Pengertian Konflik Sosial, Faktor, Dampak, Bentuk, dan Proses Penyelesain Lengkap

Diposting pada

Pengertian Konflik Sosial dan Bentuknya Menurut Para Ahli

DosenSosiologi.Com– Konflik sosial menjadi bahasan penting dalam Ilmu Sosiologi. Bahkan dalam sejarah perkembangan sosiologi sebagai ilmu pengetahuan banyak di dasari pada penyelesaikan proses konflik sosial.  Sebagai penjelasan lebih lanjut, tulisan ini akan memberikan penjelasan mengenai pengertian, faktor, dampak, bentuk, dan proses penyelesain konflik sosial.

Konflik Sosial

Konflik sosial merupakan salah satu bentuk permasalahan sosial yan terjadi karena adanya ketidaksesuaian diantara interkasi sosial masyarakat dengan kenyataan sosial. Konflik (confegere) menimbulkan banyak persepsi, persepsi positif dan negatif.

Pengertian Konflik Sosial

Pengertian konflik sosial adalah proses terjadinya dinamika dalam kependudukan yang terjadi akibat ketidaksesuaian antara harapan dan kenyataan di dalam kehudupan bermasyarakat. Konflik sosial ini bisa dalam bentuk peperangan, saling mencacimaki, dan percecokan.

Pengertian Konflik Sosial Menurut Para Ahli

Definisi konflik sosial, menurut pandangan para ahli antara lain adalah sebagai berikut;

Soerjono Soekanto

Pengertian konflik adalah suatu proses sosial dalam masyarakat yang terjadi ketika seseorang atau sekelompok orang berusaha mencapai tujuannya dengan jalan menentang pihak lawan disertai ancaman atau kekerasan.

Labaness

Pengertian konflik sosial meurut labeness adalah kondisi sosial yang terjadi di dalam kelompok masyarakat, yang merasa tidak percaya dengan kelompok lainnya. Melalui upaya mengalahkan pihak-pihak yang berlawanan,

Gillin

Definisi konflik sosial menurut Gillin adalah suatu proses sosial yang terjadi karena di dasari latar belakang perbedaan-perbedaan di dalam kehidupan masyarakat. Perbedaan tersebut bisa dengan perbedaan budaya, ras, etnis, dan lain sebaginya.

Robert M.Z Lawang

Menurut teori sosiologi dan tokohnya, yaitu Robert M.Z Lawang menjelaskan bahwa konflik sosial adalah jalan perjuangan yang dilakukan oleh sekumpulan orang-orang di dalam mempejuangan hak serta mempejuangkan tingkatan nilai, status sosial, kekuasaan, dan lain sebaginya.

Dari penjelasan mengenai pengertian konflik sosial menurut para ahli di atas, dapatlah disimpulkan bahwa konflik sosial adalah dinamikan kepenudukan yang terjadi dengan latar belakang perbedaan pandangan diantara satu masyarakat denga masyarakat lain. Hingga menimbulkan kecemburuan dan mengacaukan keteraturan sosial. Baca Juga4 “Keteraturan Sosial” Pengertian dan Bentuknya

Faktor Konflik Sosial

Faktor yang menjadi Penyebab terjadinya konflik sosial di dalam masyarakat, antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Perbedaan keyakinan dan pendirian seseorang, perbedaan ini lebih sering terjadi dan dialami oleh masyarakat yang heterogen. Misalnya saja adalah Indonesia, dari Sabang sampai Meroke banyak memiliki perbedaan dan pendiriannya.
  2. Perbedaan kebudayaan antarkelompok masyarakat, perbedaan mengenai kebudayaan antarkelompok menjadi salah satu timbulnya konflik sosial dalam masyarakat. Lantaran keinginannya untk bisa diakui setara atau lebih dengan kelompok dan kebudayaan lainnya.
  3. Perbedaan kepentingan antarindividu atau kelompok.
  4. Kesenjangan sosial yaitu perbedaan yang sangat menonjol pada kemampuan meraih tingkat kesejahteraan.
  5. Perubahan sosial. Masyarakat yang tidak siap menerima perubahan sosial dapat mengalami konflik sosial. Bahkan dalam penjelasan ahli, salah satunya Ralf Dahrendolf di dalam teorinya menyebutkan bahwa perubahan sosial dalam masyarakat bisa timbul dari adanya konflik-konflik sosial.

Artikel Terkait;

  1. Pengertian Kelompok Sosial, Ciri, Bentuk/Macam, dan Syaratnya
  2. Pengertian Mobilitas Sosial, Bentuk, Faktor, Saluran, dan Dampaknya
  3. Pengertian Sosialisasi, Proses, Tujuan, Bentuk, dan Media Sosialisasi

Dampak Konflik Sosial

Akibat terjadinya konflik sosial dalam suatu masyarakat, pada dasarnya dapat memunculkan dampak positif dan dampak negatif berikut. Dampak-dampak ini akan diperoleh setelah konflik sosial selesai atau telah dilakukan oleh suatu masyarakat.

Dampak Positif Konflik Sosial

Dampak postif dari timbulnya konflik sosial masyarakat, antara lain adalah sebagai berikut;

  • Memunculkan norma baru.
  • Meningkatkan solidaritas kelompok.
  • Meningkatkan kekuatan pribadi untuk menghadapi berbagai situasi konflik.
  • Mendorong kesadaran kelompok yang berkonflik untuk melakukan kompromi.

Dampak Negatif Konflik Sosial

Dampak negatif akan adanya konflik sosial dalam masyarakat, diantaranya adalah sebagai berikut;

  • Menimbulkan perpecahan.
  • Melumpuhkan roda perekonomian
  • Meningkatkan keresahan masyarakat.
  • Menyebabkan kerusakan sarana dan prasarana umum.
  • Menghancurkan harta benda dan menyebabkan jatuhnya korban jiwa.
  • Merusak struktur sosial dalam masyarakat.

Dampak postif dan negatif konflik sosial yang terjadi dalam masyarakat jika dianalisa lebih dalam, maka sebenarnya lebih banyak dampak negatif. Alasan ini diungkpakan karena dampak negatif dalam suatu konflik sosial akan merusak secara langsung keteraturan-keteraturan sosial yang selama ini dilakukan oleh masyarakat.

Bentuk Konflik Sosial

Bentuk konflik sosial dalam masyarakat, antara lain adalah sebagai berikut;

Konflik Agama

Agama menjadi sangat riskan dibicaran dalam forum-forum umum, apalagi dibicarakan dalam ranah perdebatan. Dengan landasan agama banyak sekali yang mengalami perpecahan dan mengalami konflik sosial dalam masyarakat. Penyelesainnya yang bisa dilakukan untuk konflik sosial jenis ini adalah di lembaga agama.

Konflik Rasial

Bentuk konflik yang kedia adalah konflik rasial, yang disebabkan karena adanya perbedaan kebudayaan, ras, etnis, dan lainnya sebagianya. Penyebab adanya konflik rasial ini biasanya adalah adanya sikap primodialisme yang terlalu tinggi hingga menimbulkan kecemburuan sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Konflik Antar Negara (Internasional)

Konflik antar negara satu dengan negara lainnya, adalah salah satu bentuk konflik sosial yang membahayakan, dengan adanya konflik antar negara ini menimbulkan banyaknya jumlah korban yang berjatuhan. Contoh dalam konflik sosial antar negara misalnya saja adalah Negara Palestina dan Israel.

Konflik Partai Politik

Perebutan kekuasaan menyebabkan adanya konflik sosial, perebutan kekuasaan di Negara Demokrasi seperti Indonesia menimbukan adanya konflik yang dilakukan oleh Parati Politik, penyelesaikan konflik sosial antar parati politik biasanya dilakukan di Lembaga Politik

Proses Sosial dalam Penyelesaian Konflik

Konflik hendaknya segera diselesaikan agar kehidupan masyarakat kembali teratur. Dengan demikian, disintegrasi sosial dapat dicegah. Proses penyelesajan konflik disebut akomodasi. Akomodasi dapat dilakukan melalui berbagai metode penyelesaian konflik.

Baca juga; 20 “Akomodasi Dalam Sosiologi” Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Salah satu metode atau cara yang digunakan dalam penyelesaian konflik tanpa peperangan atau kekerasan adalah dengan cara majority rule. Cara ini dilakukan dengan melalui voting antar pihak-pihak yang terkait untuk bila menentukan lankah penyelesaian yang akan diambil. Selengkapnya baca14 Upaya Penyelesaian Konflik dalam Masyarakat dan Contohnya

Contoh Konflik Sosial Dalam Masyarakat

Contoh konflik sosial yan terjadi dalam masyarakat, khususnya masyarakat Internasional yang baru-baru ini adalah pengakuan sepihak bahwa Yaruselem adalah Ibukota Israel oleh Amerika Serikat. Pengakuan ini banyak menimbulkan kecaman dari dalam negari ataupun dari Luar Negari, khusus negara-negara Muslim di Dunia.

Dengan adanya Konflik Sosial ini, tentusaja jika tidak diselesaikan akan menimbulkan adanya Perang Dunia Ke-3, oleh karena itulah sebagai organisasi dunia PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) memberikan upaya penyelesainnya dengan melakukan majority rule yang menghadirkan Negara-Negara Angota PBB, pada akhirnya dalam majority rule pihak Amerika Serikat kalah karena mayoritas negara di dunia tidak mengakui Bahwa Yaruselm adalah Ibukota Israel.

Demikinalah tulisan mengenai pengertian konflik sosial, faktor, dampak, bentuk, dan proses penyelesainnya. Semoga dengan adanya pembahasan ini bisa memberikan wawasan dan juga memberikan pemahaman yang mendalam, bagi segeap pembaca yang sedang mencari referensi “Materi Konflik Sosial”. Trimakasih

5 (100%) 7 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *