Contoh Pengendalian Sosial dalam Kehidupan Masyarakat

Diposting pada

Contoh Pengendalian Sosial di Masyarakat

Aturan-aturan yang telah ditetapkan dalam masyarakat bertujuan untuk mengendalikan, mengawasi, atau mengontrol tindakan atau perilaku dari anggota masyarakat supaya terjadi keteraturan sosial. Praksis seperti ini disebut pengendalian sosial. Selanjutnya, dalam artikel ini akan membahas contoh pengendalian sosial dalam kehidupan masyarakat.

Pengendalian Sosial

Pengendalian sosial atau istilah lainnya adalah kontrol sosial merupakan bentuk atau wujud untuk mencegah penyimpangan sosial, karena pada kenyataannya tidak semua masyarakat taat akan aturan dan ketentuan yang telah berlaku di dalam kehidupan bermasyarakat.

Pengertian Pengendalian Sosial

Pengertian pengendalian sosial ialah pengawasan dari suatu kelompok atau komunitas lain di mana hal ini bermaksud untuk mengarahkan peran individu atau kelompok sebagai bagian dari masyarakat supaya tercipta situasi kondusif di dalam masyarakat seperti yang diharapkan.

Dari definisi sekilas tentang pengendalian sosial di atas, tentu saja secara umum dapatlah dikatakan bahwa bentuk pengendalian sosial adalah untuk mencegah supaya kecenderungan masyarakat yang ingin dan telah melanggar aturan tidak terus semakin berkembang atau merajalela lebih parah terhadap individu atau kelompok yang lainnya.

Contoh Pengendalian Masyarakat

Sebagai gambaran tentang prinsip dalam pengendalian sosial. Berikut ini beragam contoh-contoh nyata mengenai kasus di dalam kehidupan masyarakat. Antara lain;

Masyarakat

Contoh nyata yang menjadi cerminan tentang pengendalian sosial di masyarakat, ini misalnya saja tentang di terapkan atau diberlakukannya rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan dan kenyamanan semua. Hal ini dilakukan karena, saat berkendara nyatanya masyarakat masih sering melanggar rambu-rambu lalu lintas, seperti tetap jalan saat lampu lalin berwarna merah, juga berhenti di rambu yang terpasang ‘dilaranag berhenti’. Selengkapnya, bacaPengertian Masyarakat, Unsur, Syarat, dan Bentuknya

Sekolah

Dalam ranah edukasi atau lembaga pendidikan (sekolah), adalah tempat selanjutnya dalam mengajarkan atau menerapkan pengendalian sosial pada anggotanya. Pengendalian sosial di sekolah dengan cara preventif, seperti guru bimbingan konseling (BK) memberikan nasihat atau peringatan sejak dini tentang bahayanya narkoba dan pergaulan bebas yang dapat merusak kehidupan mereka.

Selain lewat mahluk hidup atau peran guru, pengendalian sosial di sekolah juga bisa terwujud lewat mata pelajaran, seperti budi pekerti, agama, dan lain sebagainya. Di dalamnya memberikan penjelasan perihal norma dan nilai sosial, sehingga peserta didik bisa menyesuaikan diri dengan aturan-aturan yang ada di lingkungannya.

Sosial

Contoh lainnya tentang bentuk pengendalian sosial masyarakat dalam bidang sosial misalnya saja dibuat dan diterapkannya aturan-aturan di dalam kehidupan yang melarang seseorang melakukan tindakan kejahatan atau pembunuhan antar sesama manusia meskipun ada rasa ketidaksukaan terhadap pihak tersebut, bila di langgar akan menerima sanksi.

Ada juga lewat Badan Narkotika Nasional (BNN) yang bekerjasama dengan masyarakat untuk melawan narkoba di dalam lingkungan sosial supaya menekan pengguna dan pengedar narkoba yang beredar.

Agama

Contoh berikutnya tentang bentuk pengendalian sosial dalam bidang agama, misalnya apabila seseorang meyakini dan patuh pada agamanya, maka dengan sendirinya tindakannya terkendali jauh dari perilaku menyimpang atau melanggar peraturan.

Misalnya saja dalam koredor di lembaga agama ini inialah pelarangan terhadap tindakan memfitnah kepada orang lain, menghindari prilaku korupsi, berjudi, mencuri, dan lain sebagainya. Jika dilakukan secara sengaja atupun tidak ia akan merasa berdosa. Selengkapnya, baca; Pengertian Lembaga Agama, Ciri, Fungsi, dan Contohnya

Keluarga

Fungsi keluarga dalam contoh pengendalian sosial, selain sebagai bentuk afeksi, juga berfungsi sebagai kognisi bagi anggota keluarganya. Misalnya saja, orangtua memberikan kesadaran pada anak-anaknya dengan cara mendidik mereka supaya menyesuaikan diri terhadap kaidah atau nilai-nilai yang ada di dalam masyarakat untuk mencegah mereka melanggarnya.

Politik

Contoh pengendalian sosial dalam kasus politiknya, dilakukan lewat jenis pengendalian sosiald dengan cara gosip. Misalnya saja, salah satu pihak melontarkan suatu wacana pada pihak yang lainnya padahal belum tentu pihak yang bersangkutan melakukan suatu penyimpangan. Namun, hal ini dilakukan dengan maksud pihak bersangkutan lebih mawas diri lagi.

Kesehatan

Dalam konteks kesehatan, contoh pengendalian sosial terwujud misalnya saja, pembinaan atau terapi bagi narapidana atau korban narkoba. Kegiatan tersebut umumnya dengan istilah rehabilitasi. Rehabilitasi ini sangat bermanfaat bagi korban untuk mencegahnya mengonsumsi narkoba kembali dan hidup lebih sehat lagi dari sebelumnya.

Dari serangkaian penjelasan tentang contoh kasus pengendalian sosial di masyarakat tersebut, secara umum dapat dikatakan bahwa manusia karena rasa penasaran dan merupakan mahluk yang suka bermain-main, sehingga hal ini menjadi pemicu sebagian dari mereka melanggar nilai dan norma sosial yang ada dalam masyarakat.

Contoh Tindakan dalam Upaya Pengendalian Sosial

Berikut ini, beberapa kasus nyata dalam pengendalian sosial di dalam masyarakat, antara lain tindakan seperti;

  • Polisi memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya berkendara dengan perlengkapan yang lengkap serta berkendara aman demi mencegah terjadinya kecelakaan saat berada di jalanan.
  • Pihak sekolah yang mendata murid-murid yang terlambat datang ke sekolah setiap hari aktif belajar.
  • SATLANTAS yang ditempatkan di beberapa titik-titik tertentu di jalan setiap harinya bertugas untuk menyadarkan masyarakat mengenai tata tertib lalu lintas di jalanan dan kelancaran lalu lintas.
  • Pemberian sanksi atau hukuman pada tersangka kasus korupsi, sebagai wujud pemberian efek jera karena telah melanggar norma dan aturan yang berlaku.
  • Orangtua yang memantau perkembangan dan pergaulannya anak-anaknya secara langsung
  • Orangtua memberikan sanksi kepada anak karena tidak mengerjakan tanggungjawabnya di rumah, ini dilakukan supaya anak bisa lebih dewasa serta bertanggungjawab terhadap kewajibannya.
  • Dalam asrama TNI/POLRI, masyarakat yang tinggal di asrama tersebut tentu mengikuti peraturan yang berlaku di kawasan tersebut. Misalnya saja tingkah laku,  berpakaian, cara berolahraga, mengisi waktu luang, dan jam malam, semuanya berada di bawah pengawasan asrama tersebut.
  • Aparat petugas membubarkan demonstrasi yang sering kali berujung dengan aksi anarkis dengan cara kekerasan, seperti melempar gas air mata, dan lain sebagainya.
  • Seseorang yang sering bertindak atau bersikap amoral, oleh lingkungan sekitarnya tidak diundang dalam berbagai kegiatan atau pertemuan di lingkungan tersebut
  • Dalam menekan tawuran pelajar, sebaiknya pelajar diberikan ilmu sosial budaya lebih dalam. Hal ini karena, ilmu sosial budaya memiliki manfaat untuk pelajar, yaitu agar tidak salah menempatkan diri di lingkungan masyarakat.

Demikianlah penjelasan tentang contoh pengendalian sosial dalam kehidupan masyarakat. Semoga melalui tulisan ini meningkatkan wawasan dan sumber inspirasi yang mendalam bagi segenap pembaca, terutama yang memerlukan materinya. Terimakasih.

Berikan Rating

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *