Pengertian Kuesioner, Jenis, dan Contohnya Lengkap

Diposting pada

Pengertian Kuesioner

DosenSosiologi.Com– Kuesioner menjadi saah satu aspek penting dalam penelitian. Kuesioner ini merupakan wujud daripada metode pengumpulan data. Oleh karena itulah tulisan ini akan memberikan penjelasan mengenai pengertian kuesioner, jenis, dan contohnya.

Baca Juga:

  1. Pengertian Penelitian Sosial, Ciri, Tujuan, Manfaat, dan Contoh Lengkap
  2. 6 Langkah Penelitian Sosial dan Contohnya Lengkap
  3. Metode Penelitian Sosial dan Contohnya Lengkap

Pengertian Kuesioner

Kuesioner adalah daftar pertanyaan yang dikirim kepada responden baik secara Iangsung maupun tidak Iangsung. Kuesioner atau angket secara umum dapat berbentuk pertanyaan atau pernyataan yang dapat dijawab sesuai bentuk angket. Apabila angket tertutup cara menjawab cukup dengan membubuhkan check list (√) pada kolom. Sementara itu, apabila angket bersifat terbuka, cara menjawabnya dengan mengisi jawaban pada kolom yang tersedia.

Pengertian Kuesioner Menurut Para Ahli

Adapun definisi kuesioner menurut para ahli, adalah sebagai berikut;

  • Dewa Ktut Sukardi (1983), pengertian kuesioner adalah suatu bentuk teknik alam pengumpulan data yang dilakukan pada metode penelitian dengan tidak perlu/wajib memerlukan kedatangan langsung dari sumber data.
  • Bimo Walgito (1987), menurutnya definisi kuesioner adalah daftar pertanyaan dalam penelitian yang diharuskan untuk dijawab oleh responden atau informan. Baca Juga: “Populasi dan Sampel” Pengertian dan Contoh dalam Penelitian

Kelebihan Metode Kuesioner

Kelebihan metode kuesioner sebagai berikut.

  • Tidak memerlukan kehadiran peneliti.
  • Dapat dibagikan secara bersama-sama kepada seluruh responden.
  • Waktunya fleksibel, bergantung waktu senggang responden.
  • Dapat dibuat anonim (tanpa nama) sehingga responden tidak malu ketika menjawab pertanyaan.
  • Pertanyaan dapat distandarkan.

Kekurangan Metode Kuesioner

Adapun kekurangan metode kuesioner sebagai berikut.

  • Responden sering tidak teliti, terkadang ada pertanyaan yang terlewatkan.
  • Responden sering tidak jujur meskipun anonim.
  • Kuesioner sering tidak kembali apabila dikirim lewat pos atau jasa pengiriman Iainnya.
  • Responden dengan tingkat pendidikan tertentu kemungkinan kesulitan mengisi kuesioner.

Jenis-Jenis Kuesioner

Dalam suatu penelitian yang berbentuk dalam penelitian kuantitatif, ada tiga bentuk kuesioner, yaitu kuesioner terbuka, tertutup, dan campuran.

Jenis-Jenis Kuesioner dan Contohnya

Sebagai penjelasan mengenai bentuk-bentuk dalam kuesioner berikut ini akan diberikan penjelasan sekaligus diberikan contoh yang ada dalam kuesioner;

  • Kuesioner terbuka merupakan daftar pertanyaan yang memberi kesempatan kepada responden untuk menuliskan pendapat mengenal pertanyaan yang diberikan peneliti. Contoh kuesioner terbuka dengan judul penelitian Tingkat Kepuasan Peserta Didik terhadap Fasilitas di Perpustakaan sebagai berikut.

Apakah Anda sering memanfaatkan fasilitas perpustakaan yang ada di sekotah?

  • Kuesioner tertutup merupakan daftar pertanyaan yang alternatif jawabannya telah disediakan oleh peneliti. Cara ini seringkali dianggap efektif karena responden dapat Iangsung membubuhkan tanda centang (√) dalam kolom yang disediakan. Contoh kuesioner tertutup sebagai berikut.

Kuesioner dengan dua alternatif jawaban

Apakah buku-buku yang ada di perpustakaan sudah cukup memenuhi kebutuhan belajar Anda?

Ya ( )

Tidak ( )

Kuesioner dengan tiga atau Iebih jawaban

Bagaimana pendapat Anda apabila perpustakaan dilengkapi koneksi Internet?

Sangat setuju sekali ( )

Sangat setuju ( )

Setuju Kurang setuju ( )

Tidak setuju ( )

  • Kuesioner campuran adalah perpaduan antara bentuk kuesioner terbuka dan tertutup. Contoh kuesioner campuran sebagai berikut.

Apakah Anda setuju apabila koneksi Internet dapat diakses gratis oleh seluruh peserta didik?

( ) Setuju, alasannya..

( ) Tidak setuju, alasannya…

Syarat Membuat Kuesioner yang Baik

Ada beberapa syarat kuesioner yang baik dan mampu menjadi alat untuk mengumpulkan databagi peneliti. Adapun syarat kuesioner yang baik di antaranya adalah sebagai berikut;

  • Pertanyaan dibuat dengan bahasa yang jelas dan tidak ambgu atau multitafsir.
  • Pertanyaan berkaitan dengan masalah yang hendak dipecahkan dalam penelitian, dan menggunakan bahasa baku yang mudah dipahami.
  • Banyak membaca jurnal yang berjudul tentang penelitian-penelitian dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner.
  • Untuk hasil yang lebih maksimal tidak ada salahnya sebagai peneliti yang memberikan kuesioner kepada responden memilih waktu yang tepat, dan usahakan jangan sampai menggangu pihak responden.

Demikinalah tulisan mengenai pengertian kuesioner, jenis, dan contohnya lengkap. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa memberikan pemahaman bagi seteiap pembaca yang pada saat ini sedang membutuhkan materi tentang kuesioner. Trimakasih,

Berikan Rating

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *