Hipotesis: Pengertian, Macam, Fungsi, dan Contohnya Lengkap

Diposting pada

Contoh Hipotesis

Hipotesis dengan istilah lain hipotesa menjadi salah satu pokok bahasan yang sangat penting dilakukan dalam metode penelitian sosial. Hipotesis ini berhubungan erat dengan dugaan sementara atas hasil penelitian yang dilakukan dengan menalaah rumusan masalah dan latar belakang penelitian. Sebagai penjelasan lebih lanjut artikel ini akan memberikan penguraian mengenai pengertian, macam, fungsi, dan contoh hipotesis.

Hipotesis

Hipotesis adalah jawaban sementara dalam arya tulis, skripsi, makalah, karya ilmiah, atau proposal penelitian. Yang dihasilkan sebagai rujuan awal memahami isi pembahasan di dalam penelitian yang dilakukan. Penyamapaian hipotesis ini berada di pembukaan karya tulis dengan tidak terlebih dahulu menjelaskan tinjauah pustaka atau teknik analisis data.

Pengertian Hipotesis

Pendapat para ahli mengenai definisi hipotesis ini berbeda-beda, antara lain sebagai berikut;

Suharsimi Arikunto

Menurutnya, definisi hipotesis adalah jawaban yang memiliki karakteristik sementara terhadap masalahan-masalah dalam penelitian, penyampaian sementra ini hanya berlaku atau terbukti melalui data-data yang terkumpul dan disajikan dalam pembahasan.

Sugiyono

Dalam pendapatnya, arti hipotesis adalah jawaban dengan kadar waktu tertentu (semantara) yang dilakukan melalui perumusan masalah penelitian dengan dasar teori yang ditentukan. Teknik penganalisas dalam hipotesa ini secara singkat akan tetapi harus memuat unsur jawaban dari semua hal yang dituliskan.

Dari pendapat serta pengeratian hipotesis menurut para ahli di atas, dapat dikatkan bahwa kesimpulan hipotesis ialah jawaban semantar dalam karya tulis penelitian yang dikemukakan untuk mengungkap pendapat teori-teori yang dimunculkan. Selain itu intisari kanduangan dalam hipotesis ini antara lain;

Pengujian Kebenaran

Ada istilah lain yang penting dipahami dalam pembuatan hipotesis, yaitu dengan menekankan pada pengujian kebenaran. Karena sifatnya sementra maka bagi semua orang yang membuat hipotesis penelitian perlu untuk melakukan pengujian kebenaran.

Hubungan Logis

Jawaban semantara yang dihasilkan dari serangkaian hipotesis ditentukan melalui hubungan variable yang logis. Hubungan ini terbentuk dengan mendalami masalah sosial serta rumusannya secara mendalam, kajian teori sangat diperlukan dalam penentuan hipotesis.

Setelah memberikan pengulasan mengenai pengertian hipotesis, penting bagi tulisan ini untuk memberikan jawaban atas jenis/,macam-macam dalam hipotesis. Hal ini bertujuan agar seseorang dapat menyesukaian teknik analisis data kuantitatif & kualitatif mana yang ditentukan.

Macam Hipotesis

Berikut inilah serangkaian macam-macam hipotesis dalam penelitian, antara lain;

Hubungan

Hipotesa yang pertama adalah memehami tentang hubungan yang ada di dalam serangkaian penjelasan masalah sosial serta rencana penelitian yang dilakukan. Hubungan ini memuat tentang unsur variable dalam penelitian yang dilakukan.

Perbedaan

Jenis hipotesis kedua adalah pola hubungan, dengan mamahmi hubungan antar varible penelitian dalam akan mudah untuk menemukan titik fokus masalah dan penyelesaian yang harus dilakukan. Perbedaan dalam hipotesisis ini lebih dekat pada perbedaan keterkaiatan antar masalah-masalah yang dimunculkan.

Alternatif

Macam hipotesis selanjunya adalah hipotesis alternatif yang dikeumukan dalam membentuk pola hubungan kerja antar varible yang diangkat. Penjelasan mengenai hipotesis alternatif ini akan terasa mudah lantaran seseorang hanya perlu menuliskan sedikit penyelesaian yang dilakukan.

Common Sense

Hipotesis selanjutnya, yang bisa menjadi pilihan ialah dengan menentukan masalah umum yang ada di dalam masyarakat. Penjelasan mengenai hipotesis ini seringkali dikenal dengan “Common Sense“ yang secara singkat penarikan semantara pada bagian umum.

Ideal

Macam hipotesis yang bisa menjadi pilihan selanjutnya adalah hipotesis ideal yang artinya pertanyaan dan solusi yang dilakukan kajian lebih lengkap. Ada semacam kesamaan 50 % antar masalah dan solusinya, dengan hal ini tidak dapat dipungkiri bahwa hipotesis ideal adalah kesamaan.

Baca Juga;

  1. 16 Contoh Metode Penelitian Kuantitatif/Kualitatif/Karya Ilmiah/Makalah
  2. 7 Contoh Penelitian Sosial Yang Baik dan Cara Membuatnya
  3. Instrumen Penelitian; Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Fungsi Hipotesis

Pembentuka hipotesis dalam penelitian memiliki banyak manfaat yang di dapatkan, selain mempermudah pembaca dalam memahmi materi juga dapat menimgkatkan kepercayaan rewiew terhadap penelitian yang dilakukan. Selain itu juga ada fungsi hipotesis lainnya, diantaranya;

Memberikan Batasan

Batasan-batasan dalam rumusan masalah dalam penelitian sangatlah sering terjadi, hal ini lantaran banyaknya masalah akan memepngaruhi tingkat kesulitan yang akan terjadi. Dengan hal inilah maka dalam penelitian disusun hipotesis yang tujuannya ialah untuk memberikan batasan mana saja yang perlu dilakukan pembahasan.

Mempersempit Jangkauan Penelitian

Jangkauan penelitian akan bisa di atasi dengan hipotesis, sebagai solusinya pembutan hipotesis memberikan pedoman semantara bagi penulisan karya ilmiah. Dengan adanya hipotesis juga secara langsung dapat menyimpulkan keberhasilan penelitian ataupun tidak.

Mengkorelasi Hubungan Antar Fakta

Contoh pembentukan hipotesis  yang lainnya ialah dapat menyiapkan peneliti pada kondisi fakta-fakta sosial dan hubungan sosial yang berkatan dengan keduanya. Fungsi ini akan lebih memudahkan pembaca dalam memahami antar varble penelitian yang dialkukan.

Memfokuskan Fakta

Diakui atau tidak pembuatan hipotesis  dalam penelitian bisa dilakukan sebagai alat yang sederhana dalam memfokuskan fakta penelitian, dalam penulisa hipotesis selalu mencantumkan tentang perbedaan atara indepen dan dependen, sehingga varible utama dan tambahan akan lebih fokus penjabarannya.

Pedoman Pengujian

Fungsi hipotesis  yang lain dalam metodologis penelitaian bisa dilakukan sebagai panduan dalam mementukan pengujian dan penyesuaian terhadap fakta dan antar fakta. Pola pengujian ini bisa dilakukan melalui wawasan terhadap pemahaman teknik pengumpulan data penelitian.

Contoh Hipotesis

Memahami tentang serangkaian penjelasan di atas, tentusaja belum cukup. Jika tidak disertakan dengan contoh penulisan hipotesis, contoh ini lebih dekat dengan jawaban semantara atas hasil tulisan mengenai kesehatan, dengan pemanfaatan kitosan sebagai salah satu obat tradisional di dalam menyebukan luka.

Contoh Penulisan Hipotesis

Contohnya dalam penulisan hipotesis bisa di dalam penelitian bisa dilakukana dengan metode seperti ini;

Hipotesis Penelitian

Ekstraksi daun kelor terhadap komposit kitosan-alginate dapat dijadikan penutup luka karena memiliki ketahanan yang cukup baik, efektif dalamn membunuh kuman dan mengurangi inflamasi, serta memiliki daya serap yang cukup baik.

Penulisan dari contoh di atas, memang cukup sederhan lantaran hanya bersifat sementara saja. Akan tetapi untuk contoh di atas itulah penulisan tata cara penulisan hipotesis yang bersifat lengkap dengan menyebutkan masalah dan hasil penelitian yang akan dilakukan.

Adapun untuk ciri kepenulisan dalam hipotesis ini antara lain ialah menyatakan hubungan antar varible, dapat dilakukan pengujian, berhubungan erat dengan ilmpu pengetahuan serta mampu mengkungkapkan segala fakta-fakta yang ada di dalam penelitian.

Demikianlah penjelasan dan pembahasan mengenai pengertian, macam, fungsi, dan contoh yang ada di dalam hipotesis. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa memberikan wawasan dan pengetahuan pembaca mengenai materi dalam “hipotesis”. Trimakasih,

Berikan Rating

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *