7 Pengertian Lembaga Sosial Menurut Ahli, Contoh dan Proses Terbentuknya

Diposting pada

 

Pengertian Lembaga Sosial Menurut Para Ahli

DosenSosiologi.ComLembaga sosial pada dasarnya menjadi bahasan penting dalam materi pembelajar sosiologi. Lembaga sosial ini seringkali dikaitkan dengan institusi yang memberikan berbagai macam pelatihan dala, masyarakat serta memberikan pengajaran yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan. Untuk memahami hal tersebut dalam tulisan ini akan memberikan Pengertian Lembaga Sosial.

Hakekat Lembaga Sosial

Kehadiran norma sosial tidak dapat dihilangkan dalam kehidupan masyarakat Norma sosial merupakan bagian dan sistem yang memberikan aturan dalam bertingkah Iaku, seperti norma kesopanan, norma kesusilaan dan norma adat istiadat Melalui norma ini kemudian masyarakat berusaha menciptakan tertib sosial. Seperangkat aturan atau norma dipertukan untuk mengatur kegiatan yang diIakukan oleh masyarakat.

Seperangkat aturan mi hanya berlaku apabila individu menjadi bagian dan kegiatan tersebut. Seperangkat aturan inhlah yang akhirnya membentuk salah satu wadah yang dinamakan dengan “Lembaga Sosial”.

Pengertian Lembaga Sosial

Pengertian lembaga sosial merupakan terjemahan dari social institutions yang secara umum dan khusus selalu berkaitan dengan norma yang mengatur pola perilaku individu atau kelompok dalam masyarakat Pola perilaku tersebut dibentuk berdasarkan kultur masyarakat.

Lembaga sosial mampu mengendalikan prilaku individu atau kejompok yang bertentangan dengan norma sosial dalam masyarakat. Sehingga dapat dikatakan jika lembaga sosial merupakan aturan-aturan yang terbentuk berdasarkan nilai dan norma yang terinstitusionalisasi

Pengertian Lembaga Sosial Menurut Para Ahli

Untuk mengetahum makna Iembaga sosial secara mendalam, berikut inilah beberapa definsi atau pengertian lembaga sosial menurut para ahli.

  • Selo Soemardjan, menurutnya lembaga sosial merujuk pada kondisi abstrak berkaitan dengan norma dan peraturan tertentu yang menjadi ciri lembaga itu.
  • Horton dan Hunt, dalam pandangannya lembaga sosial adalah sistem norma sosial dan hubungan yang terorganiasasi
  • M. Mac Iver, arti lembaga sosial adalah kondisi sosial yang dibentuk agar sesual dengan karakteristjk dan aktivitas masyarakat Kelompok yang melaksanakan patokanpatokan tersebut disebut asosiasi.
  • Koentjaraningrat, dalam pandanganya lembaga sosial adalah suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat pada aktivitas untuk memenuhi kompleksnya kebutuhan khusus dalam kehidupan manusia
  • Roucek dan Warren, arti lembaga sosial adalah pola-pola yang telah mempunyam kedudukan tetap. Lembaga sosial mempertemukan bermacam-macam kebutuhan manusia yang muncul dan kebiasaan-kebiasaan dalam masyarakat agar kesejahteraan sosial terpenuhi dan menghasilkan suatu struktur
  • G. Sumner, dalam pandanganya lembaga sosial adalah suatu jenis tindakan, cita-cita, sikap, serta berbagai peralatan budaya yang bersifat abadi dalam perkembangan manusia.
  • Mayor Polak, dalam pandanganya lembaga sosial dimaknai sebagai sistem peraturan dan adat istiadat yang dibentuk dalam upaya mempertahankan berbagai nilai penting dalam kehidupan masyarakat.

Dari pengertian lembaga sosial menurut para ahli diatas dapat dikatakan jika lembaga sosial adalah sekumpulan norma dan nilai yang membetuk institusi sehingga dapat mengatur kehidupan manusia agar bertahan atau bahkan agar lebih baik lagi dari kondisi dan keadaan sebelumnya.

Contoh Lembaga Sosial

Contoh mengenai lembaga sosial yang ada dalam kehidupa masyarakat misalnya saja adalah pendidikan norformal yang biasa disebut sebagai pendidikan pelatihan. Dengan memberikan pelatihan lembaga sosial akan mampu mendorong seseorang untuk dapat mudah mendapatkan pekerjaan yang dimpikan.

Pelatihan dalam Lembaga Sosial ini bisa berwujud dari keterampilan menjahit, keterampilan otomatif, keterampilan mengemudi, atau bahkan dalam bentuk ketrampilan desain grafis.

Proses Terbentuknya Lembaga Sosial

Pada awalnya lembaga sosiai terbentuk dari segenap norma sosial yang dianggap penting oleh segenap masyarakat, oleh karenannya terbentuknya lembaga sosial ini diharapakan dapat mendorong terciptanya kehidupan yang lebih baik lain.

Menurut H.M. Johnson, agar dapat berproses menjadi lembaga sosial, norma harus memenuhi tiga syarat sebagal berikut.

  1. Sebagian besar anggota masyarak atau Sistem sosial menerima norma tersebut.
  2. Norma tersebut menjiwai seluruh warga dalam sistem Sosial masyarakat
  3. Norma tersebut mempunyam sanksj yang mengmkat setiap anggota masyaraka

Apabila dijabarkan, proses pembentukan Iembaga diawali dan proses pengenalan nilai dan norma dalam masyaraka Masyarakat dibiasakan mengenal nilai dan norma baru untuk diterapkan dan dijalanka bersama (habitualisasi) Setelah dikenal, diakui, dan dihargam norma sosial membentuk kumpulan norma atau sistem norma yang mengatur praktik-praktik kehidupan yang bersifat khusus (institusionalisasi).

Sebagam contoh, dalam kegiatan jual beli terdapat sekumpulan norma sosial yang mengatur tata cara jual beli atau Iarangan-larangan yang tidak boleh dilanggar dalam proses jual beli. Dalam tahap institusionalisasi diharapkan masyarakat melakukan proses internalisasi dalam dir. Masyarakat bersedia menerima peraturan norma tersebut dan menjalankannya dengan penuh kesadaran.

Apabila masyarakat bersedia menginternalisasi, proses akhir adalah pengukuhan pelembagaan dengan terbentuknya lembaga sosial yang seringkali kita dengar istilah ini setiap kali.

Demikinalah bahasan lengkap mengenai mengenai Pengertian Lembaga Sosial, Contoh, dan Proses Terbentuknya Lembaga Sosial. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa menambah wawasan dan juga pengetahuan segenap pembaca sekalian mengenai “Lembaga Sosial”. Trimakasih.

Berikan Rating

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *