Manfaat Modal Sosial dan Contohnya bagi Masyarakat

Diposting pada

Contoh Modal Sosial

Modal sosial merupakan peristilahan yang secara tirmonologi berasal dari bahasa Inggris yakni “social capital”. Kajian terkait modal sosial ini menjadi bahasan dalam objek kajian sosiologi lantaran berhubungan langsung dengan masyarakat. Untuk penggunaannya sendiri modal sosial bisa di implementasikan pada pemberdayaan komunitas, perekonomian, dan lain sebagainya.

Modal Sosial

Modal sosial adalah jaringan atas nilai sosial yang terbentuk dari proses interaksi antar individu/kelompok sehingga dapat memfasilitasinya dalam mencapai visi dan misi secara bersama-sama sehingga dinilai lebih efektif serta efisien.

Definisi diatas, sejatinya tidak akan keluar daripada pendapat para ahli yang mengemukakan terkait dengan modal sosial. Antara lain;

  1. Fukuyama (1993), Menurutnya pengertian modal sosial adalah seperangkat nilai yang terbentuk atas norma-norma yang dianut oleh masyarakat dalam kelompok sehingga memungkinkan akan terjadinya proses kerjasama di yang menguntungkan antar kelompok/individu
  2. Bordiaue (dalam Winter 2000), Modal sosial adalah serangkaian sumber daya yang dimiliki setiap keanggotaan secara indvidu dalam suatu kelompok untuk kepentingan bersama-sama sehingga mudah dalam mencapai tujuan yang diinginkan.

Manfaat Modal Sosial

Atas terbentuknya modal sosial dalam suatu lingkungan masyarakat maka sejatinya memberikan beberapa manfaat, antara lain adalah sebagai berikut;

Menunjang Keberhasilan Masyarakat

Manfaat adanya modal sosial dalam suatu contoh kelompok sosial di masyarakat sejatinya akan mempermudah untuk proses memonitoring akan adanya program, kegiatan, dan kebijakan pemerintah yang dilakukan sebagai upaya terus menyesukan dengan tujuan yang akan dicapai.

Meningkatkan Partisipasi dalam Masyarakat

Modal sosial yang terbentuk dalam suatu lingkungan sosial di masyarakat sejatinya dapat meningkatkan berbagai kegiatan atau kebijakan yang dilakukan secara bersama dalam masyarakat. Hal ini lantaran dengan adanya modal sosial itulah masyarakat sadar bawa setiap orang memiliki kewajiban untuk mensukseskan program-program yang dijalankan.

Mencipatakan Perubahan

Manfaat lainnya adanya modal sosial dalam masyarakat sejatinya dapat membantu mempermudah penyebaran (difusi) akan inovasi, informasi, jaringan di masyarakat. Hal ini tidak terlepas daripada kemampuan masyarakat itu sendiri yang bergerak secara dinamis bukan statis.

Menciptakan Keberhasilan di Masyarakat

Fungsi modal sosial lainnya yang ada dalam masyarakat ialah mencipatakan keberhasilan dimana tingkat keberhasilan dalam sistem sosial ini terbentuk lantaran modal sosial mampu mengurangi ketidaksempurnaan informasi yang diterima masyarakat, sehingga sesame masyarakat akan mudah melakukan kelengkapakan yang semua itu bisa menunjang kebrehasilan.

Membentuk Keakraban

Modal sosial dalam suatu masyarakat sejatinya akan bisa meningkatkan keakraban dan kebersamaan antar anggota dalam suatu masyarakat. Hal ini tidak terlepas daripada modal sosial itu sendiri yang terbentuk karena adanya sebab kemampuan masyarakat untuk menggalinya.

Pada tataran kehidupan banyak sekali contoh status sosial yang menyebabkan kesenjangan berlebihan dalam lingkungan masyarakat, keluarga, serta sekolah. Dengan modal sosial inilah sejatinya jikalau mampu diperkuat akan mendorong tercipatanya keakraban lantaran memiliki persamaan visi/misi.

Meningkatan Kemandirian

Fungsi lainnya dalam modal sosial ialah mencipatakan kemandirian untuk kehidupan bermasyarakat. Proses terbentuknya tingkat kemandirian ini sendiri akan kestabilan keluarga dan kemandirian masyarakat sehingga disini modal sosial memiliki peranan untuk proses pemberdayaan masyarakat.

Meningkatkan Taraf Hidup

Manfaat lainnya dari adadanya modal sosial ialah mampu meningkatkan taraf ekonomi dalam kehidupan masyarakat. Proses peningkatan ini sendiri terbentuk lantaran adanya tahapan untuk menggali potensi dengan modal sosial yang dimiliki.

Tiga Tataran dalam Impelemntasi Modal Sosial

Terbentuknya manfaat yang diciptakan dalam modal sosial diatas sejatinya dapat terbentuk lantaran adanya tinga tingkatan yang membedakan antara satu dengan lainnya. Tiga implementasi terkait dengan modal sosial diatas, antara lain sebagai berikut;

Makro (Luas)

Tataran impelemntasi dalam modal sosial untuk tingkat makro atau luas ialah penggunaan modal sosial dalam suatu Negara yang bisa diwujudkan untuk institusi pemerintah, penyebaran ideologi, aturan hukum, kebebasan yang dimiliki dalam sipil, dan politik.

Meso (Sedang)

Implementasi kodal sosial dalam tingkatan sedang terbentuk memlalui modal sosial yang bisa diimplementasi dalam tingkatkatan masyarakat. Proses ini sendiri seringkali mudah ditemukan lantaran dalam bahasannya modal sosial memiliki manfaat yang lebub banyak untuk tingkatan sedang.

Mikro (Kecil)

Dalam modal sosial selanjutnya tingkat implementasinya terbentuk dalam mikro atau kecil, tingkatan ini sama halnya dengan proses implementasi yang dilakukan secara individu atau keluarga. Sehingga melalui penggalian yang ada itulah setiap indvidu dapat berkembang sesuai denga moda sosial yang diliki.

Contoh Modal Sosial

Untuk memperjelas akan manfaat dan impelemntasi modal sosial dalam suatu kajian sosiologi berikut ini contoh nyatanya. Antara lain’

Penyebaran Ideologi

Modal sosial yang dicontaohkan dalam tataran yang lebih luas adalah terbentuknya modal sosial untuk penyebaran ideologi, sebagimana diketahui bahwa dalam ideologi ada dua pembagaian yang cukup besar yakni ideologi komunisme dan kapitalisme. Penyebaran akan ideology diatas diakui atau tidak ada perana modal sosial.

Dimana untuk komunisme sampai saat ini diimpelemntasikan dalam Negara-negara seperti Rusia, Vietnam, Korea Utara, dan Cina. Dalam hal ini tentusaja untuk menyebarkan ideologi kuminisme berbagai Negara melihat modal sosial yang dimiliki misalnya dalam melihat kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakatnya.

Pemberdayaan Masyarakat

Untuk contoh penggunaan modal sosial dalam kehiduan masyarakat untuk tingkatan meso/sedang dapat dilihat dari terbentuknya “Kampung Inggris Pare”. Melihat kampong inggris yang ada di pare adalah salah satu contoh pemberdayaan masyarakat yang dinilai berhasil lantaran memanfaatkan modal sosial yang dimilikinya.

Keturunan Soekarno

Sedangkan contoh pemanfaatkan modal sosial dalam tataran yang mikro/kecil disini dapat dilihat dari hadirnya keluarga Presiden Soekarno yang mampu melanjutkan estafet kepemimpinan Negara berdasarkan pada nilai-nilai yang pegang tehug dalam keluarga, kita dapat melihat peropolitikan di Indonesia sampai saat ini tidak terlepas daripada perenan keturnan Seokarno yakni seperti Megawati dan Puan Maharani.

Mereka memanfaatkan modal sosial yang ada dalam masyarakat, melalui tagline seperti #OjoPendotOyot dalam bahasa Jawa memberikan reprentasi kepada masyarakat bahkan perjuangan Negara harus menghagai pahawalan salah satunya ialah Presiden Soekarno yang menjadi pimpinan Negara #1 di Indonesia.

Itulah tadi penjelasan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan manfaat modal sosial dalam masyarakat, jenis, dan contohnya. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Sumber Tulisan

Pembangunan & Perubahan Sosial “Modal Sosial (Social Capital)”. Diakses https://ocw.upj.ac.id/files/Slide-PSI-311-Materi-Modal-Sosial.pdf (18 November 2019, Pukul 10; 21 Wib)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *