologi Hukum

Sosiologi hukum adalah dua istilah ilmu yang menjadi satu, yakni kata “Sosiologi” yang memiliki arti ilmu pengetahuan tentang masyarakat dan “Hukum” yang bermakna aturan yang terjadi karenanya penyesuaian terhadap gejala sosial yang ada dalam masyarakat.

Pengertian Sosiologi Hukum

Pengertian sosiologi hukum adalah suatu ilmu pengetahuan yang empiris analitis sebagai bentuk mendalami tentang hubungan-hubungan yang karena gejala sosial yang terjadi dalam masyarakat. Baik dilihat dari lembaga hukum, pranata sosial, dan perubahan sosial. Baca Juga: Pengertian Lembaga Hukum, Jenis, Fungsi, dan Contoh Lengkap

Pengertian Sosiologi Hukum Menurut Para Ahli

Adapun penjelasan mengenai sosiologi hukum, dalam pandangan para ahli adalah sebagai berikut

Brade Meyer

Definisi tentang sosiologi hukum dalam pandangannya adalah ilmu pengetahuan yang memusatkan hukum sebagai penelitian sosial, sehingga dalam upaya tersebut akan melihat pandangan masyarakat  terhadap peraturan yang terjadi serta dampak yang ditimbulkannya. Ia menambahkan bahwa dalam penelitian yang dilakukan lebih fokus dalam gejala sosial sebagai tindakan melihat kepastian hukum.

Mochtar Kusumaatmadja

Pengertian sosiologi hukum adalah ilmu pengetahuan yang menitikberatkan pada kaidah dan asas di dalam kehidupan manusia. Hingga akhirnya disiplin ilmu ini akan membawa ketentraman dan keteraturan bersama antar masyarakat.

Soerjono Soekanto

Arti sosiologi hukum adalah cabang ilmu pengetahuan yang  dikaji dalam sususnan analitis dan empiris di dalam menganalisis hubungan timbal balik gejala sosial dan berbagai bentuk perosalan hukum yang ada dalam masyarakat.

Satjipto rahardjo

Pengertian sosiologi hukum ialah pengetahuan materi tentang hukum yang dikaji dalam persolan prilaku sosial yang ada di dalam kehidupan bermasyarakat

R.Otje Salman

Sosiologi hukum adalah hubungan sosial dan hukum yang diperjelas dengan adanya timbal balik antara hukum dengan gejala sosial melalui suatu kajian yang analisis dan empiris.

Soetandyo Wignjosoebroto

Sosiologi hukum adalah dalam pandangannya adalah cabang kajian sosiologi yang menitikbertakan pada peroslan hukum sebagaiman sebagai upaya menciptakan keteraman dan kebersahaan dalam bermasyarakat.

David N. Schiff

Sosiologi hukum adalah disiplin ilmu sosiologi yang mengkaji tentang berbagai bentuk fenomena hukum baik secara tindakan, pola prilaku, dan dampak yang ditimbulkan dalam masyarakat.

Dari pengeretian para ahli tentang sosiologi hukum diatas dapat disimpulkan secara umum sosiologi hukum adalah ilmu pengetahuan yang mengkaji kehidupan masyarakat daalam pandangan ilmu hukum, sebagai upaya menciptakan keteraturan sosial yang terjadi di dalamnya.

Objek Sosiologi Hukum

Objek kajian dalam disiplin sosiologi hukum antara lain adalah sebagai berikut;

Hukum dengan Kelompok Sosial

Objek pertama dalam pandangan sosiologi hukum ialah melihat hukum sebagai upaya memahami kelompok sosial dalam masyarakat. Kelompok sosial ini memiliki pernanan penting dalam aspek hukum, hal ini lantaran melihat kelompok sosial sebagai kesauan yang memiliki praturan tersendiri.

Hukum dengan Kebudayaan

Objek sosiologi hukum selanjutnya ialah melihat hukum sebagai proses kebudayaan yang mengakar dalam kehidupan manusia. Hukum dan Sosiologi memang tidak bisa terpisahkan dari pandangan kebudayaan-kebudayaan yang tertulis ataupun tidak tertulis (teruangkap dengan lisan).

Hukum dengan Interaksi Sosial

Hukum memailiki kaitannya dengan interaksi sosial yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat. Pandangan ini memberikan arti bahwa tindakan yang dilakukan masyarakat dalam bentuk interaksi sosial haruslah memiliki keteraturan agar tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan di dalamanya.

Hukum dengan Stratifikasi Sosial

Kaitannya sosiologi dengan hukum adalah mengenai stratifikasi sosial yang mana stratifikasi sosial ini dibentuk segaja ataupun tidak. Akan tetapi yang pasti dalam mengatur startifikasi sosial ada persoalan yang harus ditangi dalam hukum. Contoh realisasinya adalah dengan membentuk UU (Undang-Undang) berlaku bagi setiap rang tanpa terkecuali.

Hukum dengan Kekuasaan dan Kewenangan

Pandangan mengenai sosiologi hukum selanjutnya adalah tentang kekuasaan dan kewenangan yang di dalamnya ada dalam kehidupan masyarakat. Kekuasaan berkaitan dengan hukum sedangkan kewenangan berkaitan dengan sosiologi, kewenangan dalam artian bagiamana menciptakan kondisi yang mendukung dalam mengakomodir kekuasaan.

Hukum dengan Perubahan Sosial

Hukum sebagai proses perubahan sosial terjadi dalam masyarakat. Proses terjadinya teori perubahan sosial tidak akan terjadi keberhasilan bilaman tidak diatur dalam hukum, oleh karenannya ruang lingkup inilah menjadi aspek penting dalam sosiologi hukum.

Hukum dengan Masalah Sosial

Hukum kaiatannya dengan sosiologi dilihat sebagai upaya mengatasi masalah-masalah sosial yang terjadi dalam masyarakat. Masalah sosial ini seperti tindakan kriminal, pemaiakaian narkoba, dan lain sebaginya, sehingga persoalan inilah harus ditangani dalam kajian hukum.

Dari objek sosiologi hukum di atas, dapatlah dikatakan bahwa sosiologi dan hukum tidak dapat dispisahkan satu sama lainnya. Sehingga dalam pembentukan dan proses berjalannya harus berseiringan satu sama lainnya.

Fungsi Kajian Sosiologi Hukum

Fungsi kajian dalam sosiologi hukum dilakukan sebagai pembentuk ketraturan sosial, selain itupula dicandangkan dalam upaya meminimalisir konflik sosial yang terjadi di dalamnya.

Fungsi Sosiologi Hukum

Berikut inilah beberapa fungsi dalam sosiologi hukum, diantaranya adalah sebagai berikut;

  1. Sosiologi hukum sebagai kaidah yang yang mangatur kehidupan manusia sesuai dengan hati nurani manusia itu sendiri, alasan ini diungkapkan karena melihat hukum sebagai proses kemanusiaan.
  2. Hukum sebagai sanksi yang diberikan dalam hubungan masyarakat yang dianggap menyimpang dari proses ketaraturan sosial yang ada.
  3. Sosiologi hukum dikaji dalam ilmu sosial dalam upaya menciptakan keselarasan dan kesimbangan dalam kehidupan yang terjadi. Kajian ini dilakukan dalam upaya membentuk masyarakat yang kondusif.
  4. Sosiologi hukum sebagai orintasi masa depan dalam melakukan tindakan yang tidak menyimpang antara satu masyarakat dengan masyarakat lainnya.

Manfaat Sosiologi Hukum

Manfaat yang dimilki dalam sosiologi hukum ialah memberikan perlindangan yang sesuai denga hati nurani masyrakat. Pola tindakan masyarakat dikaji dalam sosiologi sehingga dengan adanya hal ini peraturan akan dianggap sebagai suatu kebiasaan yang harus dilakukan dalam menciptakan kondisi yang dalam ditengah-tengah kehidupan manusia.

Ciri-Ciri Sosiologi Hukum

Sebagai ilmu pengetahuan, sosiologi hukum memiliki beberapa ciri-ciri, terutama dalam masyarakat modern saat ini. Diantaranya ciri khas tersebut adalah sebagai berikut;

  1. Sosiologi hukum memiliki ciri khas yang universal dalam pelaksaan hukum yang ada di tenah kehidupan masyarakat.
  2. Adanya bentuk peraturan yang tegas, dalam upaya meminimalisir penyimpangan sosial yang ada di tengah-tengah kehidupan masyakat.
  3. Sosiologi hukum mengarah pada bentuk rasionalitas dalam berfikir manusia, hal ini dilakukan dengan banyaknya kajian sosial yang menghubungkan antara tindakan manusia dengan fikiran yang dimilnya.
  4. Dibentuk sesuai dengan pengalaman dan tindakan masyarakat melalui suatu penelitian sosial yang empiris dan analisis.

Jenis-Jenis Sosiologi Hukum

Jenis atau macam-macam yang ada dalam disipilin ilmu sosiologi hukum pada umumnya ada 2, yakni secara tertulis dan tidak tertulis. Contoh hukum yang tertulis misalnya saja adalah UU dan tidak tertulis misalnya saja adalah tentang kebudayaan.

Contoh Kajian Sosiologi Hukum

Contoh kajian dalam sosiologi hukum dalam pandangan ini, misalnya saja adalah mengenai kasus korupsi E-KTP yang banyak dilakukan oleh pejabat negara. Hukum yang diberikan dalam persoalan ini selain melihat UU sebagai pedoman adalah melihat akibat tindakannya dan seberapa besar merugikan dalam masyarakat.

Kesusahan masyarakat yang susah mendapatkan E KTP karena dana yang dimiliki di korupsi  memberikan nilai tersendiri dalam penentuan hukum yang diberikan kepada pejabat yang korupsi EKTP. Kasus ini memberikan kita pelajaran bahwa selain adanya UU pola hukuman yang diberikan adalah melihat masalah dalam masyarakat disaat proses penjatuhan hukuman.

Demikinalah pembahasan mengenai pengertian sosiologi hukum, objek, fungsi, dan manfaatnya. Semoga dengan adanya adanya penjelasan ini bisa memberikan referensi dan memberikan pemahaman bagi setiap pembaca yang sedang mencari “Materi Sosiologi Hukum”. Trimakasih.

Berikan Rating

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *