Pengertian Interaksi Sosial, Ciri, Syarat, Faktor, dan Bentuknya Lengkap

Diposting pada

Pengertian Interaksi Sosial

DosenSosiologi.Com– Interaksi sosial menjadi salah satu aepk penting dalam pembahasan ilmu dosiologi. Bahkan interaksi sosial secara terendiri menjadi bagian dalam fungsi dan manfaat sosiologi. Oleh karena itulah di dalam tulisan ini akan memberikan uraian mengenai  pengertian, syarat, ciri, faktor, dan bentuk interaksi sosial.

Interaksi Sosial

Proses kehidupan manusia takan terlepas dari interaksi sosial, baik perorangan ataupun kelompok. Hal ini lantaran manusia sebagai mahkluk sosial yang tidak bisa hidup secara terpisah dari manusia lainnya. Oleh karenanya interaksi sosial adalah kebutuhan hidup. Lalu apa interaksi sosial, syarat, ciri, syarat, faktor, dan bentuknya?. Berikut inilah penjelasannya.

Pengertian Interaksi Sosial

Interaksi Sosial adalah hubungan yang berlangsung secara dinamis baik yang terjadi antarindividu individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok. Proses terbentuknya interaksi sosial berjalan secara langsung, meskipun begitu dalam kejadian yang dialami sosiologi menitikbertakan pada penerapan tentang nilai dan norma yang terjadi di dalamnya.

Pengertian Interaksi Sosial Menurut Para Ahli

Definisi para ahli mengenai interaksi sosial, antara lain dikemukakan oleh;

William F. Oghburn dan Mayer F. Nimkoff

Definisi interaksi sosial adalah subjek kajian dalam ilmu sosiologi yang menggunakan penelitian sosial yang menghasilkan sususnan dalam organisasi sosial.

Max  Weber

Definisi interaksi sosial menurut salah satu teori dan tokoh sosiologi ini ialah tindakan yang dilakukan oleh seseorang sehingga dapat berpengaruh pada orang lain yang ada di lingkuangan dimana individu tersebut tinggal.

Dari pengertian interaksi sosial menurut para ahli diatas, dapatlah disimpulkan bahwa secara umum interaksi sosial adalah proses dinamis yang dilakukakun oleh manusia di dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, yang dianggap sebagai sikap yang saling mempengaruhi satu sama lain.

 

Syarat Interaksi Sosial

Syarat-syarat yang harus ada dalam proses terjadinya interaksi sosial dalam masyarakat secara jelas ada  bentuknya, diantarnya adalah kontak sosial (social contact) dan komunikasi (comunication). Syarat ini penjelasannya adalah sebagai berikut.

Syarat Interaksi Sosial dalam Masyarakat

Penjelasan antara kontak sosial (social contact) dan komunikasi (comunication), adalah;

Kontak Sosial

Kontak sosial dalam Bahasa Inggris social contact bermakna ketika dua individu atau kelompok seliang berhubungan, baik secara langsung (primer) atapun secara tidak langsung (sekunder). Terjadinya social contact tidak hanya berlangsung dari tindakan seseorang. Akan tetapi juga berdasarkan tanggapan (respons) seseorang atas tindakan tersebut. Selengkapnya, baca; Pengertian Kontak Sosial Dan Contohnya

Contonya terjadinya kontak sosial dalam masyarakat misalnya saja ketika ada seseorang mengajak berjabat tangan, maka respons yang umumnya dilakukan dan akan datang dari pihak lain yaitu menyodorkan tentang untuk berjabat tangan.

Komunikasi

Komunikasi dalam interaksi sosial diartikan sebagai proses pengiriman pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang disampaikan dapat dipahami oleh penerima pesan. Aspek penting yang tidak boleh dilupakan dalam komunikasi ini adalah respons seseorang terhap pesan  atau berita yang diterima.

Beberapa komponen dalam komunikasi yaitu sumber informasi atau  pengiriam pesan (komunikator), pesan yang disampaikan (stimulus), saluran atau media, penerima pesan (komunikan), dan respons atau tanggapan dan penerima pesan. Selengkapnya, baca; Pengertian Sosiologi Komunikasi, Ruang Lingkup, dan Contohnya

Ciri dan Sifat Interaksi Sosial

Ciri-ciri interaksi sosial yang terjadi dalam masyarakat menurut para ahli, salah satunya dikemukakan oleh Chareles P. Loomis (Ahli Sosiologi dan Amerika Serikat) adalah sebagai berikut;

Ciri Interaksi Sosial Menurut Para Ahli

  1. Terdapat tujuan yang akan dicapai.
  2. Jumlah pelaku dua orang atau lebih.
  3. Terdapat komunikasi menggunakan simbol-simbol atau lambang.
  4. Terdapat dimensi waktu meliputi masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Selain ciri diatas, dalam kaitannya dengan interkasi sosial dalam masyarakat juga memiliki beberapa sifat yang melakat dalam interaksi sosial.

Sifat-Sifat Interaksi Sosial

Sifat dalam interaksi sosial adalah sebagai berikut;

  1. Berulang, artinya interaksi sosial terjadi secara berulang-ulang.
  2. Teratur, artinya interaksi terjadi dengan pola sama dan konsisten.
  3. Disengaja, artinya interaksi terjadi karena sengaja atau direncanakan.
  4. Aksidental atau tidak direncanakan, artinya interaksi terjadi secara spontan.
  5. Resiprokal, artinya interaksi mengandung makna timbal balik dengan pelaku dua orang atau Iebih. Dengan kata lain, interaksi tidak dapat terjadi pada satu orang.

Faktor-Faktor Interaksi Sosial

lnteraksi sosial dalam masyarakat dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berasal dari dalam dan ari luar masyarakat. Penjelasan mengenai faktor-faktor yang dapat mempengaruhi interaksi sosial antara lain adalah sebagai berikut;

Imitasi

Imitasi merupakan proses meniru sikap, tindakan, tingkah laku, atau penampilan fisik orang lain di lingkungan sekitarnya secara berlebihan. Imitasi ini menjadi proses yang sangat panjang dijelaskan lebih lanjut, akan tetapi yang pasti imitasi yang dilakukan seseorang akan lebih mudah dilakukan daripada melakukan tindakan lainnya yang ada dalam proses interaksi sosial. Selengkapnya, baca; Pengertian Imitasi dan Contohnya

Sugesti

Sugesti merupakan proses menerima sikap, pandangan, dan pendapat orang lain tanpa dipikir ulang. Kondisi tersebut dapat terjadi karena pandangan atau pendapat berasal dan orang yang berwibawa, memiliki kekuasaan, dan diakui oleh masyarakat. Selengkapnya, baca; Pengertian Sugesti, Jenis, dan Contohnya

Simpati

Simpati merupakan suatu proses ketika seseorang merasa tertarik kepada pihak lain yang berkaitan perilaku atau penampilannya. Biasanya simpati dilakukan tindakan setelah seseorang melihat keadaan yang berbeda dari prilaku sebelumnya, seperti terkena bencana alam, meninggal anggota keluarganya, atau yang lainnya. Selengkapnya, baca; Pengertian Simpati dan Contohnya

Identifikasi

Definisi identifikasi adalah suatu prilaku mengenai kecenderungan yang berasal dari diri seseorang agar menjadi sama (identik) dengan pihak yang berbeda. Proses identifikasi ini dalam sosiologi akan bersifat lebih dalam daripada proses ientarsi sosial imitasi. Alasannya karena proses identifikasi sendiri tidak hanya perilaku dan penampilan luar yang saja yang ditiru. Akan tetapi mengenai kepribadian, sifat-sifatnya juga ditiru, dalam upaya bertindak dalam kehidupan sehari-hari yang dialaminya. Selengkapnya, baca; Pengertian Identifikasi dan Contohnya

Empati

Empati merupakan kemampuan merasakan keadaan orang lain dan ikut merasakan situasi yang dialami atau dirasakan orang lain. Prisitiwa ini menjadi salah satu fenoman sosial yang seringkali dirasikan setiap manusia atau mahluk hidup yang ada di dunia.

Motivasi

Motivasi merupakan dorongan dan dalam diri seseorang untuk melakukan tindakan yang sama dengan tindakan individu atau masyarakat lainnya. Dorongan ini bisa di dasarkan pada keberhasilan seseorang tersebut ataupun di dorong dengan adanya kepercayaan pada pihak lainnya.

Bentuk Interaksi Sosial

Secara  jenis-Jenisnya atau bentuknya, yang ada dalam interaksi Sosial dalam kehidupan bermasyarakat akan semakin heterogen suatu masyarakat, intensitas interaksi sosial semakin tinggi. Dalam kegiatan sehari-hari interaksi sosial menunjukkan adanya hubungan timbal balik antara individu dan individu, individu dan kelompok, serta kelompok dan kelompok.

Bentuk/Jenis Interaksi Sosial

Bentuk daripada interaksi sosial, antara lain adalah sebagai berikut;

Interaksi antara Individu dan Individu

Interaksi antara individu dan individu berarti individu menyampaikan informasi kepada individu lain. Dengan demikian, subjek dan objek interaksi sosial adalah individu. Contoh nyata dalam bentuk interaksi sosial ini misalnya adalah mengobrol dengan teman sebaya, tetangga, secara face to face.

Interaksi antara Individu dan Kelompok

lnteraksi antara individu dan kelompok berarti individu berperan sebagai subjek atau  komunikator dan kelompok berperan sebagai objek  atau komunikan.

Interaksi antara Kelompok dan Individu

lnteraksi antara kelompok dan individu berarti kelompok berperan sebagai subjek dan individu berperan sebagai objek.

Interaksi antara Kelompok dan Kelompok

Interaksi antara kelompok dan kelompok berarti kelompok berpe ran sebagai subjek dan kelompok lain berperan sebagai objek.

Contoh Interaksi Sosial

Contoh mengenai interaksi sosial dalam kehidupan sehari-hari misalnya saja tentang adanya media sosial yang pada saat ini berkembang begitu cepat dalam masyarakat. Dalam media sosial secara tidak langsung kita sudah melakukan interaksi sosial dengan mengirim pesan  atau saling berkomentar dalam branda media sosial seseorang.

Kajian mengenai hal ini bisa dikatakan sebagai contoh interaksi sosial yang biasanya kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai subjek sekaligus sebagai objek yang bisa menangapi dan menilai kepribadian dari proses interaksi sosial.

Demikianlah penjelasan dan tulisan mengenai pengertian interaksi sosial, ciri, syarat, faktor, dan bentuknya. Semoga dengan adanya refrensi ini bisa memberikan wawasan dan juga memberikan pengetahuan bagi setiap pembaca yang sedang mencari “Materi Interaksi Sosial”. Trimakasih.

5 (100%) 1 vote

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *