Pengertian Penelitian Kuantitatif, Ciri, dan Jenisnya Lengkap

Diposting pada

Pengertian Penelitian Kuantitatif

DosenSosiologi.Com– Penelitian dalam ilmu pengetahuan memberikan dampak yang sangat mendalam. Penelitian ini bukan hanya mampu menguji teori akan tetapi dengan penelitian akan bisa memberikan sikap atas solusi permasalahan yang di alami oleh masyarakat. Salah satu jenis penelitian sosial yang biasa diterapkan adalah metode penelitain kuantitatif. Oleh karenannya dalam  artikel ini akan memberikan penjelasan mengenai pengertian, ciri, dan jenis penelitian kuantitatif.

Pengertian Penelitian Kuantitatif

Penelitian kuantitatif adalah jenis penelitian yang sistematis, terstruktur, tersusun mantap dari awal hingga akhir penelitian, dan cenderung penelitian ini menggunakan analisis angka-angka statistik. Maka suatu kewajaran jika dalam penelitian kuantitatif metode penggumpulan data menggunakan populasi dan sempel.

Selengkapnya, baca; “Populasi dan Sampel” Pengertian dan Contoh dalam Penelitian

Pengertian Penelitian Kuantitatif Menurut Para Ahli

Definisi penelitian kuantitatif, menurut pendapat para ahli. Antara lain adalah sebagai berikut;

Kasiram (2008)

Pengertian penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang menggunakan proses data-data yang berupa angka sebagai alat menganalisis dan melakukan kajian penelitian, terutama mengenai apa yang sudah di teliti.

Nana Sudjana dan Ibrahim (2001)

Menurutnya, definisi penelitian kuantitatif adalah penelitian yang didasari pada asumsi, kemudian ditentukan variabel, dan selanjutnya dianalis dengan menggunakan metode-metode penelitian yang valid, terutama dalam penelitian kuantitatif.

Suriasumantri (2005)

Menurutnya, arti penelitian kuantitatif  adalah penelitian yang dilakukan dengan kajian pemikiran yang sifatnya ilmiah.Kajian ini menggunakan proses logico-hypothetico-verifikatif pada langkah-langkah penelitian yang dilakukan.

Dari penjelasan dan definisi penelitian kuantitatif  menurut para ahli diatas, dapat disimpulkan bahwa penelitian kuantitatif  adalah penelitian yang menggunakan angka dalam proses penghitungan dan pengenalisas hasil penelitian. Anggota yang di diperoleh dalam penelitian jenis ini dengan menentukan populasi dan sempel.

Ciri Penelitian Kuantitatif

Beragam ciri yang terdapat dalam penelitian kuantitatif, ciri-ciri atau karakteristik dari penelitian tersebut adalah sebagai berikut;

  • Penelitian kuantitatif lebih bersifat spesifik, jelas, dan terperinci.
  • Etik, artinya dalam penelitian kuantitatif ini mementingkan pandangan orang lain.
  • Menunjukkan hubungan antar varlabel
  • Penelitian kuantitatif biasanya memulai dengan teori dan hipotesis (deduktif)
  • Komputer, kalkulator dan aplikasi stafistik menjadi instrumen utama jenis penelitian kuantitatif ini
  • Teknik pengumpulan data yang biasa digunakan dalam penelitian kuantitatif antara lain yaitu eksperjmen survei, dan angket.
  • Analisis dilakukan setelah pengumpulan data.
  • Hubungan dengan informan memiliki jarak dan berjangka pendek.

Jenis Penelitian Kuantitatif

Jenis-jenis yang terdapat dalam pendekatan kuantitatit, antara lain adalah sebagai berikut;

Eksperimen

Eksperimen adalah suatu jenis penelitian untuk mencari hubungan kausalitas (sebab akibat). Pada penelitian eksperimen peneliti mampu mengontrol atau mengubah tentang besar kecilnya variabel independen (penyebab) dalam penelitian.

Contoh jenis penelitian kuantitatif ekperimen ini misalnya saja penelitian tentang studi tentang pemanfaatan minyak atsiri dari ekstraksi limbah kulit jeruk untuk pengendalian lalat buah (bactrocera sp)

Survei

Survai dalam penelitian kuantitatif adalah suatu metode penelitian untuk memperoleh informasi tentang karakteristik, tindakan, dan perpendapat yang mewakili populasi melajui kuesioner ataupun wawancara peneliti tidak berupaya memberikan perlakuan khusus terhadap variabel dalam proses penelitian.

Contoh penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survai misalnya saja penelitian tentang Potensi Bintaro (Cerbera Odollam) terhadap serangan Ulat tritip (Plutella maculipennis) dan Pertumbuhan Sawi Hijau (Brassica rapa var parachinensis)

Deskriptif Kuantltatif

Deskriptif kuantltatif adalah suatu jenis penelitian yang bertujuan menggambarkan atau melakukan deskrpsi angka-angka yang telah diolah sesual standardisasi tertentu. Contoh dalam penelitian ini misalnya saja penelitian mengenai Pengaruh Potensial Sel dan Laju Alir Dalam Upaya Optimasi Sel Fotoelektrodegradasi Reaktor Portable Limbah Cair Tekstil

Eksplanatif

Eksplanatif adalah suatu jenis yaitu penelitian yang bertujuan menjelaskan variabe-varjabeI yang memiliki kecenderungan tertentu sebagai akibat adanya variabel bebas. Contoh dalam jenis penelitian ini misalnya saja judul penelitian mengenai Uji Efektivitas Sterilisasi dan Desinfeksi Ventilator Mekanik di RSUD Dr. Moewardi

Komparatif

Kompratif adalah jenis penelitian yang berupaya membandingkan dua gejala atau Iebih. Misalnya, dalam bentuk variabel yang sama untuk sampel berbeda atau variabel berbeda untuk sampel yang sama.

Contoh jenis penelitian ini, misalnya saja mengenai judul; Pengaruh Ekstrak Kumis Kucing (Orthosiphon stamineus Benth) Terhadap Gambaran Histologis Testis Mus musculus yang Diinduksi Minyak Goreng Pemanasan Berulang.

Eksploratif

Eksploratif adalah jenis penelian kuantitatf yang bertujuan mengenali variabel tertentu dan suatu fenomena sosial yang ingin diketahui, maknanya. Contoh judul penelitian jenis ini, misalnya saja penelitian mengnai tingkat keberhasilan pemberdayaan generasi muda melalui budidaya cacing tanah (lumbricus rubellus) dalam produk turunan pakan probiotik “kantik-omega” di Desa Sambirembe, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen.

Korelasion

Korelasion adalah jenis penelitian yang bentujuan menyelidiki sejauh mana dampak variasi- variasi suatu faktor berkaitan dengan variasi-variasi lain dalam satu faktor atau Iebih. Contoh judul penelitian dalam teknik korelasion ini misalnya saja Tingkat Keberhasilan Maysarakat dengan Kelas CERDAS (Collaborative Learning English and Nationalism) untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris dan Jiwa Nasionalisme pada Anak-Anak Bantaran Sungai Bengawan Solo

Artikel Terkait;

  1. Teknik Analisis Data Kuantitatif & Kualitatif
  2. 5 Instrumen Penelitian; Pengertian, Jenis, dan Contoh
  3.  Pengertian Penelitian Kualitatif, Ciri, dan Jenisnya

Teknik Pengambilan Populasi dan Sempel Penelitian Kuantitatif

Populasi dan sampel pada dasarnya diperlukan dalam menjelaskan batasan yang digunakan peneliti dalam menentukan responden. Populasi merupakan objek/subjek yang beredar pada suatu wilayah dan memenuhi syarat-syarat tertentu berkaitan dengan masalah penelitian, khususnya teknik ini dilakukan untuk analisa dalam penelitian kuantitatif.

Teknik pengambilan sampel dalam penelitian kuantitatif merupakan bagian dan populasi yang diperoleh dengan cara-cara tertentu untuk menjadi wakil dan populasi yang akan diteliti. Penentuan sampel harus disesuaikan dengan jumlah populasi karena hasil penelitian dan sampel akan berlaku umum pada populasi.

Langkah-Iangkah memilih sampel dapat dilakukan dengan cara menentukan karakteristik populasi, menentukan teknik pemilihan sampel, menentukan besaran sampel, dan memilih sampel pada penelitian kuantitatif, antara lain sebagai berikut;

  • Sampel acak (random sampling), yaitu teknik pengambilan sampel yang setiap anggota populasinya memiliki kesempatan sama untuk menjadi anggota sampel.
  • Sampel terstratifikasi (stratified sampling), yaitu teknik pengambilan sampel yang digunakan pada sampel apabila terdiri atas beberapa tingkat.
  • Sampel rumpun (cluster sampling), yaitu teknik pengambilan sampel secara acak dengan perbedaan bahwa setiap unit sampelnya merupakan kumpulan atau cluster dan unsur-unsur.
  • Proportional sampling, yaitu cara pengambilan sampel dan tiap-tiap subpopulasi dengan memperhitungkan sub-sub populasi.
  • Area probability sampling, yaitu pengambilan sampel berdasarkan pembagian area.
  • Incidental sampling, yaitu pengambilan sampel secara kebetulan.
  • Quota sampling, yaitu teknik untuk menentukan sampel dan popuasi yang mempunyai kriteria tertentu dalam jumlah tertentu.

Contoh Judul Penelitian Kuantitatif

Contoh judul penelitian kuantitatif, dalam hal ini misalnya saja mengenai Tingkat Keberhasilan PENTAS (Program Pendidikan Kewirausahaan bagi Penyandang Disabilitas) Berbasis Kemandirian di SLB Cg Yayasan Bina Sejahtera. Dalam judul penelitian ini ada tingkat keberhasilan, yang artinya ada data-data ibjektif dari pelatihan kewirausahaan yang diselenggarakan dalam SLB, yang umumnya peserta didik SLB mengalami permasalah-permasalahan, seperti tidak bisa berbicara, tidak bisa mendengar, dan lain sebaginya. Ukuran yang diambil dalam penelitian ini bisa menggunakan sempel setelah program selesai dijalankan.

Demikinalah tulisan mengenai pengertian, ciri, dan jenis penelitian kuantitatif. Semoga dengan adanya penjelasan ini bisa bisa memberikan wawasan dan juga pengetahuan pembaca yang sedang membutuhkan refrensi “Materi Penelitian“. Trimakasih,

 

4.5 (90%) 6 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *