Pengertian Pluralisme, Macam, dan Contohnya

Diposting pada

Pluralisme Adalah

Pluralisme merupakan paham dimana pandangan hidup memahami adanya pengakuan kemajemukan dan keberagaman di dalam suatu ciri kelompok sosial di masyarakat. Kemajemukan dan keberagaman yang dimaksud adalah dilihat dari segi agama, suku, ras, adat istiadat dan lain sebagainya. Pembahasan lebih lanjut pada artikel ini pengertian pluralisme, macam, dan contohnya.

Pluralisme

Pluralisme adalah keadaan majemuk masyarakat yang berkaitan dengan kebudayaan, sistem sosial, dan politik yang berberbeda akan tetapi dari kesemuanya dapat mencapai keteraturan sosial akibat adanya kesadaran bahwa kehidupan ini dijalankan dengan rasa perbedaa.

Pengertian Pluralisme

Definisi pluralisme merupakan pandangan filosofis yang dilakukan oleh seseorang/kelompok dengan tidak mendiskriminasi sesuatu pada prinsip, dan menerima keberagaman yang menyangkut pada berbagai bidang seperti kebudayaan, agama, dan politik.

Pengertian pluralisme menurut para ahli

Adapun pluralisme menurut pandangan yang telah dikemukakan oleh para ahli, antara lain adalah sebagai berikut; 

  1. Mohammad  Shofan, Pluralisme merupakan upaya untuk membangun kesadaran normatif teologis dan kesadaran sosial.
  2. Syamsul Maa’arif, Menurut Syamsul Maa’rif, pluralisme merupakan suatu sikap saling memahami, dan menghormati adanya perbedaan demi tercapainyakerukunan antar umat beragama.
  3. Webster, Pluralisme adalah keadaan sosial yang hadir dalam beragam etnis, agama, ras dan etnis yang mempertahankan tradisi berpartisipasi dalam masyarakat. Keadaan seperti ini kemudian menciptakan sebuah pola masyarakat yang hidup saling berdampingan dalam keberagaman yang ada.
  4. Anton M. Moeliono, Pluralisme merupakan suatu hal yang memberikan makna jamak dari segi kebudayaan yang berbeda-beda dalam suatu masyarakat. Rasa hormat akan nilai kebudayaan lainnya dan sikap saling menghargai merupakan dasar landasan terciptanya plurarisme.
  5. Santrock, Santrock menyatakan bahwa Santrock adalah penerimaan tiap individu yang berpendapat bahwa perbedaan budaya haruslah dipertahankan dan dihargai keberadaannya.

Macam Pluralisme

Berikut ini merupakan jenis-jenis pluralisme yang ada di masyarakat secara umum, yaitu antara lain;

Pluralisme Agama

Keberagaman agama dalam mayarakat menajdikan hidup ini lebih berwarna. Keberagaman tersebut dapat diimbangi dengan sikap toleransi. Sebab, bila keberagaman agama tidak disertai dengan sikap toleransi akan mengakibatkan perpecahan maupun konflik dalm masyarakat.

Pluralisme Ilmu Pengetahuan

Pertumbuhan dalam ilmu pengetahuan dapat menunjukkan hak-hak individu dalam memutuskan kebenaran yang sifatnya universal bagi masing-masing individu.

Pluralisme Sosial

Dalam lingkungan sosial, interaksi dalam masyarakat dapat ditunjukkan dengan rasa saling menghormati satu dengan yang lain. Hidup berdampingan tanpa adanya konflik merupakan sebuah cita-cita yang hendak tercapai dalam pluralisme.

Pluralisme Media

Media merupakan salah satu apek terpenting sebagai alat dalam menyiarkan informasi dan memiliki wewenang secara bebas serta keberadaannya telah diakui oleh negara.

Pluralisme Budaya

Keberagaman unsur budaya seringkali menjadi penyebab utama terjadinya konflik di berbagai negara. Pemicu dari adanya konflik budaya dalam masyarakat adalah timbulnya persaingan sera adanya sikap primordialisme dan egosentrisme, dimana masyarakat menganggap bahwa entis yang mereka miliki adalah etnik yang paling baik.

Manfaat Pluralisme

Adapun untuk manfaat dari adanya pluralisme di dalam masyarakat adalah sebagai berikut:

  1. Membangkitkan sifat saling menghargai antara satu dengan yang lainnya.
  2. Dapat mengembangkan kultur, tradisi dan kepercayaan yang diyakini oleh masing-masing individu.
  3. Meningkatkan kualitas yang dimiliki oleh Sumber Daya Manusia.
  4. Membentuk masyarakat yang mengedepankan sikap toleransi dalam menyikapi perbedaan.

Dampak Positif dan Negatif Pluralisme

Adapun dampak dari adanya pluralisme dalam masyarakat adalah sebagai berikut:

Dampak positif

  1. Memahami adanya perbedaan dalam masyarakat.
  2. Membentuk masyarakat yang modern.
  3. Meningkatkan pendapatan negara.
  4. Menjadi daya tarik bagi turis yang berkunjung ke negara.

Dampak negatif

  1. Timbulnya persaingan antar suku, ras maupun agama.
  2. Menimbulkan perpecahan yang disebabkan kurangnya rasa dan sikap toleransi.
  3. Munculnya rasa egois di kalangan masyarakat.
  4. Timbulnya gesekan sosial yang terjadi akibat konflik yang terjadi dalam masyarakat.
  5. Timbulnya sikap individualisme yang terjadi di kalangan masyarakat.

Perubahan perilaku masyarakat terhadap Pluralisme

Secara universal, perubahan perilaku masyarakat terhadap pluralisme terbagi dalam 3 bentuk, hal tersebut antara lain sebagai berikut:

  1. Afektif, yaitu perubahan perilaku masyarakat yang timbul dari segi perilaku kehidupan di lingkungan masyarakat.
  2. Kognitif, yaitu contoh perubahan perilaku masyarakat yang berdasakan pola pikir.
  3. Psikomotorik, yaitu contoh perubahan perilaku masyarakat berdasarkan tindakan yang dilakukan dalam lingkungan sosial.

Contoh Pluralisme

Adapun contoh-contoh pluralisme dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut:

  1. Kebersamaan dalam kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar.
  2. Tidak memaksakan kehendak orang lain untuk menerima keyakinan yang kita miliki.
  3. Tidak memaksakan kehendak orang lain untuk memeluk agama yang kita peluk.
  4. Membantu dalam melaksanakan pembangunan fasilitas umum.
  5. Membantu orang lain saat mengalami kecelakaan maupu menjadi korban bencana alam.
  6. Saling menghormati hak dan kewajiban agama masing-masing.
  7. Menghormati adat istiadat dalam bermasyarakat.
  8. Terbuka dalam menerima perbedaan pandangan dan pendapat.
  9. Masyarakat bali yang mayoritas beragama Hindu dapat hidup berdampingan dengan masyarakat pndatang yang hidup di Bali yang notabene beragama di luar Hindu.
  10. Ikut serta dalam membangun persatuan dalam mencapai pembangunan negara.
  11. Tidak melakukan keonaran dalam lingkungan masyarakat.
  12. Saling menghormati dalam menyikapi perbedaan dalam keyakinan.

Baca juga;

  1. Contoh Toleransi dan Kehidupan Sehari-Hari
  2. Pengertian Toleransi dan Contohnya

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian pluralisme menurut para ahli, macam dan contohnya. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa menambah wawasan, juga menambah pengetahuan bagi segenap pembaca yang sedang mendalami serta mencari referensi mengenai ‘pluralisme’. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *