4 Pengertian Fakta Sosial, Bentuk, Sifat, dan Contohnya Lengkap

Diposting pada

Pengertian fakta sosial

DosenSosiologi.ComFakta sosial menjadi salah satu bahasan penting dalam kajian-kajian sosiologi. Bahasan dalam fakta sosial ini bukan hanya mencangkup tentang nilai sosial atau interkasi sosial dalam masyarakat, akan tetapi juga memberikan penjelasan mengenai norma kebudayaan dan struktur sosial. Sebagai penjelasan lebih lanjut, artikel ini akan memberikan gambaran penjelasan mengenai pengertian, bentuk, sifat, dan contoh fakta sosial.

Fakta Sosial

Teori sosiologi dan tokohnya menjelasakan bahwa terbentuknya kajian mengenai fakta sosial ini dimulai pada Abad Ke-19 yang diperlopori oleh Émile Durkheim, dengan memberikan cangkupan atribut eksternalitas dalam kesadaran bertindak, berprilaku, di saat seseorang melakukan tindakan sosial atas dasar gejala sosial.

Pengertian Fakta Sosial

Pengertian fakta sosial adalah aktifitas yang dilakukan masyarakat, baik secara individu atau kelompok yang dapat mempengaruhi aspek-aspek politik, hukum, ekonomi, dan kebudayaan. Dalam definisi ini tentusaja mampu memberikan cangkupan yang luas dalam fungsi dan manfaat sosiologi di pelajari.

Pengertian Fakta Sosial Menurut Para Ahli

Pengertian fakta sosial menurut para ahli, diantaranya adalah sebagai berikut;

Emil Durkheim

Definisi fakta sosial adalah cara padang seseorang dalam melakukan tiindakan melalui proses berpikir yang di dasari pada sikpa koersif dalam kehidupan bermasyarakat. Antara satu pihak dengan pihak lainnya. Cara pendang ini berkaitan dengan struktur sosial dalam masyarakat dan mobilitas sosialnya. Selengkapnya, baca; Pengertian Mobilitas Sosial, Bentuk, Faktor, Saluran, dan Dampaknya

Sedgewick (2002)

Pengertian fakta sosial adalah aktivitas yang di lakukan oleh setiap orang dengan memberikan pengeruh pada tindakan ekonomi, hukum, politik, dan agama  kepada masyarakat di lingkungannya. Aktivitas ini dilakukan secara sadar akan tetapi di dasari pada sikap keterpaksaan.

Edgar (2002)

Fakta sosial ialah cara pandang (paradigma) yang dilakukan indvidu dalam menjadi kehidupan sosial dalam masyarakat, yang memberikan penjelasan mengenai teoritik dan praktek untuk berprilakunya.

Ritzer (2000)

Penulis buku mengenai Sosiologi Berparadigma Ganda, memberikan penjelasan bahwa makan fakta sosial adalah tindakan seseorang dalam mengedepannya struktur sosial, nilai sosial, dan norma sosial dengan dasar kesadaran atau keterpaksaaan.

Artikel Terkait;

  1. “Lembaga Sosial” Pengertian, Ciri, Tipe, dan Fungsi
  2. Pengertian Dinamika Kelompok Sosial, Faktor, dan Aspeknya
  3. Pengertian Masalah Sosial, Bentuk, Faktor, Dampak, dan Contohnya

Di dalam definisi di atas, dapat memberikan keseimpulan bahwa pengertian fakta sosial menurut para ahli, adalah sikpa yang dilakukan seseorang atas dasar kesadaran atau keterpaksaan dengan memberikan pengaruh besar di dalam norma, nilai, dan sistem budaya yang ada disekelilingnya.

Bentuk Fakta Sosial

Jenis dan bentuk mengenai fakta sosial ini, mengeacup pada pandangan Emil Durkehim yang menjelasakan bahwa macam-macam fakta sosial dalam masyarakat, antara lain adalah sebagai berikut;

Fakta Sosial Material

Bentuk dan macam fakta sosal pertama, adanya metarial artinya fakta sosial secara langsung dapatlah disimak, diobservasi, dan dilakukan penelitian sosial yang mempengaruhinya. Tidak serta merta begitu saja ada dan timbulnya. Contoh nyatanya fakta sosial material adalah bangunan dalam arsitektur dan norma hukum dalam masyarakat

Fakta Sosial Non-Material

Non-material adalah salah satu jenis fakta sosial yang diatnggap secara tidak nyata karena hakekatnya bentuk fakta sosial ini berasal dari eksternal. Contoh pada bentuk fakta sosial ini antara lain, yakni sikap egoisme, altruisme, atau tindakan manusia beruapa opini.

Sifat Fakta Sosial

Sifat-sifat yang ada di dalam fakta sosial masyarakat, terbagi menjadi 3, diantarnya adalah sebagai berikut;

General (Umum)

Sifat pertama yang menjadi karakteristik fakta sosial adalah general atau umum, artinya dalam penjelasan ini fakta sosial tidak hanya dimiliki oleh perseorangan/individu melainkan juga dimiliki oleh kelompok-kelompok sosial dalam masyarakat. Contoh nyata bahwa fakta sosial bersifat general misalnya saja prilaku seseorang yang tetap ingin menjadikan keluarga, keraat, sahabat, atau lainnya diutamakan dibandingkan dengan orang lain yang bukan siapa-siapanya.

Memaksa

Fakta sosial yang kedua memiliki karakteristik memaksa, definisi ini dijelaksan bahwa fakta sosial menjadi seseorang harus malakukan tindakan yang dilakukan. Entah benar atau salah akan tetapi suatu kepastin bahwa fakta sosial memaksan ini akan membuat kita melakukan tindakan tersebut.

Contoh bahwa fakta sosial bersifat memaksa, misalanya saja ketika seseorang melakukan tindakan korupsi. Tindakan ini disadari bahwa salah, akan tetapi karena adanya tekanan perekonomian dan keadaan ingin menang sendiri pada akhirnya mengenyampingkan perosalan dan akibat tindakannya.

Ekternal (Dari Luar)

Fakta sosial memiliki karakteristik berasal dari luar diri manusia, keadaan ini tentusaja membentuk kesadaran bahwa apa yang dilakukan masyarakat (perorangan atau kelompk) hakekatnya berasal dari luar diri manusia dan selalu ada di bawanya.

Contoh Fakta Sosial

Contoh nyata mengenai fakta sosial dalam kehidupan sehari-hari dan ada di dalam kajian masyarakat, antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Ritualisme Agama, ada beragama bentuk ritualisme dalam bergama misalnya untuk seorang muslim melakukan sholat tepat pada waktunya, umat kritiani melakukan sembahyang pada hari minggu. Contoh ini adalah bagian daripada fakta sosial dalam bentuk baku dan mamaksa umatnya, sebagai upaya membentuk ketaqwaan kepada Tuhan yang menciptakan alam.
  2. Nepotisme, bagian daripada contoh fakta sosial dalam masyarakat, misalnya bsaja noeptisme. Disadari atau tidak, fakta sosial ini ada dalam diri manusia, yang lebih mengutamakan seseorang yang dekat dengan kita. Baik keluarga ataupun tentangga dekat dan kerabat.

Contoh Fakta Sosial dalam Kehidupan Sehari-Hari

Contoh terakhir, mengenai fakta sosial dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saja untuk pelajar SD mengenakan seragam Merah Putih pada hari Senin sampai Kamis, atau SMP yang harus menggunakan Bitu dan Puti, dan SMA yang menggunakan pakain seragam abu-abu dan putih. Contoh menggunakan seragam yang bisa dilihat dalam rutinistas kita terbut adalah fakta sosial yang memaksakan kehendak dan akhirnya bisa di dapatkan sebagai sebuah aturan sosial yang baku dalam lembaga pendidikan yang ada. Selengkapnya, baca; Contoh Fakta Sosial di Masyarakat dalam Keseharian

Demikinalah penjelasan dan pembahasan mengenai pengertian, bentuk, sifat, dan contoh fakta sosial semoga dengan adanya bahasan ini bisa memberikan wawasan dan pengetahuan pembaca mengenai “Materi Fakta Sosial”. Trimakasih,

5 (100%) 1 vote

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *