Pengertian Kenakalan Remaja, Jenis, Dampak, Solusi, dan Contohnya

Diposting pada

Kenakalan Remaja Adalah

Kenakalan remaja merupakan salah satu contoh fenomena sosial yang sering dijumpai di kehidupan masyarakat pada masa sekarang ini. Kenakalan remaja dapat didefinisikan sebagai suatu penyimpangan oleh anak usia remaja dalam bentuk tindakan, aktivitas, maupun perbuatan yang melanggar kaidah nilai sosial dan norma yang berlaku.

Biasanya dilakukan oleh anak-anak berusia 13 sampai dengan 18 tahun, yang dikategorikan sebagai anak usia remaja. Kenakalan remaja merupakan suatu bentuk pengabaian sosial yang mengakibatkan gejala patologis sosial di masyarakat, khususnya kaum remaja, kemudian dapat menyebabkan suatu perilaku menyimpang. Untuk mengkaji lebih dalam tentang kenakalan remaja, artikel ini akan mengulas tentang pengertian kenakalan remaja, jenis, dampak, solusi, dan contohnya.

Kenakalan Remaja

Kenakalan remaja meliputi semua tindakan maupun perilaku yang menyimpang dari norma-norma dan arti nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat, serta adanya pelanggaran status, maupun pelanggaran terhadap hukum pidana.

Kenakalan remaja merupakan konseukensi dari tantangan yang berupa perubahan-perubahan di masyarakat, meliputi perubahan fisik, biologis, psikologis dan sosial. Hal tersebut yang kemudian menuntut remaja agar mampu menghadapi dan mengatasi tantangan perubahan dengan berbagai konsekuensi psikologis, emosional, dan pola perilaku.

Dalam kajian ilmu sosiologi, kenakalan remaja dikenal dengan istilah delikuensi. Dimana istilah delikuensi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia didefinisikan sebagai tingkah laku yang menyalahi norma dan hukum yang berlaku dalam suatu masyarakat.

Kenakalan remaja (delikuensi) merupakan tindakan maupun aktivitas anak-anak usia remaja yang dilakukan dalam bentuk yang beragam, mulai dari kenakalan remaja biasa yang bersifat sekedar dilakukan secara iseng, misalnya vandalisme (mencorat-coret fasilitas umum) hingga pada bentuk tindak kejahatan, seperti aksi perkelahian antar pelajar, minum minuman keras, penyalahgunaan narkoba, perampokan, seks bebas, pemerasan, pencurian, bahkan pembunuhan.

Kenakalan remaja pada umumnya ditandai oleh dua ciri, yang pertama adanya keinginan untuk melawan dalam bentuk tindakan, misalnya aksi radikalisme. Kemudian yang kedua, adanya sikap acuh tak acuh yang biasanya disertai dengan rasa kecewa terhadap kondisi tertentu yang sedang terjadi di masyarakat.

Pengertian Kenakalan Remaja

Kenakalan remaja adalah suatu bentuk perilaku yang tidak sesuai dengan norma-norma yang hidup berlaku dalam kehidupan masyarakat. Anak- anak pelaku kenakalan remaja yang mana perilakunya dinilai menyimpang dari norma yang berlaku, dianggap sebagai anak yang cacat social, dimana kemudian masyarakat menilai cacat sosial yang terjadi tersebut sebagai sebuah kelainan, sehingga perilaku anak remaja tersebut pun disebut dengan kenakalan.

Kenakalan remaja adalah sebagai suatu perilaku maupun tindakan yang sering dilakukan oleh para remaja dalam bentuk penyimpangan. Kondisi ini menunjukkan suatu penyakit sosial di masyarakat, karena para remaja tersebut bertindak melampaui batas norma-norma hukum yang berlaku, serta merugikan lingkungan dalam sistem sosial di sekitarnya.

Kenakalan remaja adalah tindakan maupun perbuatan yang dilakukan oleh anak usia remaja, baik secara individu maupun secara bersama- sama dengan kelompok, yang sifatnya menyimpang dari ketentuan- ketentuan hukum, moral, dan sosial yang berlaku di kehidupan masyarakat sehari- hari.

Pengertian Kenakalan Remaja Menurut Para Ahli

Adapun pengertian kenakalan remaja menurut para ahli, antara lain:

Kartini Kartono

Kenakalan remaja adalah perilaku kejahatan oleh anak-anak muda, yang merupakan gejala penyakit sosial pada anak usia remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial, sehingga mereka itu melakukan tindakan yang cenderung bersifat menyimpang.

Bimo Walgito

Kenakalan Remaja adalah setiap perbuatan yang dilakukan oleh kaum remaja, maka perbuatan itu merupakan suatu tindakan kejahatan apabila perbuatan tersebut melawan hukum yang dilakukan oleh para remaja.

Jenis Kenakalan Remaja

Kenakalan remaja meliputi beberapa jenis penyimpangan, antara lain:

Kenakalan biasa

Kenakalan jenis ini merupakan kenakalan yang terbilang penyimpangan yang tidak berlebihan. Kenakalan yang wajar dilakukan pada anak usia remaja, serta tidak ada unsur kejahatan yang dilakukan. Contohnya: Membolos sekolah, berkelahi, keluyuran, pergi rumah tanpa pamit dan sebagainya.

Kenakalan yang menjurus pada pelanggaran dan kejahatan

Kenakalan jenis ini sudah masuk pada tahap adanya pelanggaran yang lebih serius, dan terkadang bahkan menjurus pada makna kejahatan. Contohnya : Seperti mengendarai sepera motor tanpa SIM, tindakan pencurian dan sebagainya.

Kenakalan khusus

Kenakalan jenis ini tidak umum dilakukan oleh kaum remaja, hanya dilakukan kalangan atau kelompok tertentu. Kenakalan ini pun juga tidak banyak dilakukan oleh kaum remaja pada umumnya. Contohnya : Hubungan seks diluar nikah, pemerkosaan, penyalahgunaan narkotika dan sebagainya.

Dampak Kenakalan Remaja

Dampak kenakalan remaja dapat digolongkan ke dalam beberapa aspek sebagai berikut:

Dampak kenakalan remaja di dalam keluarga

Dampak kenakalan remaja yang terjadi di dalam keluarga antara lain:

  1. Beban materiil maupun beban moril yang harus ditanggung orang tua, Kenakalan remaja berdampak pada orangtua yang harus menanggung beban materiil dan moriil. Beban materiil berupa biaya akibat kenakalan yang telah dilakukan anak. Kemudian beban moriil berupa beban moral maupun sosial.
  2. Pengucilan sosial oleh masyarakat setempat, Akibat kenakalan remaja, orang tua nya menanggung beban berupa pengucilan social oleh masyarakat setempat berupa pandangan maupun stigma negative, serta perilaku yang cenderung mengucilkan.
  3. Melunturnya nilai dan norma, Kenakalan remaja berdampak pada melunturnya kaidah nilai dan norma yang berlaku di masyarakat.

Dampak kenakalan remaja di dalam pendidikan

Dampak kenakalan remaja yang terjadi dalam dunia pendidikan antara lain:

  1. Menurunkan citra sekolah, Kenakalan remaja yang dilakukan siswa didik di sekolah tertentu, tentunya akan membawa dampak terhadap citra sekolah. Adanya stigma negative yang melekat pada sekolah akibat kenakalan yang terjadi dapat menurunkan citra baik sekolah.
  2. Lunturnya nilai kesopanan, Kenakalan remaja dapat berdampak pada hilangnya nilai kesopanan, misalnya kesopanan pada guru.

Dampak kenakalan remaja di dalam lingkungan masyarakat

Dampak kenakalan remaja yang terjadi di lingkungan masyarakat setempat antara lain:

  • Menggangu keamanan dan kenyamanan masyarakat setempat, Kenakalan remaja yang dilakukan kaum remaja seperti minum minuman keras di lingkungan masyarakat, tentunya akan mengganggu kenyamanan serta keamanan sekitar.

Solusi Kenakalan Remaja

Kenakalan remaja dapat diatasi dengan berbagai solusi, antara lain:

  1. Motivasi dari keluarga, guru, teman sebaya
  2. Penanaman akan makna nilai-nilai moral
  3. Pendalaman nilai agama
  4. Pengawasan yang intensif terhadap perilaku anak
  5. Perlunya bimbingan kepribadian di sekolah
  6. Pendekatan afektif lingkungan sosial terdekat

Contoh Kenakalan Remaja

Contoh kenakalan remaja yang seringkali dijumpai dalam kehidupan, yaitu antara lain:

Merokok

Merokok umumnya dilakukan oleh orang dewasa, di atas 18 tahun. Namun seringkali dijumpai di kalangan pelajar yang masih remaja, mereka didapati merokok. Merokok di kalangan remaja dinilai sebagai suatu penyimpangan. Merokok dalam hal ini merupakan salah satu contoh kenakalan remaja, bahkan seringkali dilakukan di lingkungan sekolah.

Minum minuman keras

Minuman keras atau sering dikenal dengan istilah miras, merupakan jenis minuman yang dilarang dan tidak lazim untuk masyarakat, khususnya untuk kaum remaja.

Penggunaan narkoba

Penggunaan narkoba atau narkotika dan obat- obatan terlarang merupakan hal yang sangat dilarang dan dianggap sebagai suatu penyimpangan, teutama untuk kalangan remaja penggunaan narkoba merupakan bentuk kenakalan yang membahayakan

Pencurian

Tindak pencurian di kalangan remaja merupakan suatu tindakan atau perbuat yang selain melanggar nilai dan norma yang berlaku, tetapi juga melanggar kaidah hukum

Seks bebas

Seiring dengan kemajuan jaman, seks bebas di kalangan remaja semakin meningkat. Tindakan intim yang menjurus pada seks bebas kerap dilakukan pasangan yang masih remaja. Hal ini merupakan kenakalan yang menjurus pada penyimpangan nilai asusila yang berlaku di masyarakat.

Tawuran

Maraknya fenomena tawuran antar pelajar merupakan salah satu contoh kenakalan remaja. Aksi tawuran dapat dipicu beberapa factor, misalnya adanya pertentangan antar kelompok di kalangan remaja dengan kelompok lainnya, baik di satu sekolah yang sama maupun sekolah yang berlainan.

Dari serangkaian pembahasan diatas, dapatlah dikatakan bahwa kenakalan remaja yang berkembang di kehidupan masyarakat sehari-hari ini dapat meliputi berbagai penyimpangan sosial yang sering dijumpai antara lain merokok, penggunaan narkotika dan obat- obat terlarang, minum minuman keras, tawuran antar pelajar, pencurian, seks bebas, dan lain- lain.

Dalam kajiannya juga disebutkan bahwa kenakalan remaja sendiri disebabkan oleh beberapa faktor, yang meliputi factor internal dan juga factor eksternal. Faktor internal antara lain meliputi, krisis dalam pencarian identitas diri serta pengendalian diri yang cenderung lemah. Kemudian, factor eksternal meliputi: keluarga, teman sebaya dalam lingkungan pergaulan serta lingkungan sosial.

Sehingga dalam kajian inilah kenakalan remaja dapat digambarkan sebagai suatu fenomena yang menggambarkan kegagalan dalam pemenuhan tugas perkembangan untuk anak usia remaja. Bahkan beberapa remaja dalam masa perkembangannya, gagal dalam mengembangkan pengendalian diri yang sudah dimiliki remaja lain seusianya. Kegagalan dalam tugas perkembangan untuk anak usia remaja ini, akan mengakibatkan anak di usia remaja menjadi kurang peka terhadap kaidah norma serta nilai- nilai yang berlaku, yang kemudian menyebabkan remaja menjadi rentan berperilaku menyimpang dari aturan yang berlaku, bahkan cenderung melakukan tindakan yang bermakna kriminal atau yang melampaui batas. Semoga bermanfaat!

Sumber Tulisan
  1. https://id.wikipedia.org/wiki/Kenakalan_remaja
  2. https://www.kompasiana.com/kenakalan-remaja
  3. https://titaviolet.wordpress.com/2010/01/21/kenakalan-remaja-delikuensi/
  4. http://www.umy.ac.id/lembaga-pendidikan-dan-keluarga-berperan-cegah-kecenderungan-perilaku-delikuensi-remaja.html
  5. http://jurnal-perspektif.org/index.php/perspektif/article/view/87/79

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *