Masalah Ekonomi Modern dan Klasik

Diposting pada

Masalah Ekonomi Modern, Masalah Ekonomi Klasik

DosenSosiologi.Com– Perkembangan perekonomian yang ada di suatu negara tak aka terlepas pada pada masalah pokok ekonomi dan klasik. Permasalahan ini muncul karena kebutuhan akan barang/jasa di dalam msayarakat jumlahnya terbatas sedangkan keinginan untuk mendapatkannya tidak terbatas. Oleh karena itulah artikel ini akan memberikan penjelasan mengenai masalah ekonomi modern dan klasik yang dihadapi negara.

Masalah Ekonomi

Menurut hukum serta teori yang berlaku, permasalah ekonomi di alami masyarakat terbentuk karena adanya kebutuhkan yang semakin kompleks hingga banyak menimbulkan atau menyebabkan ketergantungan sosial semakin tinggi. Dampak yang dihasilkan dari proses ini ialah timbulnya dampak negatif perubahan sosial yang mengarah pada fenomena sosial yang buruk. Selengkapnya, baca; Pengertian Fenomena Sosial dan Contohnya di Masyarakat

Jenis-Jenis Masalah Ekonomi

  1. Masalah Ekonomi Modern
  2. Masalah Ekonomi Klasik

Penjelasan mengenai bentuk permasalahan tersebut, antara lain adalah sebagai berikut;

Masalah Ekonomi Modern

Memecahkan permasalah tersebut, akhir-akhir ini memunculkan banyak berkembangan teori ekonomi modern yang telah dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk menerapkan teori ekonomi modern, manusia dihadapkan pada masalah pokok ekonomi modern yang diperinci dengan pertanyaan berikut.

1. Barang Apa(What) yang akan Diproduksi?

Pertanyaan what dalam masalah ekonomi modern berkaitan dengan jenis dan jumlah barang yang akan diproduksi oleh produsen atau perusahaan. Penentuan jenis dan jumlah barang diesuaikan dengan fakta sosial mengenai kebutuhan masyarakat. Selengkapnya, baca; Pengertian Masyarakat, Unsur, Syarat, dan Bentuknya

Jenis barang dan jumlah barang apa yang akan diproduksi? Pertanyaan itulah yang harus dipecahkan produsen atau perusahaan sebelum memproduksi suatu barang. Hingga akhirnya keadaan ini mendorong munculnya masalah ekonomi modern yang pertama.

2. Bagaimana (How) Barang Diproduksi?

Pertanyaan how dalam masalah ekonomi  modern selalu berkaitan dengan teknik produksi yang akan diterapkan produsen dalam proses produksi. Tujuan diharapkan dalam masalah ekonomi ini untuk menghasilkan kualitas dan kuantitas barang yang akan diproduksi secara efisien.

Apakah produsen menerapkan teknik produksi padat karya atau padat modal? Penentuan teknik produksi ini juga harus selalu berusaha untuk dipecahkan produsen sebelum proses produksi dilakukan oleh perusahaan atau oleh industri dalam masyarakat.

3. Untuk Siapa (For Whom) Barang Diproduksi?

Masalah ekonomi for whom dalam sistem ekonomi modern selalu timbul setelah produsen menentukan jenis barang, jumlah barang, dan teknik produksi yang akan digunakan dalam proses produksi. Untuk menentukan segmen pasar yang ada dalam kehidupan masyarakat, produsen dapat memerinci dengan pertanyaan for whom.

Pertanyaan ini juga dalam masalah ekonomi modern berkaitan dengan upaya produsen dalam mewujudkan keadilan dan pemerataan distribusi barang yang di dapatkan oleh masyarakat di suatu tempat atau wilayah-wilayah, baik di wilayah yang maju seperti perkotaan atau wilayah terpencil yang ada di pedesaan.

Contoh Masalah Ekonomi Modern

Contoh nyata dalam bentuk masalah ekonomi modern yang dialami oleh masyarakat, misalnya saja ada di dalam karakteristik negara berkembang. Masyarakat bernama Pak Smsuri seorang perajin hasil olahan pengelolaan kulit sapi. Pak Samsuri selalu berinovasi mengenai cara mengolah kulit sapi. Dengan inovasi, yang dilakukan oleh Pak Samsuri mampu memproduksi hasih olahan kulit sapi Iebih banyak dan efisien. Seluruh kegiatan yang dilakukan
oleh Pak Samsuri ini secara langsung telah memecahkan masalah ekonomi modern berupa “bagaimana barang diproduksi?”.

Artinya penemuan inovasi cara mengolah kulit sapi berkaitan dengan teknik produksi. Dalam teori ekonomi modern, teknik produksi termasuk permasalahan yang diperinci dengan pertanyaan how, yaitu bagaimana barang diproduksi. Dengan teknik produksi yang tepat, proses produksi dapat berlangsung efisien. Penentuan teknik produksi harus mempertimbangkan biaya produksi yang dikeluarkan dan tingkat keuntungan yang ingin diperoleh produsen.

Masalah Ekonomi Klasik

Sebelum pokok masalah ekonomi modern muncul, banyak dikemukakan pendapatkan para ahli bahwa kondisi ini disebabkan dengan adanya kenyataan yang terjadi pada tahun 1870, yang muncul teori ekonomi kiasik dengan di pelopori oleh Adam Smith. Kaum ekonom kiasik menyatakan bahwa masalah ekonomi terdiri atas berbagai bentuk, antara lain adalah sebagai berikut;

Proses produksi

Proses distribusi menjadi salah satu hal utama dalam masalah ekonomi klasik, proses ini berkaitan dengan pembuatan barang atau jasa yang diperlukan oleh masyarakat setempat. Dalam kajian ekonomi yang dilakukan banyak produksi dilakukan oleh orang pertama atau sumber utama yang mengelola barang mentah menjadi barang siap jadi.

Keadaan dalam masalah ekonomi klasik yang berkaiatan dengan produksi ini seperti pada jumlah barang yang tersedia dan kebutuhan masyarakat. Penyesuaian terhadap kedua hal ii seringkali di tinggalkan padahal keduanya sama-sama penting sebagai upaya dalam penyelesaian dalam masalah ekonomi klasik.

Distribusi

Pokok maslah ekonomi klasik yang kedua berkaiatan dengan penyaluran barang atau jasa, dari prudusen kepada masyarakat. Masyarakat sebagai konsemen berarati pemakai barang dan jasa tersebut melalui penditribusian yang baik. Dalam kajiannya perekonomian masyarakat juga sebagai penentu harga yang ditimbulkan dalam masalah ekonomi kalasik.

Realisasinya apabila barang atau jasa terjadi kelangkaan serta semakin dibutuhkan masyarakat maka harga akan semakin tinggi, kondisi ini juga seringkali dilakukan oleh para distribusi barang dalam mengontrol serta mengatur kebijakan agar mendapatkan untung dari keiatan yang dilakukannya.

Konsumsi

Pokok masalah ekonomi klasik yang terkhir, berkaiatan dengan konsumsi. Konsumsi berarati proses akhir dari kegiatan ekonomi untuk barang atau jasa, meskipun tidak identik konsumsi dilakukan masyarakat, akan tetapi sekali lagi masyarakat memiliki peran penting dalam proses ini.

Oleh karena itulah banyak yang memberikan pendapat apa yang dilakukan konsumsi menjadi tolak ukur dalam jumlah barang atau jasa yang di produksi. Permasalahan pokok ini terjadi ketika perusahaan tidak memahami apa seberapa banyak jumlah yang akan di produksi pada fase seterusnya, tanpa melihat perolehan konsumsi yang berhasil dilakukan oleh masyarakat.

Artikel Terkait;

  1. Pengertian Globalisasi Ekonomi, Dampak, dan Contohnya
  2. Pengertian Lembaga Ekonomi, Kegiatan, Fungsi, dan Contohnya
  3. Pengertian Sosiologi Ekonomi, Ruang Lingkup, Tokoh, dan Teorinya

Dari penjelasan mengenai masalah ekonomi modern dan klasik di atas, daat dikatkan bahwa proses penyelesaikan perekonomian dalam memenuhi barang/jasa memerlukan kajian yang matang serta tepat dalam pelaksanaannya sehingga apa yang dihasilkan akan mampu membuat paradigma fakta sosial kehidupan masyarakat bisa berubah.

Demikianlah penjelasan dan pembahasan mengenai masalah ekonomi modern dan klasik yang dihadapi negara. Semoga dengan adanya penjelasan ini bisa memberikan wawasan dan juga memberikan pengetahuan bagi segenap pembaca yang sedang membutuhkan referensi mengenai “masalah ekonomi”. Trimakasih,

Berikan Rating

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *