11 Faktor Penyebab Perubahan Sosial Internal dan Eksternal Lengkap

Diposting pada

Faktor Penyebab Perubahan Sosial

Faktor Penyebab Perubahan Sosial Internal dan Ekstrenal

DosenSosiologi.Com Perubahan sosial menunjukan suatu kondisi yang telah mengalami pergeseran dari waktu ke waktu. Perubahan sosial ini memanglah tidak dapat diahindari oleh sauatu masyarakat, termasuk adalah masyarakat Indonesia. Dalam perkembangannya perubahan yang terjadi dalam masyarakat disebabkan oleh faktor-faktor penyebab perubahan sosial.

Faktor-Faktor Penyebab Perubahan Sosial

Fakta adanya penyebab atau mempengaruhi perubahan sosial dibedakan menjadi dua jenis, diantarnya adalah sebagai berikut;

Faktor Internal

Faktor internal adalah faktor yang berasal dan masyarakat itu sendiri. Faktor internal penyebab perubahan sosial ini terdiri dari beberapa bentuk, diantarnya faktor internal perubahan sosial antara lain adalah sebagai berikut;

Penemuan Baru

Penemuan baru dapat memengaruhi perubahan sosial. Penemuan yang benar-benar baru disebut discovery. Penemuan baru ini berupa alat, gagasan, atau rangkaian ciptaan beberapa individu. Penemuan baru apabila telah diterima dan diakui oleh masyarakat disebut invention. Proses yang terjadi dalam discovery  menjadi invention memerlukan waktu lama.

Penemuan baru dalam masyarakat didorong oleh beberapa faktor berikut.

  • Kesadaran individu atau masyarakat berkaitan dengan keterbatasan fungsi nilai kebudayaan materiel dan materiel.
  • Kualitas sumber daya manusia atau ahli untuk mengolah sumber daya alam dan teknologi.
  • Muncul rangsangan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kèrja dalam masyarakat.

Pola penemuan baru dalam masyarakat tertentu dapat memberi pengaruh bagi masyarakat lain. Beberapa pola penemuan baru yang memengaruhi perubahan sosial ini adiantarany adalah sebagai berikut;

  • Pola memancar, yang artinya penemuan baru memberi dampak atau pengaruh ke segala arah. Pengaruh penemuan tidak hanya terbatas pada satu bidang, tetapi dapat meluas atau memancar ke segala arah. Contoh perubahan yang dipengaruhi oleh pola memancar adalah penemuan satelit. Penemuan satelit dapat berpengaruh dalam berbagai bidang, seperti komunikasi serta pengamatan cuaca dan iklim. Penemuan satelit sangat berpengaruh dalam kehidupan manusia, misalnya manusia lebih mudah melakukan komunikasi dan dapat memprediksi cuaca.
  • Pola menjalar, artinya penemuan baru mengakibatkan perubahan yang kemudian menjalar terhadap perubahan lain. Contoh perubahan yang berlangsung menjalar adalah penemuan tablet. Penemuan tablet berpengaruh pada gaya hidup, sistem perdagangan yang ddakukan secara langsung menjadi online, serta penggunaan internet dengan waktu dan tempat yang lebih
  • Pola memusat, artinya penemuan baru yang mengakibatkansuatu jenis perubahan, misalnya untuk contoh pola memusat dalam perubahan sosial adalah adanya penemuan mobil, kereta api, dan sarana transportasi lainnya yang kemudian hal ini menyebabkan semakin efesiennya gerak masyarakat.

Dinamika Penduduk

Faktor internal yang menjadi penyebab perbuahan sosial selanjutnya adalah dinamika penduduk yang mana dinamika penduduk ini berkaitan dengan pertambahan atau penurunan jumlah penduduk. Dinamika penduduk dipengaruhi oleh kematian (mortalitas), kelahiran (fertilitas), dan migrasi. Jumlah penduduk dapat memengaruhi struktur dan sistem sosial masyarakat.

Contoh Dinamika Penduduk Penyebab Internal Perubahan Sosial

Sebagai contoh dinamikan penduduk yang menjadi penyebab perubahan sosial adalah transmigrasi yang dilakukan masyarakat dan Jawa ke Sumatra atau pada saat ini yang banyak dilakukan masyarakat Jawa ke Papua.

Transmigrasi yang terjadi tersebut kemudian akan berpengaruh pada sistem sosial dan struktur sosial masyarakat. Masyarakat harus menyesuaikan kembali dengan tempat baru Kehidupan masyarakat dapat berubah lebih berkembang atau justru mengalami kemunduran.

Konflik Sosial

Konflik sosial yang terjadi dalam masyarakat akan menyebabkan perubahan sosial. Apalagi konflik sosial ini akan selalu terjadi dalam kehidupan masyarakat terutama adalah masyarakat multikutural, seperti Indonesia yang banyak mengalami konflik sosial.

Pada hakekatnya banyak yang menjadi penyebab koflik sosial dalam masyarakat, misalnya dengan adanya perbedaan kepentingan pola seseorang dengan orang lain, perbedaan agama, perbedaan pilihan politik, dan lain sebagainya.

Contoh Konflik Sosial Penyebab Perubahan Sosial

Sebagai contoh mengenai konflik sosial yang menyebabkan perubahan sosial adalah adanya kasus yang terjadi dalam masyarakat Lampung, khususnya terjadi di Lampung Selatan. Antara Pribumi dan Suku Bali, ataupun dalam masyarakat di Kalimantan Barat antara Suku Madura dan Dayak yang kemudian kasus konflik sosial tersebut menyebabkan adanya perubahan pada aspek-aspek kehidupan dalam masyarakat.

Pemberontakan/Revolusi

Pemberontakan atau revolusi pada dasarnya menjadi salah satu pengaruh adanya konflik sosial yang ada dalam suatu masyarakat. Hal ini lantaran dengan adanya pemberontakan akan menyebabkan adanya perubahan besar dalam tataperaturan yang dijalani selama ini.

Contoh Pemberontakan Penyebab Konflik Sosial

Sebaga contoh yang dapat dituliskan mengenai pemberontakan yang menjadi penyebab konflik sosial adala adanya pemberontakan PKI (Partai Komunis Indonesia) yang kemudian hal ini mendorong terjadi atau jatuhnya kepemimpinan pada masa Orde Lama. Akibat pemberontan PKI tersebut pada faktanya teradi demonstrasi untuk pembubaran PKI yang diangap menyimpang karena melanggar Pancasila, terutama pada Sila Pertama.

Faktor Eksternal

Faktor ekternal yang menjadi penyebab perubahan sosial, diantarnya adalah sebaga berikut;

Pengaruh Kebudayaan Masyrakat Lain

Pengaruh yang terjadi pada kebudayaan masyarakat lain adalah salah satu penyebab adanya perubahan sosial (eksternal). Hal ini disebabkan karena hubungan sosial selalu terjadi dalam kehidupan masyarakat sehingga kebudayaan satu dengan kebudayaan lainnya bertemu dalam proses seosial, baik bertemunya tersebaut secara asosiatif ataupun disosiatif.

Pertemuan dua kebudayaan atau lebih yang memiliki perbedaan latar belakang budaya tersebut pada dasarnya menjadi penyebab perbuahan sosial budaya, perbuahan tersebut bisa dalam bentuk akulturasi ataupun dalam bentuk asimilasi.

Contoh Pengaruh Kebudayaan Masyrakat Lain Penyebab Perubahan Sosial

Sebagai contoh yang dapat dituliskan mengenai adanya pengaruh kebudayaan yang menjadi indikator penyebab perubahan sosial adalah adanya perkawinan yang dilakukan antara suku bugis dan suku jawa. Perkawinan tersebut mendorong adanya kebudayaan baru yang dilakukan berdasarkan nilai dan norma yang berlaku antara dua kebudayaan yang berbeda.

Peperangan

Perbuahan sosial ekternal yang menjadi pengaruh salah satunya adalah adanya peperangan. Peperangan yang muncul antar kelompok ataupun antar negara dapat mengakibatkan perubahan sosial, hal ini lantaran pihak yang menang dalam peperangan memiliki kekuasaan penuh pada pihak yang kalah. Pihak yang menang dalam peperangan juga akan memiliki pengaruh dominan (lebih). Sehinga hal ini menjadi penyebab terjadi perubahan sosial secara sistematis pada kedua belah pihak.

Bencana Alam Penyebab Perubahan Sosial

Bencana alam seperti tanah longsor, gempa bumi, tsunami, dan lain sebaginya pada dasarnya menjadi penyebab munculnya perubahan sosial. Hal ini lantaran dengan adanya bencana yang terjadi dalam suatu masyarakat akan mengubah segala bentu struktur dan juga sistem hidup yang direncanakan.

Demikianlah tulisan serta bahasan secara lengkap mengenai Faktor Penyebab Perubahan Sosial Internal dan Ekternal. Baik secara budaya, ataupun secara kehidupan yang selama ini diajalani oleh setiap manusia, semoga dengan adanya tulisan ini bisa memberikan pemahaman mengenai “Perubahan Sosial”. Trimakasih.

5 (100%) 1 vote

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *