4 “Keteraturan Sosial” Pengertian dan Bentuknya Lengkap

Diposting pada

Pengertian Keteraturan Sosial

DosenSosiologi.Com– Keteraturan sosial  secara umumnya dapat diberi pengeryian sebagai proses yang memberi  gambaran mengenai kehidupan dalam masyarakat yang penuh dengan persatuan, kesatuan, dan tertib. Yang dianggap keteraturan sosial ialah ketidaknya adanya penyimpangan nilai dan norma yang ada dalam kehidupan masyarakat.  Sebagai bahasan lebih lanjut dalam artikel ini akan memberikan penjelasan mengenai pengertian dan bentuk keteraturan sosial dalam masyarakat.

Artikel Terkait;

  1. “Akomodasi Dalam Sosiologi” Pengertian, Jenis, dan Contohnya
  2.  Pengertian Interaksi Sosial, Ciri, Syarat, Faktor, dan Bentuknya
  3. 16 Fungsi dan Manfaat Sosiologi Secara Umum

Pengertian Keteraturan Sosial

Keteraturan sosial adalah suatu kondisi masyarakat yang mematuhi nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat. Wujud keteraturan sosial dapat dihihat dalam kehidupan masyarakat yang aman, tertib, sahing menghormati, dan mengedepankan gotong royong. Keteraturan sosial dalam masyarakat dapat terbentuk melalui unsur-unsur yang ada di dalam kehidupan bermasyarakat.

Bentuk Keteraturan Sosial

Bentuk yang ada di dalam keteraturan sosial, antara lain adalah sebagai berikut;

Tertib Sosial

Tertib sosial artinya kondisi kehidupan suatu masyarakãtyang aman, dinamis, dan teratur karena setiap individu bertindak sesuai nilai dan norma yang berlaku dalarn masyarakat. Sebagai contoh, yang mengalami tertib sosial dalam masyarakat dapat dilihat ketika kita mengamati pengguna jalan raya.

Pengguna jalan raya yang memahami norma yang berlaku akan menaati aturan lalu lintas. Sementara itu, pengguna jalan yang tidak memahami norma sosial akan melanggar aturan lalu hintas.

Order

Order adalah sistem norma dan nilal sosial yang berkembang, diakui, dan dipatuhi oleh seluruh anggota masyaralat. Order dapat tercapai apabila terdapat tertib soial dan setiap individu melaksanakan hak serta kewajibannya.

Contoh order adaah adat istiadat yang dijadikan pedoman dalam Kehidupan kehidupan sehari-hari, khususnya dalam kehidupan masyarakat, dari dahulu sampai dengan pada saat ini.

Keajekan

Keajekan adalah kondisi yang berkaiatan erat dengan keteraturan sosial, dimana kondisi ini berlangsung tetap serta berkelanjutan dalam kurun waktu tertentu, Keajekan ini juga adalah hasil hubungan yang terjadi dalam rutinitas kehidupan manusia.

Misalnya, dalam lembaga pendidikan, khsusnya untuk setiap peserta didik yang selalu datang setiap pagi ke sekolah. Atau para petani sawah yang selalu membawa peralatan pertanian setaip harinya. Merupakan salah satu contoh dalam keterauran sosial.

Pola

Pengertian pola adalah corak yang mengakibatkan hubungan tepat dalam proses interaksi sosial, sehingga seringakli keadaan ini dijakan sebagai model secara genral karena dianggap mampu mengatasi dan mengantisipasi perubahan sosial yang berdampak pada hal negatif.

Contoh pola dalam kehidupan bermasyarakat adalah musyawarah yang seringkali dijadikan oleh masyarakat sebagai cara menyelesaikan masalah, hal ini lantaran pola dam bermusyawarah sudah teruji penggunaannya dalam menyelesaikan masalah.

Syarat-Syarat Keteraturan Sosial

Syarat-syarat mengenai terwujudnya keteraturan sosial, yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Terdapat kesadaran warga tentang pentingnya keteraturan masyarakat.
  2. Terdapat norma sosial yang dianggap sesuai dengan keadaan butuh terhadap peradaban yang terjadi pada kehidupan bermasyarakat.
  3. Terdapat aparat penegak hukum dalam Lembaga Hukum yang haruslah konsisten untuk bisa mensjalankan segala tugas, fungsi, dan wewenangnya dalam menejalakan amanah yang diembannya.

Contoh Keteraturan Sosial Dalam Masyarakat

Contoh mengenai keteraturan sosial  yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat adalah terjadinya kegiatan untuk saling mengingatkan antar teman, tetangga, dan saudara mengenai kegiatan pelanggaran, baik pencurian, mencontek, atau kegiatan lainnya. Hal ini sudah tergolong dalam keteraturan sosial, lantaran dengan cara inilah teman yang ada disekeliling kita akan kembali mengingatkan ketka kita mengelami permasalahan.

Faktor Keteraturan Sosial

Faktor yang terjadi dalam keteraturan sosial, terbagi menjadi dua bentuk. Yaitu faktor pendorong keteraturan sosial dan faktor penghambat dalam keteraturan sosial, untuk faktor pendorong dalam keteraturan sosial misalnya saja adalah kerjasama, sedangkan untuk penghambat keteraturan sosial adalah konflik yang terjadi secara singkat atau berkepanjangan.

Demikinalah tulisan mengenai pengertian dan bentuk keteraturan sosial. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa memberikan penjelasan serta pembahasan secara dalam kepada para pembaca yang sedang mencari refrensi tantang “ Materi keteraturan sosial”. Trimakasih,

2.3 (46.67%) 3 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *