32 Macam Sistem Ekonomi di Indonesia dan Negara Lain dan Cirinya Lengkap

Diposting pada

Sistem Ekonomi

Adanya upaya dalam pemenuhan kebutuhan manusia yang beragam memunculkan sistem ekonomi yang berbeda dari satu negara ke negara yang lainnya. Sistem ekonomi ini sejatinya berfungsi untuk  memberikan solusi atas peramasalah ekonomi di dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itulah dalam artikel ini akan memberikan penjelasan mengenai macam sistem ekonomi di indonesia dan negara lain.

Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi adalah cara yang dilakukan oleh suatu negara dalam mengatur dan menjalankan kegiatan perekonomiannya dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup (hajat) orang banyak. Sistem ekonomi seringkali dijadikan sebagai pedoman bagi negara dan masyarakat juga bagi masyarakat setempat.

Pengertian Macam Sistem Ekonomi

Pengertian sistem ekonomi ini seringkali dilakukan kajian, oleh para ahli. Antara lain adalah sebagai berikut;

Adam Smith (1723-1790)

Tokoh ekonomi yang sering mendapat julukan sebagai Bapak Ekonomi Klasik ini memberikan penjelasan bahwa definisi sistem ekonomi adalah kajian perekonomian yang dilakukan oleh manusia di dalam memenuhi kebutuhan hidup masyarakat, cara yang bisa dilakuakn bisa melalui kerjasama atau bentuk akomodasi lainnya.

Dumairy (1996)

Menurutnya, pengertian sistem ekonomi adalah sistem pengetahuan yang memberikan regulasi dalam mengelola hubungan sosial-ekonomi masyarakat dengan seperagkat lembaga ekonomi dalam masyarakat. Aturan ini dilakukan untuk mentatasi dampak negatif dari masalah ekonomi modern dan klasik.

Tom Gunadi (1985)

Menurtnya, pengertian sistem perekonomian adalah regulasi keteraturan sosial-ekonomi dalam masyarakat yang dbentuk untuk memberikan stimulus kesejahteraan bersama, dalam sistem ini diupayakan mampu menampung aspirasi semua pihak dalam upaya mewujudkan tercukupnya kebutuhan-kebutuhan ekonomi.

Dari pengertian sistem ekonomi di atas, dapat disimpulkan bahwa pemberlakukan ekonomi sebagai sebuah sistem diupayakan untuk membentuk kerjasama dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu melalui sistem ekonomi masyarakat bisa secara jelas memberikan pola hubungan yang akan terjadi atau sedang terjadi.

Macam Sistem Ekonomi

Berbagai macam bentuk sistem ekonomi, di dalam masyarakat. Secara umum yang diterapkan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Sistem ekonomi tradisional
  2. Sistem ekonomi komando/terpusat
  3. Sistem ekonomi/Libral/Pasar
  4. Sistem ekonomi campuran

Penjelasan mengenai sistem ekonomi yang berlaku di Indonesia, dan negara lain. Beserta dengan ciri-ciri atau karakteristik yang melakat antara lain adalah sebagai berikut;

Sistem Ekonomi Tradisional

Sistem ekonomi tradisional hakekatnya adalah sistem ekonomi  yang menitikberatkan pada kebiasaan (tradisi) dan adat istiadat yang ada di dalam kehidupan masyarakat dalam menjalankan perekonomian. Pengertian masyarakat disini cederung pada pola pemantapan dalam kebutuhan-kebutuhan dasar.

Ciri-ciri yang ada dalam sistem ekonomi tradisional sebagai berikut;

  1. Kegiatan perekonomian bergantung pada sumber daya alam.
  2. Belum ada pembagian kerja yang jelas, antara satu masyarakat dengan masyarakat lain
  3. Kebutuhan hidup dipenuhi dengan barter, pengertian barter adalah tukar menukar barang tanpa menggunakan perantaran uang.
  4. Teknologi produksi yang dipergunakan dalam sistem ekonomi tradisional ini masih tergolong sederhana.
  5. Menganuts istem kekeluargaan, di dalam manjalankan kebutuhan ekonominya.
  6. Tidak ada persaingan yang muncul di dalam kegiatan ekonomi.
  7. Masyarakat menjunjung tinggi kebersamaan.
  8. Kegiatan ekonomi dalam sistem ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan, tidak mencari laba.

Contoh negara yang menjalankan dalam sistem ekonomi tradisional ini misalnya saja adalah negara-negara di Benua Afrika yang pada umumnya sulit di dalam menerima  bentuk perubahan sosial. Mereka mempertankan cara-cara lama dalam memenuhi kebutuhan hidupannya, dan tidak menerima cara baru yang lebih efesien.

Sistem Ekonomi Komando/Terpusat

Pengertian sistem ekonomi komando atau seringkali dikenal dengan sistem ekonomi terpusat adalah  seluruh kegiatan ekonomi dalam masyarakat yang direncanakan, diatur, dan diorganisasikan pemerintah pusat untuk dilaksanakan kemudian peraturan sosial-ekonomi dijalankan oleh seluruh warga negara.

Ciri-ciri sistem ekonomi komando/terpusat, antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Sumber daya ekonomi dikuasai secara menyeluruh oleh negara.
  2. Kegiatan ekonomi, jenis, dan pembagian sepenuhnya diatur diatur oleh pemerinta pemerintah.
  3. Hak milik pribadi tidak diakui pemerintah.
  4. Pemerintah bertanggung jawab atas kegiatan ekonomi masyarakat.
  5. Keadaan ekonomi relatif stabil, jarang terjadi akrisis.
  6. Distribusi barang dan pendapatan lebih adil dan merata.
  7. Daya kreasi dan inisiatif individu dalam masyarakat dalam sistem ekonomi ini cenderung untuk dibatasi.
  8. Pemerintah memiliki hak monopoli dalam menerapkan kebijakan perekonomian.

Contoh negara yang menjalankan sistem ekonomi terpusat atau komando ini identik dengan dengara-negara yang menganut sistem komunisme, seperti Negara Republik Rakyat China, Kore Utara, atau Negara Rusia, dalam anggpannya negara berhak mengatur segala hidup masyarakat dengan melihat bahwa semua kekayaan alam adalah miliki bersama.

$istem Ekonomi Liberal/Pasar

Pengertian sistem ekonomi pasar atau seringkali disebut dengan sistem ekonomi liberal adalah sistem perekonomian yang menitik beratkan pada kebebasan masyarakat dan kegiatan ekonomi bergantung pada mekanisme pasar yang berlaku.

Ciri-ciri yang melakat dalam sistem ekonomi liberal, antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Pemerintah sepenuhnya tidak mencampuri kegiatan ekonomi yang sedang atau akan berlaku.
  2. Kegiatan ekonomi berorientasi pada aba, atau keuntungan.
  3. Sumber produksi dikuasai oleh swasta secara menyeluruh.
  4. Masyarakatbebas berinisiatif dan berkreasi dalam kegiatan ekonomi.
  5. Persaingan usaha berlangsung ketat.
  6. Efektivitas dan efisiensi produksi yang terjadi dalam sitem ekonomi ini cenderung tinggi.
  7. Kesenjangan ekonomi dan sosial tinggi.
  8. Perekonomian yang ada dalam proses penjalanan dalam sistem ekonomi ini cenderung tidak stabil, karena semua haruga yang diberikan sesuai dengan maknisme pasar.

Contoh negara yang menjalankan sistem ekonomi liberal ini misalnya saja adalah negara yang menganut sistem kapitalis, kekuasaan swasata cukup dominan dalam penyelenggaraan perekonomian masyarakat. Kecenderungan negara yang menjalankan sistem ini biasanya identik dengan negara maju, seperti Amerika Serikat, atau Singgapura.

Sistem Ekonomi Campuran

Pengertian dan jenis sistem ekonomi campuran adalah sistem ekonomi yang memberi penggabungan tatanan sistem ekonomi komando dan sistem ekonomi pasar. Dengan cara mencampur perekonomian ini masyarakat dianggap layak untuk mendapatkan kesejahteraan yang diinginkan.

Ciri-ciri, yang dijalankan dalam sistem ekonomi campuran sebagai berikut.

  1. Tatanan ekonomi merupakan perpaduan antara sistem ekonomi pasar dan terpusat.
  2. Barang modal dan sumber daya vital dikuasai pemerintah.
  3. Campur tangan pemerintah diwujudkan melalui kebijakan ekonomi agartercipta persaingan sehat.
  4. Ada peran berimbang antara pemerintah dan swasta dalam kegiatan perekonomian.

Contoh negara yang menjalankan sistem perekonomian campuran adalah negara-negara yang berada dalam tahap pembangunan. Baik pembangunan fisik ataupun pembangunan non fisik, negara ini misalnya adalah Indonesia yang secara tidak langsung menerepakan sistem ekonomi campuran dalam penyelenggaraan kebutuhan masyarakat. Selengkapnya, baca; Pembangunan Ekonomi dan Tahap Perencanaannya

Dari penjelasan mengenai macam-macam sistem ekonomi diatas, dapat dikatakan bawasanya pada saat ini sebagian besar negara cenderung menerapkan sistem ekonomi campuran. Pada pelaksanaannya, kehidupan ekonomi dalam sistem ekonomi campuran diatur oleh sistem harga dan pemerintah dan pasar bebas.

Hal ini karena pemecahan masalah dengan mekanisme pasar tidak dapat diterima seluruhnya, khususnya dalam distribusi pendapatan dan keadilan sosial. Perlu adanya campur tangan pemerintah dengan peraturan hukum, subsidi, dan tunjangan.

Oleh karena itu, baik karakteristik negara berkembang atau negara maju, pada dasarnya memilih menggunakan sistem perekonomian jenis ini. Karena dianggap lebih mudah dijalankan dan peran antara masyarakat serta pemerintah di anggap seimbang.

Baca Juga;

  1. Kelangkaan Ekonomi; Dampak, Faktor, dan Contohnya
  2. Pengertian Lembaga Ekonomi, Kegiatan, Fungsi, dan Contoh
  3. Pengertian Globalisasi Ekonomi, Dampak, dan Contohnya

Demikianlah penjelasan dan pembahasan mengenai macam sistem ekonomi di indonesia dan negara lain dan cirinya. Semoga dengan adanya penjelaan ini bisa memberikan wawasan dan juga pengetahuan bagi segenap pembaca yang sedang mendalami materi tentang “sistem ekonomi”, terutama macam dan cirinya. Trimakasih,

Berikan Rating

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *