Dampak Masalah Sosial di Masyarakat dalam Keseharian

Diposting pada

Akibat Masalah Sosial

Pembatasan masalah tak sepenuhnya berstandar pada gejolak pesta demokrasi Indonesia. Pesta dalam arti demokrasi yang berlangsung 5 tahun sekali tersebut menghadirkan pemilu untuk memilih presiden beserta wakil presiden. Masyarakat Indonesia berhak memilih para pemimpin bangsa berdasarkan suara yang ditujukan kepada pasangan calon. Namun tentunya setiap pesta menimbulkan dampak positif dan negatif, tak terkecuali pesta demokrasi.

Pemilu tahun 2014, menghadirkan 2 pasangan calon presiden dan wakil presiden. Terulang lagi di tahun 2019 yang terdapat jumlah sama. Dua kali gelaran pesta demokrasi menghasilkan pembagian dua kubu. Anggap saja kubu “cebong” dan “kampret”. Terbaginya dua golongan tersebut dikatakan sebagai dampak negatif demokrasi yang termasuk dalam salah satu dampak masalah sosial. Ulasan berikut akan dibahas secara lengkap dampak masalah sosial yang lain.

Masalah Sosial

Pengertian masalah sosial adalah gejolak kerumunan masyarakat secara serentak yang sedang tidak baik-baik saja. Timbulnya masalah sosial bisa berasal dari faktor eksternal maupun internal. Faktor eksternal terjadinya masalah sosial diawali dari pemerintahan yang tidak sesuai dengan khalayak umum.

Sedangkan faktor internal terjadinya masalah sosial sumbernya dari individu masing-masing orang amupun dari beragam contoh kelompok sosial.

Dampak Masalah Sosial

Identifikasi masalah sosial perlu dipelajari dari sudut pandang keilmuan manapun. Biasanya, kecocokan mempelajari jenis permasalahan sosial menggunakan sudut pandang antropologi. Hal ini disebabkan karena antropologi adalah ilmu yang mengkaji perihal manusia.

Penyebab terjadinya masalah sosial mungkin banyak yang berasal dari sistem pemerintahan buruk. Tetapi ada juga masyarakat yang memulai adanya dampak masalah sosial tersebut.

Pemecah Belah Bangsa

Indonesia terdiri dari kurang lebih 13.800 pulau yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Itulah yang menyebabkan timbulnya julukan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Banyaknya jumlah pulau menghadirkan keberagaman baik adat-istiadat, kebudayaan, suku, ras, agama, dan lain sebagainya tersedia di Indonesia. Perbedaan tersebut harusnya menjadi dasar setiap individu untuk saling menghormati dan menyayangi.

Namun yang terjadi justru sebaliknya. Banyak faktor yang mendorong terjadinya pemecah belah bangsa. Seperti yang terjadi saat pesta demokrasi atau pemilu, perbedaan pilihan calon presiden saja bisa membuat pertikaian antar bangsa.

Padahal hampir semua warga Indonesia tahu bahwa untuk menjadi kuat perlu bersatu antar bangsa. Mari tingkatkan perdamaian dengan menghindari sebab-sebab munculnya pemecah belah bangsa.

Menghambat Laju Perekonomian

Masalah sosial mampu menyebabkan hambatan pada laju perekonomian. Ekonomi Indonesia berasal dari bidang agraris. Bidang agraris seperti pertanian dan perikanan menjadi “taring” bagi negara Indonesia untuk bertarung secara finansial dengan negara lain.

Namun ketika masalah sosial terjadi, hasil panen komoditas tertentu dapat terganggu. Akibatnya, banyak pertain yang gagal panen sehingga laju perekonomian negara jadi terhambat.

Kemiskinan

Angka kemiskinan di Indonesia masih dalam taraf tinggi. Definisi kemiskinan adalah kondisi masyarakat dimana tidak dapat memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Dampak masalah sosial dan sebab terjadinya masalah sosial bisa berasal dari kemiskinan.

Banyaknya masyarakat miskin yang tidak memiliki kesibukan merupakan masalah sosial di lingkungan. Pemerintah harus memperhatikan segala aspek berpotensi mengurangi kemiskinan.

Pengangguran

Pengertian pengangguran adalah kondisi masyarakat yang berada di usia angkatan kerja namun tidak bekerja, sedang mencari kerja, dan bekerja kurang dari 8 jam seminggu. Tentu kita semua sepakat bahwa masalah sosial bisa berdampak pada tingginya beragam jenis pengangguran.

Kilas balik masalah sosial yang terjadi pada tahun 1998, kala itu banyak pabrik yang harus gulung tikar sehingga memperhentikan karyawannya.

Kriminalitas

Pengangguran membawa kemiskinan yang dapat memicu timbulnya kriminalitas. Definisi kriminalitas adalah kegiatan kejahatan yang bertentangan dengan norma hukum yang berlaku di masyarakat. Tujuan masyarakat melakukan kriminalitas adalah memenuhi kebutuhan hidup namun dengan cara yang salah. Kepopuleran kriminalitas sering hinggap pada masyarakat yang mengenyam pendidikan rendah.

Gangguan Psikologis

Gangguan psikologis adalah kondisi jiwa yang sedang tertekan karena berbagai permasalahan hidup. Orang yang gangguan psikologisnya sedang terkena bisa diperhatikan dengan keanehan sikapnya. Kemiskinan dan pengangguran adalah contoh masalah sosial yang bisa memicu seseorang terganggu psikologisnya. Sebaiknya orang yang sedang terkena gangguan psikologis segera diperiksakan karena bisa membahayakan.

Terganggunya Stabilitas Ekonomi Bangsa

Stabilitas ekonomi merupakan kondisi keuangan negara yang digunakan untuk mencukupi anggaran daerah. Pembangunan infrastruktur daerah dilakukan dengan menggunakan anggaran dari stabilitas ekonomi. Salah satu sumber stabilitas ekonomi berasal dari bidang agraris.

Jika pertanian maupun perikanan Indonesia terganggu karena masalah sosial, dampaknya berujung pada terganggunya stabilitas ekonomi bangsa.

Nilai Sosial di Masyarakat Menurun

Nilai sosial adalah status seseorang di masyarakat. Orang yang memiliki jabatan ketua RT misalnya, dirinya memiliki nilai sosial yang tinggi di masyarakat.

Namun jika terjadi masalah sosial (misal ketua RT tersebut bertemu masalah) dan tidak dapat mengontrol emosi, bisa jadi nilai sosialnya di masyarakat akan menurun. Hal ini bisa berdampak pada ketidakpercayaan masyarakat lain terhadap kepemimpinannya.

Demonstrasi

Demonstrasi adalah aksi penolakan yang dilakukan suatu kelompok terhadap kebijakan yang tidak sesuai dengan gagasan bersama.

Demonstrasi umumnya dilakukan dengan cara turun ke jalan dan menuntut adanya perubahan. Pengajaran melakukan demonstrasi sudah dipelajari dalam pembelajaran Badan Eksekutif Mahasiswa di kampus-kampus ternama. Hal tersebut yang menyebabkan demonstrasi identik di kalangan mahasiswa.

Radikalisme

Pengertian radikalisme adalah sifat penolakan yang dilakukan dengan cara kekerasan/pemaksaan. Masalah sosial di masyarakat menyebabkan terjadinya radikalisme. Jika hal ini dibiarkan, takutnya bisa menimbulkan ancaman yang lebih serius seperti kriminalitas.

Sesungguhnya radikalisme sudah ada sejak zaman dahulu. Tidak selamanya kekerasan dilawan dengan keras juga. Pendekatan kooperatif bisa dimanfaatkan untuk meredakan radikalisme.

Tingginya Angka Tenaga Kerja Asing

Indonesia memiliki masalah terkait tingginya angka pengangguran, hal ini disebabkan karena tidak berbanding seimbang jumlah lapangan pekerjaan dan angkatan kerja. Namun mengapa pemerintah malah memperkerjakan tenaga kerja asing? Jawabannya, negara ini kekurangan sumberdaya manusia yang memiliki kualitas yang mumpuni. Makannya untuk menekan angka tenaga kerja asing harus memperhatikan kualitas diri sendiri terlebih dahulu.

Banyaknya Perusahaan yang Mengalami Pailit

Kerusuhan Mei 1998 dipicu oleh masalah sosial di masyarakat. Kala itu, banyak perusahaan yang harus memecat karyawan karena mengalami bangkrut. Perlu penekanan masalah sosial agar tidak menimbulkan kerugian bagi perusahaan.

Bencana Sosial

Bencana sosial adalah kebalikan dari bencana alam. Bencana sosial disebabkan karena gejolak yang tak kunjung padam antara pemerintahan dengan masyarakat. Sementara bencana alam adalah kerusakan lingkungan karena faktor abiotik.

Perubahan Kebijakan Otonomi Pemerintahan

Perubahan kebijakan bisa menimbulkan masalah sosial. Masyarakat yang damai bisa terpacu untuk melakukan penolakan apabila perubahan kebijakan tersebut tidak sesuai dengan hati nurani rakyat.

Terganggunya Masyarakat yang Telah Berada pada Zona Nyaman

Zona nyaman tidak bisa diganggu. Hadirnya zona nyaman memberikan kesan bahwa tujuan dalam hidup telah terpenuhi. Apa jadinya jika masyarakat yang telah berada di zona nyaman sedang terganggu? Yang terjadi adalah timbulnya masalah sosial.

Nah, pembahasan di atas merupakan penjelasan yang mengulas dampak masalah sosial. Tujuan pembentukan artikel ini adalah sebagai sumber bahan edukasi bagi pembaca yang ingin menambah wawasan. Sekian dan terima kasih!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *