7 Pengertian Postmodernisme. Ciri-Ciri, dan Contoh Lengkap

Diposting pada

Pengertian Postmodernisme dan Contohnya

DosenSosiologi.Com– Postmodernisme adalah salah satu istilah yang cukup dikenal pada abad ke-20. Istilah ini sendiri keluar sebagai lanjutan dari istilah modernisasi tepatnya pada tahun 1930 dengan salah satu tokoh terkenalnya ialah Federico de Onis. Sebagai penjelasan lebih lanjut artikel ini akan memberikan penjelasan mengenai pengertian postmodernisme. ciri-ciri, dan contohnya.

Baca Juga: Pengertian Modernisasi, Gejala, Ciri, dan Teorinya

Postmodernisme

Postmodernisme ialah wawasan pengetahuan yang memberikan penjelasan dari berbagai disiplin ilmu, baik dalam seni, , studi literatur, arsitekur, Hukum, Hubungan Antar Manusia, dan ilmu sosial) lainnya. Hingga akhirnya, pengulasan mengenai postmodernisme ini dapat dimengerti dan dijelaskan melalui beragam cara yang berbeda.

Sejarah munculnya padangan terhadap postmodernisme terjadi pertamakali bukan dari ahli sosial, akan tetapi munculnya dimulai dari ahli arsitektur dalam Buku The Language of Postmodern Architecture, yang dikendaki untuk mencari pluralisme bagunan-bangunan yang ada di dunia.

Pengertian Postmodernisme

Postmodernisme adalah munculnya padangan mengenai kritik terhadap masyarakat modern dan terhadap kegagalan yang dilakukan dalam semua janji-janjinya. Definisi ini tentusaja menjadikan postmodernisme yang cenderung digambaran sebagai segala sesuatu yang diasosiasikan dengan modernitas, atau berbalik dengan modernitas yang terjadi.

Pengertian Postmodernisme Menurut Para Ahli

Pengertian para ahli mengenai postmodernisme diantaranya adalah sebagai berikut;

Kvale (2006)

Menurutnya, postmodernisme adalah pengistilahan yang jauh berbeda dalam posmodern, hal ini dikarenakan postmodernisme memiliki karektristik yang luas, kontroversial, dan ambigu. Akan tetapi yang pasti Kvale berpendapat bahwa postmodernisme tersusun dari istilah postmodernitas dan posmodernism.

Anthony Giddens

Definisi postmodernisme menurut Anthony Giddens yang bersumber di dalam bukunya ’The Consequences of Modernity’ adalah munculnya gerakan mengenai agenda sosial dan agenda politik dengan kosentrasi pada lingkungan, hingga akhirnya istilah ini menjadi penggantidaripada sistem kapitalisme dengan sosialisme yang berkembang pada saat ini.

Lyotard

Menurutnya, postmodernisme adalah munculnya rasa ketidakpercayaan terhadap permasalahan yang besar di dalam melegitimasikan perkembangan ilmu pengetahuan.

Josh McDowell dan Bob Hostetler

Postmodernisme adalah persefrektif terhadap dunia yang dicirikhasi dengan munculnya suatu keyakinan mengenai kebenaran yang diciptakan bukan kembenaran yang berasal dari kebudayaan yang ada dalam masyarakat.

Marvin Harris

Postmodernisme adalah peregrakan menculnya kintelektualan yang berbalik dengan istilah modernisme. Postmodernisme memberi titik fokus dalam pemahaman budaya dan juga penelitian yangdianggap lebih istimewa.

Eagleton

Definisi postmodernisme adalah pengambilan mengenai ide dari modernisme dengan mempertajam terhadap kritik dan jarak, karena postmodernisme dibentuk dengan tujuan untuk memberikan pemecahan masalah sosial yang terjadi dalam masyarakat, termasuk di dalamnya adalah masalah kebudayaan.

Habermas

Pengertian postmodernisme adalah terjadinya keberadaan terhadap kebudayaan elit yang justru dihancurkan pada masa masa modernisme.

Dari pengertian postmodernisme menurut para ahli diatas dapatlah disimpulkan bahwa secara garis besar postmodernisme ialah kelanjutan dari adanya era modern yang menitikbertakan dalam kasus-kasus sosial, bukan perekonomian. Kasus sosial yang menjadi titik fokus dalam postmodernisme misalnya adalah tentang kebudayaan.

Ciri-Ciri Postmodernisme

Ciri khas yang terjadi dalam postmodernisme, antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Menitiberatkan dalam padangan sosial dan hubungan dalam masyarakat, bukan dalam pandangan ekonomi
  2. Kelanjutan terhadap adanya istilah modernisme
  3. Postmodernisme diaggap sebagai padangan dunia tanpa tatanan yang heterogen, akhirnya ciri ini mengabtraksika bahwa postmodernisme menolak padangan terhadap pembagian masyarakat borjuis, dan prolenter.

Contoh Postmodernisme

Contoh nyata dalam pandangan para ahli mengenai postmodernisme, ialah munculnya istilah paradigma. Istilah dikemukakan sebagai pengganti istilah dalam teori yang ada di antara masayrakat modernisasi. Istilah paradigma ini terus menerus dikembangkan hingga memunculkan bahwa paraidgma yang ada dalam ilmu pengetahuan di era postmodernisme memberikan gembaran mengenai proses berfikir terhadap masalah-masalah yang dikaji dan keluar jauh dari pandangan terhadap perekonomian.

Oleh karena itulah pada postmodernisme jarang dikenal dengan pandangan masyarakat kapitalis atau sosialis, pada postmodernisme sejatinya memberikan penjelasan mengenai paradigma yang tidak menunjukan pada proses perkoomian akan tetapi dalam proses budaya dan sosial.

Demikinalah tulisan mengenai pengertian postmodernisme. ciri-ciri, dan contohnya. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa memberikan penjelasan dan juga memberikan wawasan kepada setiap pembaca yang pada saat ini sedang mencari refrensi mengenai “Materi Postmodernisme”. Trimakasih.

Berikan Rating

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *