Pengertian Masyarakat, Unsur, Syarat, dan Bentuknya Lengkap

Diposting pada

Pengertian Masyarakat, Unsur, Syarat, dan Bentuk Masyarakat

DosenSosiologi.Com– Studi sosiologi memiliki banyak kajian serta landasan melalui konsep dasar dan metode penelitian sosial tentang manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Pembahasan ini begitu penting, lantaran masyarakat menjadi objek kajian sosiologi yang tidak dapat dipisahkan dari disiplin ilmu ini. Oleh karena itulah pada artikel ini akan mengemukakan penjelasan mengenai pengertian masyarakat, unsur, syarat, dan bentuknya.

Masyarakat

Secara umum, definisi masyarakat berasal dari Bahasa Inggris “Society”, Bahasa Latin “Socius”, dan Bahasa Arab “Syakara” Arti seolah-olah menunjukan dalam satu pengertian yakni kawan yang dapat mempengaruhi satu sama lainnya, mempengaruhi dalam hal postif ataupun di dalam hal negatif.

Pengertian Masyarakat

Pengertian masyarakat adalah sekumpulan manusia yang berada dalam satu lingkungan sosial dalam kurun waktu tertentu, lingkungan ini mendorong terjadinya hubungan sosial yang saling berinteraksi melakukan kotak sosial dan memiliki beragam kepentingan yang sama. Literasi yang lainnya memberikan arti masyarakat sebagai sebuah sistem sosial yang membutuhkan antar sesama dan memiliki kesepakatan tertentu dalam mencapai kehidupan yang damai, tentram, dan bersahaja.

Pengertian Masyarakat Menurut Para Ahli

Definisi para ahli, mengenai masyarakat, diantarnya adalah sebagai berikut;

Emile Durkheim

Tokoh sosiologi ini mengemukakan bahwa pengertian masyarakat adalah kenyataan objektif di dalam diri setiap individu-individu yang saling membutuhkan. Oleh karenanya seringkali sebagai mahluk sosial seseorang tidak bisa hidup sendiri, selalu membutuhkan peran serta orang-orang di sekelilingnya.

Karl Marx

Definsi masyarakat adalah hubungan manusia untuk melakukan kontak sosial yang memiliki tujuan untuk menciptakatn masyarakat tanpa kelas (sosialisme). Pandangan ini tentunya dipengaruhi oleh Karl Marx yang dikenal sebagai pencetus teori tanpa kelas borjuis dan kaum prolenter.

Paul B. Horton

Menurutnya, pengertian masyarakat adalah sekelompok manusia yang mandiri untuk hidup bersama-sama dalam waktu tertentu. Hingga melahirkan kebudayaan serta adat yang dianggap untuk mempertahankan bentuk keteraturan sosial. Selengkapnya, baca; 4 “Keteraturan Sosial” Pengertian dan Bentuknya

Dari pengertian masyarakat menurut para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa kehidupan yang dirasakan oleh setiap individu selalu membutuhkan orang lain, orang lain yang berada dalam lingkungannya inilah sering dianggap konsep dasar terbentuknya masyarakat sebagai bagian daripada sitem sosial.

Syarat-Syarat Mayarakat

Syarat mutlak yang menjadi konsep tentang terbentuknya masyarakat, di dalam kehidupan manusia, antara lain adalah sebagai berikut;

Manusia yang Hidup Bersama

Menusia sebagai mahluk sosial tentusaja tidak bisa hidup sendiri, kesendirian yang dialami manusia akan mendorong seseorang untuk bergaul dan beritraksi satu sama lainnya. Interaksi yang terbentuk tersebut sekurang-kurangnya terdiri atas dua orang untuk tinggal bersama, baik melakukan kontak sosial, menjalin kekerabatan, atau tindakan hubungan sosial lainnya. Oleh kaenannya kebersamaan yang dialami oleh manusia tersebut merupakan syarat utama disebut sebagai masyarakat.

Bergaul dalam Waktu Cukup Lama

Syarat masyarakat selanjutnya, adalah bergaulnya seseorang dalam lingkungan sosial, bergaul ini tidak hanya dilakukan seskali dalam seumur hidup. Sebab syarat utama bisa dikatakan anggota dalam masyarakat haruslah melakukan pergaulan atau hubungan sosial dalam kurun waktu tertentu.

Menciptakan Komunikasi dan Perturan

Sistem pergaulan manusia yang memiliki keanekaragaman dalam pemikiran tentusaja tidak bisa lepas dari konflik sosial yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Untuk menjaganya maka komunikasi yang dilakukan oleh masyarakat akan melahirkan banyak pertauran yang dimulai dari kesepatakan bersama, dalam tatacara inilah komunikasi dan perturan bagian daripada syarat masyarakat.

Menyadari Integrasi Sosial

Syarat masyarakat yang selanjutnya adanya tingkat kesadaran yang menganggap pentingnya kehidupan bersama (integrasi) kehidupan ini kemudian menjadi mutlak harus dimiliki oleh setiap individu ang tergabung dalam masyarakat tertentu, sebab semua masyarakat yang berada di wilayah tertentu akan melahirkan integrasi sosial di dalamnya. Selengkapnya, baca; Pengertian Integrasi Sosial, Proses, Bentuk, Faktor, dan Contohnya

Melakukan Sosialisasi

Syarat kelompok sosial dikatakan sebagai masyarakat haruslah mampu memberikan edukasi pada generasi berikutnya, yang menjadi bagian panting dalam pengenalan dan tredisi adanya pewarisan trah dan keturunan terhadap anggota baru yang ada dalam kehidupan masyarakat. Selengkapnya, baca; Pengertian Sosialisasi, Proses, Tujuan, Bentuk, dan Media Sosialisasi

Selain adanya syarat masyarakat seperti yang sudah disebutkan di atas. Ada syarat lainnya setiap individu dikatakan sebagai masyarakat setempat (community), antara lain syarat tersebut adalah sebagai berikut;

  1. Terdapatnya rumah yang terletak di wilayah-wilayah dalam geografis yang sama dengan para rumah yang ada di sekelilingnya.
  2. Setiap individu memiliki interaksi sosial.
  3. Sikap kebersamaan yang tidak di dasari pada hubungan kekerabatan, seperti hubungan pada keluarga.

Unsur-Unsur Masyarakat

Sebagai sebuah kesatuan dalam individu-individu, tentunya masyarakat memiliki berbagai bentuk unsur primer (utama) hingga bisa dikatakan sebagai masyarakat. Unsur yang mengharuskan ada dalam masyarakat, antara lain adalah sebagai berikut;

Kepercayaan dan Pengetahuan

Unsur kepercayaan dan juga pengetahuan adalah unsur utama dalam kehidupan masyarakat. Hal ini disebabkan karena setiap perilaku anggota dalam masyarakat sangat dipengaruhi oleh hal yang mereka yakini serta suatu hal yang diketahui tentang kebenaran, sistem religi, dan cara-cara penyembahan kepada sang Pencipta Alam Semesta. Adalah bagian utama dari unsur yang ada dalam terbentuknya masyarakat.

Perasaan

Perasaan merupakan keadaan jiwa yang dimiliki oleh kepada manusia lainnya. Perasaan ini kan terbentuk dalam masyarakat setelah melakukan hubungan sosial secara ajeg (konsiten) dalam kurun waktu tertentu, sikap perasaan yang dimiliki oleh masyarakat ini adalah bagian daripada upaya menciptakan hubungan harmonis dalam masyarakat.

Tujuan

Tujuan adalah unusr masyarakat yang mampu mengakomodir keinginan dan harapan berbagai individu yang tergabung, setiap masyarakat bisa dikatakan masyarakat jika memiliki tujuan yang disamakan, akan tetapi scara garis besar tujuan dalam masyarakat tersebut adalah menciptkan kehidupan yang damai, tentram, dan harmonis dengan sesama.

Kedudukan (Status)

Kedudukan sosial akan dihasilkan oleh masyarakat yang mampu mengintegrasikan keinginan-keinginan bersama. Kedudukan ini bisa dihiasilkan dari terbetunya lembaga sosial yang ada di tengah-tengah kehidupan, misalnya saja kedudukan sebagai Kepada Desa, Kyai, dan lain sebagainya.

Peran (Role)

Peran sosial bisa dikatakan sebagai unsur masyarakat jika mampu mengupyakan pelaksanaan hak dan kewajiban yang dimilikinya sesuai dengan kedudukan yang di dapatkan dalam masyarakat. Peran ini sebagai upaya menjaga kesetabilan dalam lingkungan sosial di masyarakat.

Norma

Norma adalah bagian penting dari adanya unsur masyarakat, setiap masyarakat yang tergabnung dalam wilayah tertentu akan menghasilan norma, upaya ini dilakukan untuk memberikan perlindiangan dan menjaga terjadinya konflik yang ada di lingkungan.

Sanksi

Sanksi adalah suatu bentuk imbalan yang akan diberikan oleh masyarakat kepada setiap individu yang menyimpang dari aturan atau norma yang ada. Sanksi menjadi bagian penting dalam unsur masyarakat, alasannya dengan memiliki saksi masyarakat akan mampu terjaga dari perpecahan dalam kehidupannya.

Fasilitas

Fasilitas (sarana) adalah semua bentuk cara serta metode yang menunjang dalam kehidpan bersama, fasilitas menjadi unsur dalam masyarakat lantaran setiap masyarakat memiliki keinginan untuk mendapatkan apa yang menjadi kewajibannya setelah hak dikeluarkan, misalnya saja dalam kehidupan bernegara, masyarakat wajib membayar pajak dengan pajak yang diberikan masyarakat juga berhak mendapatkan fasilitas yang diinginkan.

Budaya

Budaya adalah unsur masyarakat yang terkhir, kebudayaan ini terbetuk karena adanya hubungan sosial yang dilakukan secara terus menerus da menciptakan kebiasaan (adat). Kebudayaan bisa menjadi ciri khas dan kebanggaan bagi setiap individu yang tergabung dalam masyarakat.

Artikel Terkait;

  1. Pengertian Akulturasi Budaya dan Contohnya
  2. Pengertian Asimilasi, Ciri, Syarat, Faktor, dan Contohnya

Bentuk Masyarakat

Bentuk masyarakat dapat diketahui melalui pengunjian dalam penelitian sosial. Bentuk masyarakat di hasilkan dari kebiasaan yang dilakukan oleh setiap indvidu yang tergabung dalam lingkungan sosialnya, baik untuk pergaulan ataupun untuk mendapatkan kepentingannya.

Macam-Macam Masyarakat

Macam masyarakat diantaranya adalah sebagai berikut;

Masyarakat Primitif

Pengertian masyarakat primitif adalah masyarakat yang pola hidupnya masih tradisonal dengan ciri khas memiliki tingkat kebudayaan yang cukup tinggi, sehingga tidak mau menerima perubahan sosial yang terjadi di sekelilingnya. Masyarakat seperti ini biasanya berada di daerah atau wilayah pedalaman yang terisolasi dari kamjuan zaman.

Masyarakat Modern

Pengertian masyarakat modern adalah masyarakat yang lebih inggi tingkatkan daripada masyarakat primitif. Masyarakat modern sudah memandang kehidupan sebagai hal yang perlu untuk melakukan kamjuan dalam perubahan sosial, alat yang dipergunakannya juga sudah tidak banyak lagi alat-alat tradisional. Misalnya dalam menanam padi masyarakat modern sudah mempergunaan peralatan seperti bajak, masin penggilingan padi, dan lain sebaginya.

Masyarakat Madani

Pengertian masyarakat madani adalah masyarakat yang sudah menerima segala bentuk-bentuk kamajuan serta dapat memanfaatkannya sebagai kebutuhan. Masyarakat madani adalah golingan terteinggi dalam kehidupan, alasan hal ini diungkpakan karena dalam masyarakat madani bukan hanya menerima perubahan sosial akan tetapi juga mampu melakukan filtrasi dalam perubahan yang dianggap sesuai ataupun tidak.

Masyarakat Multikutural

Pengertian masyarakat multikultural adalah masyarakat yang hidup bersama dalam banyak perbedaan, masyarakat ini memiliki hubungan yang tidak terlalu erat akan tetapi untuk menjaganya diperlukan kesadaran bahwa pentingnya hidup bersama dalam kerukunan. Contoh masyarakat multikultral adalah masyarakat Jakarta, yang memiliki hidup bersama meskipun ada banyak kebudayaan dan ciri khas berbeda. Selengkapnya, baca; 17 Hubungan Masyarakat Multikultural dan Cara Mengatasinya

Masyarakat Majemuk

Pengertian masyarakat majemuk adalah masyarakat yang bersatu karena banyak perbedaan di dalamnya, masyarakat ini cederung melakukan hubungan sosial yang terbatas untuk dapat menghindari konflik sosial yang ada. Masyrakat majemuk seringjuga diibarkan sebagai masyarakat yang terbentuk dalam ruang lingkup yang besar, tanpa adanya perbedaan wilayah.

Contoh yang bisa diberikan dalam masyarakat majemuk, misalnya saja Masyarakat Ekonomi Asean yang berada dalam ruang lingkup Asean, tidak ada batas negara hanya saja hubungan yang dilakukan hanya sebatas hubungan perekonomian.

Demikianlah penjelasan dan pembahasan mengenai pengertian masyarakat, unsur, syarat, dan bentuknya. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa memberikan wawasan dan juga memberikan referensi yang mendalam kepada setiap pembaca yang mencari literasi menganai “Masyarakat”. Trimakasih,

5 (100%) 3 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *